Mendikbud: Guru Penggerak Selalu Ingin Belajar dan Berkembang
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mendikbud: Guru Penggerak Selalu Ingin Belajar dan Berkembang

Jumat, 12 Februari 2021 | 16:07 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Sorong, Beritasatu.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim bertemu dengan 15 calon guru penggerak dan tiga calon guru pendamping angkatan I dalam kunjungan kerjanya ke kota Sorong, Papua Barat, Kamis (11/02/2021). Dalam diskusi bersama para guru tersebut, Nadiem mengingatkan karakteristik paling penting dari guru penggerak adalah memiliki growth mindset, yaitu pola pikir yang selalu ingin belajar dan mengembangkan diri dengan berbagai keterampilan baru.

Mendikbud mengatakan guru penggerak selalu haus akan ilmu dan siap belajar menjadi lebih baik.

“Guru yang punya growth mindset, pasti percaya bahwa setiap guru dan murid juga pnya potensi untuk menjadi lebih baik,” kata Nadiem di SDN Inpres 109 Kota Sorong, dikutip dari siaran pers yang diterima Beritasatu, Jumat (12/02/2021).

Guru penggerak adalah bagian dari program Sekolah Penggerak yang diluncurkan Mendikbud pada 1 Februari 2021. Program Sekolah Penggerak yang berdurasi tiga tahun, diharapkan bisa menjadi katalis perubahan untuk meningkatkan kualitas pengajar dan pembelajaran siswa. Pada tahap awal yaitu tahun ajaran 2021-2022, peserta program akan dibatasi 2.500 sekolah dari 111 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Nadiem mengatakan, pembelajaran siswa akan sangat dipengaruhi oleh karakter dan pola pikir guru. “Guru yang merdeka, mau mengajar di hutan ataupun di ladang, murid-muridnya akan belajar. Guru yang tidak merdeka, mau sekolahnya sebaik apa pun, murid-muridnya tetap tidak belajar,” kata Mendikbud.

Nadiem mendorong agar para guru penggerak nantinya bisa menginspirasi guru-guru lainnya, sehingga bisa berlanjut kepada orang tua yang menjadi guru bagi anak-anaknya di rumah. Guru penggerak, katanya, harus mengajak guru lain untuk mengubah paradigma mengajar.

Sementara itu, salah satu calon guru penggerak dari SMP Muhammadiyah Al-Amin Kota Sorong, Dewi Tri Sundari, mengaku bersyukur bisa menjadi bagian dari transformasi pendidikan lewat guru penggerak. “Saya sangat bangga sekali bisa menjadi bagian dari pendidikan Program Guru Penggerak ini,” kata Dewi.

Menurut Dewi, materi pembelajaran dari pendidikan guru penggerak telah menjawab kebutuhan para guru selaku pendidik. Dia mencontohkan pengalamannya menghadapi anak didik di Papua.

“Pengalaman saya mengajar di tanah Papua bagi saya yang lahir di Pulau Jawa sangat luar biasa. Perbedaan karakter anak didik membuat saya berpikir tidak adakah cara untuk menyentuh anak-anak dari hati ke hati? Setelah bertahun-tahun menjadi guru, saya baru tau caranya ketika diajarkan melalui Program Guru Penggerak ini,” kata Dewi.

Dewi mengatakan para guru penggerak diajak mengubah pola pikir dalam melayani keanekaragaman anak didik termasuk kemampuannya. Dia dilatih membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan diferensiasi.

“Sekarang kami sadar, kenapa dulu kami mengajar anak-anak yang memiliki kemampuan yang berbeda dengan cara yang sama, diberi pekerjaan rumah yang sama,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tinggal di Daerah Rawan, Siswa SMP Sukabumi Dilatih Siaga Bencana

Sukabumi merupakan salah satu daerah rawan bencana sehingga perlu ditanamkan sejak dini tentang pengetahuan mengenai kesiagaan bencana.

NASIONAL | 12 Februari 2021

Korban PHK Berhasil Budidaya Jahe Merah

Komoditas jahe merah tumbuh subur dari tangan terampil sekelompok pemuda di Lombok Barat.

NASIONAL | 12 Februari 2021

Pangdam Cenderawasih: Satu Personel Satgas Apter Ditembak KKB

Satu personel TNI anggota Satgas aparat teritorial ditembak KKB di Intan Jaya, Jumat (12/2/2021).

NASIONAL | 12 Februari 2021

Banjir Pekalongan Belum Surut, Kemsos Pastikan Kebutuhan Pengungsi

Bencana banjir yang melanda sebagian Provinsi Jawa Tengah, belum ada tanda-tanda surut

NASIONAL | 12 Februari 2021

Mendikbud Dorong Sekolah di Papua Gabung Sekolah Penggerak

Mendikbud dalam kunjungan kerjanya ke Sorong, Papua Barat, Kamis (11/02/2021), mendorong agar sekolah di provinsi itu segera mendaftarkan diri.

NASIONAL | 12 Februari 2021

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Kabupaten Pacitan

BMKG menyatakan terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 di wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Indonesia, pada Jumat, (12/2/2021) siang tadi.

NASIONAL | 12 Februari 2021

Rombongan Moge Lolos Ganjil Genap dan Razia Anti Gen di Bogor

Viral di media sosial, belasan motor gede (moge) yang lolos kebijakan ganjil genap di Kota Bogor dan Operasi Yustisi anti gen di Simpang Gadog, Puncak.

NASIONAL | 12 Februari 2021

Di Sulbar, Kapolri Resmikan Pembangunan Rumah Polisi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meletakkan batu pertama pembangunan 50 rumah untuk anggotanya yang menjadi korban gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar)

NASIONAL | 12 Februari 2021

KPK Beberkan Kongkalikong PT PLI dan Edhy Prabowo di Kasus Suap Ekspor Benur

Jaksa KPK membeberkan keterlibatan PT PLI dalam sengkarut dugaan suap izin ekspor benih bening lobster atau benur yang menjerat Edhy Prabowo.

NASIONAL | 12 Februari 2021

Panen Padi Perdana di Lahan Uji Coba Pertanian Presisi di Cisaat

Pola tanam padi dengan model pertanian presisi ini memungkinkan jarak tanam menjadi lebih padat sekitar 5 x 5 cm.

NASIONAL | 12 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS