Bukan Hanya Hewan, Ilmu Etologi Juga Bermanfaat untuk Manusia
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bukan Hanya Hewan, Ilmu Etologi Juga Bermanfaat untuk Manusia

Rabu, 17 Februari 2021 | 22:11 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com – Etologi atau ilmu yang mempelajari perilaku hewan ternyata tidak hanya bermanfaat bagi kesejahteraan hewan, tetapi juga untuk manusia. Etologi, sebagai salah satu cabang keilmuan dalam Biologi, mendefinisikan perilaku (behaviour) pada hewan sebagai respons sistem saraf terhadap rangsangan yang dilakukan oleh otot atau sistem hormon.

Hal itu disampaikan dosen Institut Pertanian Bogor dari Departemen Biologi, Dr Rika Raffiudin dalam kuliah tentang Etologi di Jaya Suprana Show yang digelar Jaya Suprana Institute, Selasa (16/2/2021). Rika menyebut stimulus yang ada di sekitar hewan dapat berupa cahaya, udara, makanan, dan racun.

Seperti dikutip dari siaran pers IPB, Rabu (17/2/2021), Rika mengatakan bahwa pembelajaran etologi bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan hewan itu sendiri baik hewan di alam liar maupun hewan domestik ternak dan peliharaan.

“Dengan etologi kita dapat memahami kapan hewan-hewan sirkus sebaiknya tidak tampil dalam show, dan ini sangat berkaitan dengan upaya peningkatan welfare (kesejahteraan) mereka,” kata Rika.

Sedangkan, bagi manusia, etologi bisa membantu memahami mekanisme keberlanjutan alam yang sangat dibutuhkan dalam peningkatan kualitas pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Misalnya, keberadaan hewan tertentu yang menjadi bio indikator dari kualitas lingkungan.

Rika mencontohkan kunang-kunang merupakan bio indikator terhadap udara yang sehat dan ikan sapu-sapu menjadi bio indikator bagi kualitas air yang buruk.

“Semua hal baik itu, makhluk hidup maupun tak hidup dalam lingkungan itu saling terkait, sehingga kita tidak boleh lagi mengatakan, ‘saya orang tanaman, saya peneliti fungi’. Tapi mari kita bekerja sama untuk meneliti berbagai fenomena alam,” kata Rika.

Menurut Rika, peran sistem saraf sangat penting dalam perilaku hewan karena jika antara sel saraf terputus maka sinyal rangsangan tidak akan dapat diteruskan atau terputus. Terputusnya jalur rangsangan akan menyebabkan tidak diproduksinya respons, sehingga perilaku yang merupakan respon tersebut tidak akan pernah terjadi.

“Terdapat dua jenis perilaku hewan yakni perilaku yang diwariskan atau dibawa secara genetik dan perilaku yang dipelajari. Sedangkan untuk perilaku yang dipelajari hanya dimiliki oleh hewan dengan sistem saraf yang lebih kompleks,” kata Rika.

Dia memperinci perilaku yang dibawa secara genetik dapat dilihat pada penyu muda yang baru menetas. Penyu muda tanpa diajari oleh induknya akan secara otomatis berenang mendekati perairan.

“Contoh lain perilaku hewan yang dibawa secara genetik adalah pergerakan serangga laron untuk mendekati dan menjauhi cahaya,” lanjutnya.

Laron mendekati cahaya untuk terbang mencari pasangan, setelah menemukan pasangan untuk kawin, sepasang laron akan melepaskan sayapnya dan pergi menjauhi cahaya untuk masuk ke dalam lubang-lubang kecil di dalam tanah.

“Sedangkan pada hewan dengan sistem syaraf yang lebih kompleks, perilaku dapat dipelajari dan ditingkatkan intensitasnya. Oleh karenanya memori dibutuhkan dalam perilaku tersebut,” tambah Rika.

Dia menambahkan hewan-hewan yang mampu mempelajari perilaku dapat dilatih untuk menampilkan pertunjukan seperti dalam sirkus. Hewan-hewan yang biasanya dilibatkan dalam pertunjukan sirkus ialah lumba-lumba dan burung.

Proses belajar hewan-hewan tersebut dilakukan dengan mekanisme pemberian reward (hadiah) dan punishment (hukuman). Hadiah yang diberikan dapat berupa sentuhan mengusap dan mengelus tubuh hewan atau pemberian makanan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polisi: Terduga Teroris yang Ditangkap di Kalbar Jaringan JAD

Ketiga terduga teroris yang diamankan Densus 88 di Kalbar merupakan jaringan JAD

NASIONAL | 17 Februari 2021

MK Kembali Tidak Terima 37 Sengketa Pilkada 2020

Mahkamah Konstitusi (MK) kembali memutuskan tidak menerima 37 sengketa Pilkada Serentak 2020.

NASIONAL | 17 Februari 2021

PN Palembang Vonis Mati Bandar Sabu-sabu

"Tidak ada hal-hal yang meringankan terdakwa," ujar Erma Suharti.

NASIONAL | 17 Februari 2021

Gunung Sinabung Erupsi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,7 Km

"Cuaca cerah dan berawan dan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan barat. Suhu udara 24-27 derajat Celcius," katanya.

NASIONAL | 17 Februari 2021

200 Wilayah di Banjarmasin Terapkan PPKM Mikro

Dalam mendukung kebijakan PPKM mikro, Polresta Banjarmasin juga memberdayakan Kampung Tangguh Banua yang ada di 52 kelurahan di "Kota Seribu Sungai".

NASIONAL | 17 Februari 2021

Densus 88 dan Polda Kalbar Tangkap 3 Terduga Teroris

Dari informasi Densus 88, ketiga pelaku ini merupakan kelompok dari jaringan JAD.

NASIONAL | 17 Februari 2021

Terakhir Pimpin Upacara HUT Kota Solo, Rudy Berpesan Jangan Takut Perubahan

Hadi Rudyatmo berpesan kepada pegawai di kalangan Pemkot Solo, agar jangan takut perubahan, meski dia dan wakilnya Achmad Purnomo tak lagi menjabat.

NASIONAL | 17 Februari 2021

Program Pengendalian Gratifikasi, Kementerian PAN dan RB Kerja Sama dengan KPK

Kementerian PAN dan RB bersama Komisi Pemberantasan Korupsi mengembangkan program pengendalian gratifikasi.

NASIONAL | 17 Februari 2021

400 Personel Dikerahkan Cari Korban Tertimbun Longsor Nganjuk

Kapolda menyatakan hingga saat ini ada enam korban longsor yang belum ditemukan setelah hari ini ditemukan seorang korban jiwa dalam keadaan meninggal dunia.

NASIONAL | 17 Februari 2021

Tinjau Perbaikan Jembatan Rembun, Ganjar Minta Truk Besar Tak Boleh Lewat

Amblesnya Jembatan Rembun setelah diselidiki, di antaranya kendaraan yang melintas di atasnya melebihi batas tonase.

NASIONAL | 17 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS