Empat Ibu Rumah Tangga dan Balita Ditahan, 50 Advokat Daftar Jadi Pembela
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 473 (4)   |   COMPOSITE 5928 (47)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1400 (9)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 165 (0)   |   IDX30 468 (4)   |   IDX80 126 (1)   |   IDXBASIC 1227 (14)   |   IDXBUMN20 356 (2)   |   IDXCYCLIC 731 (3)   |   IDXENERGY 739 (8)   |   IDXESGL 128 (1)   |   IDXFINANCE 1321 (7)   |   IDXG30 132 (2)   |   IDXHEALTH 1286 (3)   |   IDXHIDIV20 414 (2)   |   IDXINDUST 951 (5)   |   IDXINFRA 866 (3)   |   IDXMESBUMN 101 (0)   |   IDXNONCYC 729 (12)   |   IDXPROPERT 870 (4)   |   IDXQ30 134 (0)   |   IDXSMC-COM 279 (2)   |   IDXSMC-LIQ 330 (4)   |   IDXTECHNO 3335 (-5)   |   IDXTRANS 1037 (14)   |   IDXV30 125 (1)   |   INFOBANK15 950 (3)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 403 (3)   |   ISSI 174 (1)   |   JII 570 (7)   |   JII70 202 (2)   |   KOMPAS100 1121 (10)   |   LQ45 880 (8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1578 (13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 299 (2)   |   PEFINDO25 291 (6)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 291 (3)   |   SRI-KEHATI 338 (2)   |   TRADE 872 (0)   |  

Empat Ibu Rumah Tangga dan Balita Ditahan, 50 Advokat Daftar Jadi Pembela

Sabtu, 20 Februari 2021 | 21:12 WIB
Oleh : Awaludin / CAR

Mataram, Beritasatu.com - Empat ibu rumah tangga (IRT) ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya, lantaran melempar gudang rokok di UD Mawar, Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ironisnya, dua dari empat IRT membawa balita dan menyusui dari balik jeruji penjara.

Empat IRT ditangkap dan ditahan atas tuduhan pengerukan. Padahal, mereka melakukan protes karena pemilik pabrik tidak pernah mendengar aspirasi. Banyak anak-anak yang sakit akibat polusi dari pabrik. Warga sekitar pun tidak dipekerjakan di pabrik.

Masing-masing IRT itu yakni Nurul Hidayah (38), Martini (22), Fatimah (38) dan Hultiah (40). Seluruh warga Dusun Eat Nyiur tersebut diancam Pasal 170 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana lima sampai tujuh tahun kurungan penjara.

Menyikapi kasus tersebut para advokat yang tergabung dalam Tim Hukum “Nyalakan Keadilan untuk IRT”, tergerak untuk memberikan pendampingan hukum. Tidak tanggung-tanggung ada sekitar 50 advokat bergabung, belum termasuk praktisi, pegiat perempuan, NGO, akademisi dan elemen lainnya.

“Banyak, ada sekitar 50 orang advokat yang sudah menyatakan kesiapan untuk ikut dalam gerakan ini,” ungkap Koordinator Tim, Ali Usman Ahim, Sabtu (20/2/2021).

Sebagai langkah awal, pihaknya sudah mulai turun melakukan investigasi, mengumpulkan keterangan yang dibutuhkan dari para pihak terkait untuk mengetahui kronologis kejadian.

Selain menjenguk empat IRT di Rutan Praya, pihaknya juga sudah menemui keluarga serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Nantinya juga ada rencana mengajukan permohonan pra peradilan terkait kasus tersebut. Persetujuan kuasa hukum dari pihak keluarga para IRT terkait rencana itu, saat ini tengah diurus.

“Karena ini berkaitan dengan kasus hukum, tentu langkah-langkah yang akan ditempuh sesuai dengan ketentuan hukum yang ada,” kata Ali.

Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB yang juga mantan Direktur Eksekutif Walhi NTB ini mengatakan, pihaknya tergerak untuk ikut membantu para IRT, sebagai bentuk gerakan moral dan kemanusiaan.

Menurut Ali, kasus yang membelit para IRT tersebut penuh kejanggalan. Sebab, ada langkah-langkah restoratif justice yang bisa ditempuh untuk menyelesaikan persoalan, tanpa harus melalui proses hukum.

Anggota tim, Apriadi Abdi Negara menyatakan, hukum dibuat untuk menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat, bukan malah melanggengkan penindasan.

“Kalau penegakan hukum model seperti ini, jelaslah tidak berkesesuaian dengan tujuan penciptaan hukum itu sendiri,” kata ketua LBH Pencari Keadilan tersebut.

“Ini ada ibu yang anaknya sedang sekarat harus ditahan. Ada juga yang terpaksa harus membawa serta anaknya yang masih balita ikut ke penjara, di mana rasa keadilan dan kemanusiaan itu?,” imbuh Apriadi.

Anggota tim, Ikhsan Ramdhani menambahkan, berdasarkan hasil investigasi tim, empat IRT tersebut ditahan lantaran dituduh melempar batu ke gudang pabrik.

“Setelah kami olah TKP sama sekali tidak kami temukan ada kerusakan, pelapor terlalu mengada-ada dan membual mengenai kerusakan yang timbul akibat perbuatan empat IRT tersebut. Saya tidak habis pikir apa yang menjadi dasar pertimbangan obyektif pihak jaksa sehingga menahan mereka, dan kenapa penyidik seperti memaksakan perkara diproses,” kata Ikhsan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ubaya Juga Gembleng Integritas dan Karakter Mahasiswa

Dengan ini maka nantinya para lulusan Ubaya mampu dengan baik terjun di tengah masyarakat untuk mengabdi dan memberikan segala kontribusinya.

NASIONAL | 20 Februari 2021

Ini Peran 13 Tersangka Korporasi Kasus Jiwasraya

Leonard Eben Ezer Simanjuntak menerangkan peran 13 tersangka perusahaan manajer investasi dalam kasus korupsi Jiwasraya

NASIONAL | 20 Februari 2021

Insentif Tenaga Kesehatan di Medan Baru Dicairkan Rp 3,1 M dari Total Rp 15 M

Insentif tenaga kesehatan, baik di Dinas Kesehatan Kota Medan maupun RSUD dr Pirngadi, baru dicairkan sekitar Rp 3,1 miliar dari total Rp 15 miliar.

NASIONAL | 20 Februari 2021

Kamis Depan, 2 Mantan Politikus PPP Duduk di Kursi Pesakitan

Mantan anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PPP Irgan Chairul Mahfiz dan Puji Suhartono bakal duduk di kursi pesakitan PN Tipikor Medan, terkait suap DAK

NASIONAL | 20 Februari 2021

Diduga Hujat dan Tantang Polisi di Medsos, Pria di Dompu Diperiksa

Seorang pria bernama IN (30) alias Napi alias Dae Oleng, pemilik akun Facebook Dae Oleng diamankan Tim Opsnal Polsek Pekat.

NASIONAL | 20 Februari 2021

Banjir DKI Jakarta dan Jabar, PLN Gerak Cepat Amankan Listrik di Wilayah Terdampak Banjir

PLN gerak cepat menerjunkan 6.170 personel untuk bersiaga melakukan pemantauan kelistrikan dan pengamanan pada daerah terdampak banjir di DKI Jakarta dan Jabar.

NASIONAL | 20 Februari 2021

Banjir Barabai, Pertimbangkan Perbaikan Alam Hulu Sungai

Banjir yang terjadi di Barabai, merupakan sebuah siklus banjir yang terjadi di Hulu Sungai Tengah.

NASIONAL | 20 Februari 2021

Cerita Tiga Sekjen PDIP soal Bu Mega dan Lingkungan Hidup

Tiga Sekretaris Jenderal (sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) menyampaikan testimoni tentang politik hijau yang mencintai lingkungan.

NASIONAL | 20 Februari 2021

Megawati Ajak Kader PDIP Lestarikan Lingkungan

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh kader partainya untuk melaksanakan dan mewujudkan politik hijau.

NASIONAL | 20 Februari 2021

Proses Bongkar Muatan, KMP Bili Terbalik di Dermaga Perigi Sambas

Kapal Motor Penyeberangan Bili yang melayani lintasan jalur sungai Tebas Kuala-Tebas Seberang, terbalik saat proses bongkar muatan.

NASIONAL | 20 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS