Ganjar Harap Agar Narasi Positif Soal Efektivitas Vaksin Covid-19
Logo BeritaSatu

Ganjar Harap Agar Narasi Positif Soal Efektivitas Vaksin Covid-19

Minggu, 21 Februari 2021 | 16:04 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar saluran-saluran komunikasi publik berlaku adil terkait informasi mengenai efektivitas vaksinasi Covid-19.

Ganjar mengatakan dirinya sangat menghargai hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dipublikasikan hari ini (21/2/2021), yang menunjukkan bahwa sosialisasi vaksinasi Covid-19 harus lebih fokus dan terstruktur. Artinya, sosialisasi penting dilakukan sesuai target kelompok yang masih resisten seperti ditemukan survei Indikator.

"Misalnya kami Hari Rabu besok ada acara dengan para ulama, para kiai, kayaknya relevan. Karena ceritanya juga peran ulama dalam berkontribusi terhadap penanggulangan Covid-19. Testimoni-testimoni dari mereka menjadi penting karena tadi hasil survei dari sisi agama nampaknya kita mesti kita tingkatkan, khususnya terkait dengan mereka yang Muslim," beber Ganjar.

Untuk diketahui, survei Indikator memang menemukan bahwa ada 81,9 persen responden yang menyatakan bersedia di vaksin jika vaksinnya halal. Artinya, masih banyak warga masyarakat yang mempertanyakan kehalalan vaksin. Namun, Ganjar menilai bahwa saat ini yang penting segera disampaikan adalah narasi positif mengenai vaksinasi.

Dia lalu menceritakan data di Jawa Tengah, dimana jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar covid-19 di wilayah itu semakin menurun seiring pemberian vaksin. Tujuh minggu sebelum divaksin, rata-rata nakes di Jateng tertular virus Covid-19 dan meninggal. Namun seminggu setelah divaksin, angka penularan virus di kalangan nakes hanya 170-an orang.

Di minggu ketiga, angkanya tinggal 55 orang. Dan minggu lalu, kata Ganjar, angkanya sudah di 20-an orang saja. "Dan yang menarik dua minggu terakhir tidak ada nakes yang meninggal," kata Ganjar.

Bagi pihaknya, narasi demikian akan membuat masyarakat optimis dan memiliki harapan terhadap efektivitas vaksinasi. Masalahnya, yang muncul saat ini bukanlah narasi yang positif demikian. Yang muncul adalah narasi negatif seperti seorang bupati di Sleman yang positif covid setelah mendapatkan vaksin. Begitupun cerita 6 nakes di Purbalingga, Jawa Tengah, yang tertular.

"6 dan 1 ini mempengaruhi cerita seolah-olah semuanya (yang divaksin kembali tertular virus). Nah narasi positif yang bisa didukung oleh media massa, membantu cerita-cerita berapa persen yang terjadi dan sampaikan data dari Kemenkes, mungkin dari kemenristek, atau siapapun yang peduli bisa ikut membantu risetnya. Lalu kenapa mereka tertular (setelah divaksin, red)," beber Ganjar.

Tentu saja kerja membangun narasi positif itu juga harus dibarengi kerja pendisiplinan masyarakat. Bahwa masyarakat yang sudah menerima vaksin, bukan otomatis bisa seenaknya hidup tanpa protokol kesehatan Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Waspada, 23 Wilayah di Indonesia Akan Alami Cuaca Ekstrem

Suhu udara pada hari ini di Tanah Air berkisar mulai dari 20 derajat hingga 34 derajat Celsius dengan kelembaban udara 50-100%.

NASIONAL | 20 September 2021

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam di Pelabuhanratu

Tim SAR gabungan bersiaga dan melanjutkan pencarian korban tenggelam kecelakaan laut di Pantai Kebonkalapa Citepus, Pelabuhanratu, Sukabumi.

NASIONAL | 20 September 2021

Antisipasi Tsunami Terulang, BMKG Sempurnakan Sistem Peringatan Dini

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya dan kementerian/lembaga terkait sedang menyempurnakan sistem gempabumi dan peringatan dini tsunami.

NASIONAL | 19 September 2021

Dirtipidum: Napoleon Pukuli dan Lumuri M Kece dengan Kotoran

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Napoleon Bonaparte memukuli dan melumuri kotoran

NASIONAL | 19 September 2021

Komisi I DPR Dukung Peremajaan Alutsista Koamarda II Surabaya

Komisi I DPR mendukung peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) Koarmada II Surabaya.

NASIONAL | 19 September 2021

9 Nakes Korban Kekerasan KKB Jalani Pemulihan Trauma

Sebanyak sembilan tenaga kesehatan korban kekerasan d Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin (13/9/2021)saat ini menjalani pemulihan trauma

NASIONAL | 19 September 2021

Mulai 25 September, Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Daerah Tujuan Wisata

Polrestra Denpasar akan menerapkan peraturan lalu lintas berupa penyekatan ganjil genap bagi kendaraan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) mulai 25 September 2021.

NASIONAL | 19 September 2021

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan meminta pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer.

NASIONAL | 19 September 2021

BNPT: Sikap Intoleran Sebabkan Bencana, Hargai Perbedaan

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan

NASIONAL | 19 September 2021

Ini Isi Lengkap Surat Terbuka Irjen Napoleon Soal Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Bonaparte menuliskan surat terbuka terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece atau Muhammad Kace. Ini isi lengkap surat tersebut.

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Mujahidin Indonesia Timur


# Napoleon Bonaparte


# Pengobat Alternatif Ditembak


# Manchester United



TERKINI
Bursa Australia Melemah di Tengah Liburnya Mayoritas Bursa Asia

Bursa Australia Melemah di Tengah Liburnya Mayoritas Bursa Asia

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings