Jokowi: Puncak Kebakaran Hutan Agustus hingga September
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jokowi: Puncak Kebakaran Hutan Agustus hingga September

Senin, 22 Februari 2021 | 18:30 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat bahwa titik puncak bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akan terjadi pada Agustus hingga September 2021.

Sejak Januari 2021, karhutla mulai terjadi di sejumlah daerah di Tanah Air, seperti di Provinsi Riau sebanyak 29 kejadian dan Provinsi Kalimantan Barat sebanyak 52 kasus.

“Meskipun bisa tertangani, kita semua harus hati-hati. Saya ingin mengingatkan kita semua, meskipun saat ini kita tengah menghadapi bencana banjir di beberapa daerah dan tanah longsor, kewaspadaan kita terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan tidak boleh kendor,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada para peserta Rapat Koordinasi Nasional Kebakaran Hutan dan Lahan di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/2/2021).

Ia mengatakan, jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya harus meningkatkan kewaspadan dengan menyusun sebuah rencana yang matang, detail, sinergi makin kuat, dan eksekusi lapangan yang makin efektif.

Hujan
Dikatakan, berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan masih mendapatkan hujan menengah-tinggi hingga April nanti.

La Nina, kata Presiden Jokowi, masih akan bertahan hingga semester pertama. Dan, pada Mei diperkirakan akan menjadi fase transisi, dari musim hujan ke musim kemarau.

“Namun, kita harus tetap waspada, jangan lengah. Saya menerima laporan bahwa kebakaran hutan dan lahan telah mulai terjadi sejak akhir Januari. Kita semua harus hati-hati,” katanya.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menceritakan pengalamannya ketika melakukan kunjungan kerja ke Pekanbaru, Riau, pada 2015.

Dituturkan, ia terpaksa turun di Padang, Sumatera Barat dan melanjutkan dengan perjalanan darat ke Riau karena terjadi kebakaran hutan. “Seingat saya, mungkin 8 jam saya lewat darat,” katanya.

Demikian juga saat akan berkunjung ke Tulang Pisau, Kalimantan Tengah, pada 2015. Saat itu, pesawat kepresidenan Indonesia-1 yang ditumpanginya terpaksa mendarat di Banjarmasin, Kalimantan Timur.

“Saya lewat darat selama 4 jam. Ini jangan sampai kejadian lagi,” katanya.

Apresiasi
Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi secara khusus memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau yang telah menetapkan status siaga darurat terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan. “Ini bagus. Bersiap-siap jangan sampai nanti administrasinya, payung hukumnya belum siap kebakarannya sudah membesar. Mau melakukan sesuatu tidak ada payung hukumnya,” katanya.

Presiden Jokowi meminta Gubernur Riau untuk melakukan penanganan dini terkait kebakaran hutan, sebab daerah itu termasuk rawan kebakaran hutan.

“Dari pengalaman yang lalu-lalu angkanya lebih tinggi dibandingkan provinsi yang lain,” katanya.

Menurut Presiden Jokowi, pada Februari ini, Pulau Sumatera berpotensi terjadi karhutla karena di wilayah itu suhunya sudah mulai meninggi. Sedangkan pada Mei hingga Juli, sebagian Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi juga berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Puncaknya di bulan Agustus dan September. Kita harus tahu betul-betul, puncaknya kapan sehingga persiapannya apa, dimulai dari sekarang. Planning-nya disiapkan, organisasinya dicek betul, sudah bekerja atau tidak. Pada saat betul-betul nanti panas, kita sudah siap semuanya,” kata Presiden Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendes PDTT Minta Kepala Desa Aktif Cegah Karhutla

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar meminta kades agar terlibat aktif dalam melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

NASIONAL | 22 Februari 2021

Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Pertimbangannya

Pertimbangan mengapa masih diberikan satu hari menjelang Idul Fitri dan satu hari menjelang Natal, agar memudahkan Polri dalam mengelola pergerakan warga.

NASIONAL | 22 Februari 2021

LTMPT: Pendaftaran KIP-Kuliah Satu Pintu Lewat Puslapdik Kemdikbud

Terhitung mulai 2021, pemerintah telah mengubah kebijakan pendaftaran KIP hanya satu pintu lewat Puslapdik Kemdikbud.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Jokowi Bangga 5 Tahun Karhutla RI Tidak Dibahas di Asean Summit

Berdasarkan laporan yang disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD kasus kebakaran hutan dan lahan di Indonesia turun tajam hingga 88%.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Anggoro Akan Digitalisasi Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan

Anggoro Eko Cahyo menyatakan akan mendigitalisasi jaminan sosial yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan agar pengelolaannya makin efektif dan efisien.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Presiden Jokowi: 99% Kebakaran Hutan Akibat Ulah Manusia

Masyarakat harus diedukasi tentang cara-cara untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Edhy Prabowo Siap Dijatuhi Hukuman Mati

Edhy Prabowo menegaskan kesiapannya menjalani proses hukum kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster atau benur.

NASIONAL | 22 Februari 2021

NU: Lebih dari 320 Kiai Meninggal Akibat Covid-19

Sejak terjadi pandemi sudah lebih dari 320 kiai yang meninggal dunia akibat Covid-19.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Sarihusada Kedepankan Personalisasi Pencarian Informasi di Digital

Sarihusada memahami bahwa konsumen membutuhkan informasi kesehatan, nutrisi, dan stimulasi yang cepat, tepat, dan bisa dipercaya.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Edhy Prabowo Klaim Vila yang Disita KPK Bukan Miliknya

Edhy Prabowo menyatakan bahwa dia tidak tahu ada villa yang disita KPK terkait kasus korupsi izin ekspor bening bening lobster.

NASIONAL | 22 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS