Presiden Jokowi Rilis 5 Langkah Pencegahan Karhutla
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Presiden Jokowi Rilis 5 Langkah Pencegahan Karhutla

Senin, 22 Februari 2021 | 19:18 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan 5 langkah untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Tanah Air.

Instruksi itu disampaikan Kepala Negara saat memberikan pengarahan kepada para peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/2/2021).

“Saya tekankan lagi beberapa hal yang harus saudara-saudara lakukan dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan, instruksi pertama adalah memprioritaskan upaya pencegahan dan jangan terlambat. Di negara besar, kata dia, kebakaran hutan juga terjadi. Bahkan, dalam skala yang besar. “Saya kira, saudara-saudara tahu semuanya. Sampai ada kota yang ikut terbakar. Hal-hal seperti ini betul-betul harus kita jadikan pelajaran,” katanya.

Ia mengatakan, pencegahan harus menjadi prioritas, karena kalau sudah terlambat, meskipun diguyur dengan water bombing sebanyak apapun tidak akan mempan.

“Jadi, api boleh keluar kecil, tapi harus segera dipadamkan. Sekali lagi pencegahan diprioritaskan,” kata Presiden Jokowi.

Selain memprioritaskan pencegahan, Presiden Jokowi juga mengingatkan tentang pentingnya manajemen lapangan yang terkonsolidasi dan terkoordinasi. Contohnya, apabila di sebuah desa ada api kecil, harus segera diberitahukan agar bisa tertangani dengan baik. “Bukan sudah terlanjur besar baru ketahuan, sulit memadamkan itu. Semua harus digerakkan untuk dilakukan deteksi dini. Monitoring di area-area yang rawan hotspot,” katanya.

Menurut Presiden Jokowi, baik aparat maupun masyarakat sudah memahami di lokasi mana saja yang termasuk katergori rawan karhutla dan diperlukan update informasi setiap hari sehingga kondisi harian di lapangan terpantau.

“Manfaatkan teknologi untuk memonitoring dan pengawasan dengan sistem dashboard. Hati-hati begitu kebakaran meluas itu kerugian tidak hanya juta atau miliar. Saya pastikan larinya di angka triliunan. Ini hati-hati. Belum kerusakan ekologi, ekosistem kita,” katanya.

Kedua adalah infrastruktur monitoring dan pengawasan

harus sampai tingkat bawah dalam pencegahan Karhutla dengan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Desa.

“Saya melihat dulu di Riau, saya lihat bagus. Polda memiliki sebuah aplikasi teknologi yang bisa cek sampai bawah. Hal-hal seperti itu yang harus kita lakukan,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, berikan pendidikan, edukasi yang terus-menerus kepada masyarakat, perusahaan, dan korporasi, terutama di daerah dengan kecenderungan peningkatan hotspot.

“Ajak tokoh agama, ajak tokoh masyarakat untuk ikut menjelaskan kepada masyarakat akan bahaya kebakaran hutan dan lahan bagi kesehatan, dan juga dampak ekonomi yang tidak kecil,” kata Presiden Jokowi.

Ketiga, kata Presiden Jokowi, semua pihak wajib mencari solusi yang permanen untuk mencegah dan menangani terjadinya Karhutla pada tahun-tahun mendatang. Sebab, 99% kebakaran hutan terjadi akibat ulah manusia, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja karena kelalaian.

“Dan, motif utamanya selalu satu, ekonomi. Karena saya tahu bahwa pembersihan lahan itu lewat pembakaran adalah cara yang paling murah,” ujarnya.

Menurut Presiden Jokowi edukasi kepada masyarakat dapat secepatnya dilakukan. Namun, bukan kepada perusahaan maupun korporasi. “Ini harus ditata ulang kembali. Cari solusi agar korporasi dan masyarakat membuka lahannya tidak dengan cara membakar,” jelas dia.

Keempat adalah penataan ekosistem gambut dalam kawasan hidrologi gambut harus terus dilanjutkan. Presiden Jokowi telah memerintahkan kepada Badan Restorasi Gambut dan Mangrove agar penataan ekosistem gambut menjadi fokus.

Ia mengatakan, kawasan hidrologi gambut harus dipastikan permukaan air tanahnya tetap terjaga dalam kondisi yang tinggi. “Buat banyak embung, buat banyak kanal, buat sumur bor dengan berbagai tekhnik pembahasan lainnya sehingga yang namanya lahan gambut tetap basah. Sudah mengerti semuanya, saya tidak perlu menjelaskan mengenai ini,” katanya.

Instruksi kelima adalah, jangan biarkan nyala api membesar dan jangan terlambat memadamkan api, agar mudah dikendalikan.

“Kelima ini penting. Jangan biarkan api membesar. Jangan terlambat sehingga sulit dikendalikan, sehingga kita semuanya harus tanggap. Gubernur, bupati, wali kota tanggap. Pangdam, Danrem, Dandim tanggap. Kapolda, Kapolres tanggap. Ini sebetulnya hanya respon yang cepat saja kok, kalau kita merespon api baru kecil, tampung,” kata Presiden Jokowi.

Ia mengatakan, apabila diperlukan segera melakukan pemadaman melalui operasi udara water bombing. Metode ini, lanjutnya, sudah sering dilakukan di Indonesia.

“Tapi kalau bisa, api masih kecil langsung disiram di darat saja, karena water bombing butuh anggaran yang gede, tapi kalau sudah terlambat, ya mau tidak mau kita pakai itu,” kata Presiden Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sandiaga Uno Pimpin Penghormatan Terakhir I Gede Ardika

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, memimpin upacara penghormatan terakhir terhadap almarhum I Gede Ardika di Bandung.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Gubernur Sulsel Akan Lantik Langsung Bupati dan Wabup Terpilih

Pelantikan secara langsung yang nantinya akan digelar pada 26 Februari mendatang yang akan digelar di Kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumohardjo Makassar.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Kemkes: 5 Juta Vaksin Akan Didistribusikan untuk Jawa-Bali

Pulau Jawa-Bali menjadi sasaran pendistribusian vaksin terbanyak karena kasus Covid-19 masih tinggi di daerah tersebut.

NASIONAL | 22 Februari 2021

PPI Ekspor Pupuk ke Timor Leste

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI melakukan ekspor perdana pupuk nonsubsidi ke Timor Leste.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Besok, Jokowi Dijadwalkan Resmikan Bendungan Napun Gete di Sikka

Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan Bendungan Napun Gete, di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (23/2/2021).

NASIONAL | 22 Februari 2021

KPK Perpanjang Masa Penahanan Edhy Prabowo

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo nampaknya bakal lebih lama mendekam di sel tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

NASIONAL | 22 Februari 2021

Jokowi: Puncak Kebakaran Hutan Agustus hingga September

Sejak Januari 2021, karhutla mulai terjadi di sejumlah daerah di Tanah Air.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Mendes PDTT Minta Kepala Desa Aktif Cegah Karhutla

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar meminta kades agar terlibat aktif dalam melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

NASIONAL | 22 Februari 2021

Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Pertimbangannya

Pertimbangan mengapa masih diberikan satu hari menjelang Idul Fitri dan satu hari menjelang Natal, agar memudahkan Polri dalam mengelola pergerakan warga.

NASIONAL | 22 Februari 2021

LTMPT: Pendaftaran KIP-Kuliah Satu Pintu Lewat Puslapdik Kemdikbud

Terhitung mulai 2021, pemerintah telah mengubah kebijakan pendaftaran KIP hanya satu pintu lewat Puslapdik Kemdikbud.

NASIONAL | 22 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS