Kompolnas Dukung Polri Kejar Mafia Tanah ke Australia
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Kompolnas Dukung Polri Kejar Mafia Tanah ke Australia

Senin, 22 Februari 2021 | 23:27 WIB
Oleh : WM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto mendukung Polri untuk memberantas para mafia tanah, termasuk menangkap tersangka pemalsuan tanah seluas 7 hektare di Cakung, Jakarta Timur, Benny Tabalujan yang diduga kabur ke Australia.

Benny Tabalujan diketahui menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah di Cakung, Jaktim. Saat ini Benny menjadi buronan, diduga dia berada di Australia.

"Tentu (harus dikejar), penyidik dalam rangka memburu tersangka yang ada di luar negeri bisa menggunakan mekanisme kerja sama internasional yang difasilitasi oleh NCB Interpol dan KBRI, tempat tersangka diduga berada. Tinggal dicek apakah tersangka punya status permanent resident di negara tersebut," ujar Benny Mamoto melalui siaran pers, Jakarta, Senin (22/2/2021).

Menurut dia, kasus mafia tanah sangat merugikan tidak hanya bagi pemilik tanah yang sah, tetapi juga tanah-tanah yang akan digunakan oleh Pemerintah untuk kepentingan proyek pembangunan infrastruktur.

Dugaan kongkalikong mafia tanah dengan oknum di pemerintahan, kata dia, membuat sindikat mafia ini bisa melakukan aksinya.

"Permainan mafia tanah ini bisa membuat proyek terhambat yang kerugiannya sangat besar. Mafia tanah biasanya tidak bekerja sendiri, tetapi melibatkan beberapa oknum pihak terkait sehingga penyidikannya akan memerlukan waktu yang cukup panjang. Modus operandinya juga terus berkembang," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Kompolnas mendukung penuh instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo agar mafia tanah ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Apabila ada oknum-oknum terkait yang terlibat, polisi diminta menindak dan memproses hukum.

Selain itu, kata purnawirawan Polri ini, temuan modus operandi juga penting disampaikan ke publik dalam rangka edukasi untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divhumas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menegaskan bahwa Polri tidak pandang bulu mengusut tuntas kasus mafia tanah di Indonesia.

Polri juga siap membongkar oknum yang melindungi para mafia tanah tersebut.

"Siapa pun dalang di balik kasus mafia tanah ini akan kami ungkap," kata Ramadhan.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Komnas HAM Dukung TNI-Polri Amankan Papua

Selama ini, TNI-Polri justru menjadi salah satu pelindung HAM bagi masyarakat di Papua.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Kementerian Sosial: Tidak Ada Santunan Kematian Bagi Korban Covid-19

Ahli waris korban yang meninggal dunia karena Covid-19 tidak akan mendapatkan santunan kematian.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Berhasil Reduksi Sampah, Pemkot Bogor Terima Penghargaan dari KLHK

Pemkot Bogor kembali dapat penghargaan di Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021 sebagai salah satu dari 13 kota yang berhasil mengurangi sampah.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Tim Kajian Revisi UU ITE Ditenggat 3 Bulan

Tim ini akan bekerja selama tiga bulan ke depan, terhitung mulai hari ini, Senin (22/2/2021).

NASIONAL | 22 Februari 2021

PPI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sulbar dan Kalsel

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)/PPI telah menyalurkan bantuan kepada korban terdampak bencana di wilayah Sulbar dan Kalsel.

NASIONAL | 22 Februari 2021

SE Kapolri Terkait UU ITE, Tersangka Tak Ditahan Jika...

Tersangka tidak akan ditahan apabila sudah menyesali perbuatannya dan meminta maaf.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Stafsus Edhy Prabowo Diduga Beli Rumah Pakai Uang Suap Ekspor Benur

KPK mendalami adanya transaksi pembelian rumah yang dilakukan Andreau Pribadi Misanta dengan menggunakan uang suap dari para eksportir benur

NASIONAL | 22 Februari 2021

Praktisi Kimia Farma Berkesempatan Menjadi Dosen di Unhan

Unhan bertekad untuk berkontribusi menyukseskan program pemerintah guna mencapai kemandirian produksi vaksin.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Bela Diri Soal Penghapusan Red Notice Joko Tjandra, Napoleon Seret Nama Menkumham

Napoleon Bonaparte membacakan nota pembelaan atau pleidoi sebagai terdakwa perkara dugaan suap pengurusan penghapusan nama Joko Tjandra.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Banjir Masih Genangi Beberapa Wilayah Kabupaten Kudus

Banjir yang masing terjadi mengakibatkan sejumlah warga mengungsi ke tempat aman.

NASIONAL | 22 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS