Hampir Meninggal karena Covid-19 Alasan Dino All Out Lawan Mafia Tanah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wawancara Dino Patti Djalal

Hampir Meninggal karena Covid-19 Alasan Dino All Out Lawan Mafia Tanah

Selasa, 23 Februari 2021 | 13:37 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketika Dino Patti Djalal berjuang mengungkap keberadaan mafia tanah dan bahkan mengunggahnya ke media sosial, ia sudah tahu kemungkinan-kemungkinan terburuk yang bakal dihadapi.

Namun pria yang sudah lebih seperempat abad berkarier sebagai diplomat ini teguh dengan tekadnya. Mafia tanah harus diberantas. Apa pun risiko yang ia harus hadapi.

Dalam wawancara khusus dengan Beritasatu.com, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat 2010-2013 ini mengaku memutuskan untuk melawan habis-habisan mafia tanah saat ia mendapatkan “kesempatan kedua untuk hidup” setelah terpapar Covid-19.

Pertengahan September 2020, Dino menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Bahkan ia harus masuk ICU gara-gara Covid-19 ini.

"Alasannya (melawan dan mengungkap mafia tanah) karena Covid-19. Saya kena Covid pada September. Hampir lewat (meninggal dunia). Hampir dijemput maut. Setelah saya sembuh, saya merasa ada kesempatan kedua untuk hidup,” kata Dino, Sabtu (20/2/2021).

Pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri pada 2014 ini mengaku memiliki sikap berbeda melihat hidup. “Saya berpikir, kalau memperjuangkan sesuatu jangan tanggung-tanggung," katanya.

Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, dirinya memiliki keinginan kuat agar generasi berikutnya di negeri ini hidup di Indonesia yang adil dan supremasi hukum yang lebih baik.

“Ini kedengarannya klise, tapi itulah yang benar-benar saya rasakan ketika itu. Dan saat mendengar kasus (mafia tanah) ibu saya maka ada fearless attitude dalam diri saya,” ujar Dino.

Sikap tidak takut itu juga didorong karena keinginan membela ibunda yang sudah berusia 84 tahun. “Kalau bukan saya yang belain, siapa lagi,” katanya.

Hidup hanya sekali maka Dino tak mau lagi tanggung-tanggung dalam membela orang atau membetulkan apa yang salah. “Jadi September kena Covid, awal Oktober keluar RSPAD. Jadi baru mulai secara aktif dan secara intelektual menguak kasus ini akhir Oktober awal November,” katanya.

Pertimbangan lainnya, Dino merasa dirinya bukan lagi pejabat negara sehingga bisa bicara bebas.

“Saya sudah pensiun dan bukan lagi pejabat. Ini juga aset saya di mana saya bicara bebas tanpa beban apa pun. Di twitter, saya tulis di profil saya adalah advocate of truth, not power. Saya tidak mencari jabatan tapi kebenaran,” katanya.

Dino bersyukur bahwa kasus ini menjadi perhatian orang. Lebih dari itu, Dino yang awalnya merasa hanya mewakili ibunya dalam mengungkap kasus mafia tanah, seminggu kemudian ia merasa mewakili korban-korban mafia tanah lainnya.

Ketika ia mengungkap melalui media sosial ternyata banyak masyarakat yang mendukung. Sebagian besar masyarakat tersebut bahkan ikut mengungkapkan kekesalannya atas keberadaan mafia tanah.

Seperti dikutip dari komentar warganet dalam cuitan Dino mengenai mafia tanah, akun @marchelnapit misalnya menyebut, kami warga lubang buaya juga sedang mengalami hal yang sama, hak kami diakui oleh orang lain dan sekarang lebih dari 70 KK terancam tidak memiliki tempat bernaung akibat jahatnya mafia tanah. Kami mohon dapat didengarkan laporan2 kami.

Akun tersebut menautkan @DivHumas_Polri, @DelainaAnnur, dan @atr_bpn.

"Kuncinya harus terekspose. Publik tahu, media tahu. Kalau tidak terekspose dinamikanya jadi datar. Sementara aparat itu menangani banyak sekali kasus. Anggotanya juga sedikit," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dino juga mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya yang telah bekerja keras mengungkap laporan yang telah disampaikannya.

Kerja keras kepolisian yang dimaksud antara lain melakukan penangkapan salah satu terduga aktor mafia tanah pada pukul 04.00 atau dini hari.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sekda DIY Dicecar KPK Soal Penyimpangan Proyek Stadion Mandala Krida

Para saksi didalami pengetahuannya terkait dengan dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan oleh para subkontraktor.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Pembangunan Food Estate untuk Entaskan Kemiskinan di Sumba Tengah

Saat ini pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 5.000 hektare untuk ditanami padi dan jagung.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Jokowi Optimistis NTT Bisa Jadi Lumbung Pangan

Perluasan lahan dilakukan karena tingkat kemiskinan di Kabupaten Sumba Tengah mencapai 34%, sementara panen padi hanya sekali setahun.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Skandal Djoko Tjandra, Jaksa Minta Hakim Tolak Pembelaan Brigjen Prasetijo

Jaksa menilai Prasetijo telah terbukti menerima uang USD 100.000 dari Djoko Tjandra.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Besok, Kemdikbud Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan

“Data lengkap sedang disiapkan,” kata Hendarman, saat ditanyakan tentang sasaran penerima vaksin dari kelompok PTK.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Merapi Meluncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 1,2 Km

Asap kawah terpantau berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Hari Ini, Presiden Akan Resmikan Bendungan Napun Gete NTT

Pembangunan bendungan menggunakan biaya APBN sebesar Rp880 miliar yang dilaksanakan kontraktor PT Nindya Karya (Persero) sejak 2017.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Buol, Sulteng

Dari laporan BMKG, gempa bumi tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Tindaklanjuti Instruksi Kapolri, Polda Bentuk Satgas Anti Mafia Tanah

Jajaran Kepolisian daerah (polda) membentuk Satgas Anti Mafia Tanah untuk memberantas praktik-praktik mafia tanah di daerah dan memproses hukum para pelakunya

NASIONAL | 22 Februari 2021

Kompolnas Dukung Polri Kejar Mafia Tanah ke Australia

Kompolnas mendukung Polri untuk memberantas para mafia tanah

NASIONAL | 22 Februari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS