4 Ibu dan 2 Balita Ditahan, Ini Penjelasan Polisi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.61)   |   COMPOSITE 6251.05 (39.2)   |   DBX 1329.86 (14.38)   |   I-GRADE 180.794 (0.27)   |   IDX30 506.396 (0.81)   |   IDX80 136.709 (0.46)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.9)   |   IDXESGL 140.339 (0)   |   IDXG30 143.133 (0.64)   |   IDXHIDIV20 446.039 (1.06)   |   IDXQ30 145.232 (0.05)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.78)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (2.89)   |   IDXV30 135.556 (1.75)   |   INFOBANK15 1043.56 (-0.65)   |   Investor33 435.417 (0.44)   |   ISSI 183.035 (1.43)   |   JII 629.726 (4.13)   |   JII70 221.943 (1.98)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.06)   |   LQ45 950.717 (1.87)   |   MBX 1696.63 (9.05)   |   MNC36 322.327 (0.36)   |   PEFINDO25 325.87 (1.49)   |   SMInfra18 306.901 (2.86)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.17)   |  

4 Ibu dan 2 Balita Ditahan, Ini Penjelasan Polisi

Selasa, 23 Februari 2021 | 13:49 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri angkat bicara terkait kasus pelemparan gudang rokok yang dilakukan empat ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Apalagi kasus ini diikuti dengan penahanan empat tersangka. Bahkan dua balita sampai ikut merasakan pengapnya sel tahanan karena masih membutuhkan ASI.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono sebenarnya Kapolres Lombok Tengah telah melakukan upaya mediasi dengan pelapor hingga sebanyak sembilan kali, tetapi mediasi tersebut menemui jalan buntu.

“Berkas perkara kasus tersebut sudah lengkap tanggal 3 Februari 2021. Kemudian tanggal 16 Februari 2021 dilakukan tahap dua penyerahan tersangka dan barang bukti diserahkan ke kejaksaan. Jadi selama proses penyidikan para tersangka (yang merupakan hak polisi) tidak ditahan," kata Argo dalam keterangan tertulis Selasa (23/2/2021)

Meski sudah jadi hak jaksa termasuk penahanan saat ini, polisi sudah melakukan koordinasi dengan Kajari dan Ketua PN Lombok Tengah untuk melakukan sidang secara virtual dan kelanjutan vonis sidang ke depan.

Menurut Argo kasus ini bermula pada 1 Agustus 2020 saat diperoleh informasi adanya penolakan warga Dusun Eyat Nyiur Desa Wajageseng terkait beroperasinya UD Mawar Putra.

Alasan warga karena aroma bahan kimia yang digunakan sangat menyengat, sehingga berpotensi menimbulkan sesak napas, batuk, dan penyakit lainnya yang membahayakan kesehatan warga.

Sempat berlangsung mediasi antara warga Dusun Eyat Nyiur dengan pimpinan UD Mawar Putra. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa UD Mawar Putra bersedia mengobati warga yang diduga sakit akibat bau zat kimia tersebut.

Namun belakangan, pada 10 Agustus 2020, pihak UD Mawar Putra membuat surat pengaduan ke Polsek Kopang tentang dugaan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan yaitu dilemparinya atap rumah pimpinan UD Mawar Putra.

Kasus ini bahkan melebar hingga hearing di Kantor DPRD Kabupaten Loteng. Warga meminta agar UD Mawar Putra ditutup karena menyebabkan polusi udara dan terganggunya kesehatan warga.

DPRD Kabupaten Loteng, LSM Lira, dan Kades Wajageseng turun melakukan pengecekan ke lokasi UD Mawar Putra, namun tidak ditemukan aktivitas produksi rokok serta bau/aroma yang mengganggu.

Proses mediasi pun dilakukan kembali di tingkat Polres. Namun lagi-lagi tidak menemukan jalan tengah.

Setelah gagal mediasi, terjadi aksi pelemparan batu terhadal atap gudang UD Mawar Putra, sehingga membuat para pekerja takut dan menghentikan aktivitas pekerjaan. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polres Lombok Tengah.

Pihak UD Mawar Putra membuat laporan polisi ke Polres Lombok Tengah. Berkas perkara pun sudah lengkap, namun saat itu terhadap terlapor tidak dilakukan penangkapan dan penahanan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dari Diplomat Dino Jadi Detektif Mafia Tanah

Rekening bank komplotan itu pasti ada. Aliran uangnya ke mana saja bisa ditelusuri.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Hampir Meninggal karena Covid-19 Alasan Dino All Out Lawan Mafia Tanah

September 2020, Dino menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, bahkan harus masuk ICU gara-gara Covid-19 ini.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Sekda DIY Dicecar KPK Soal Penyimpangan Proyek Stadion Mandala Krida

Para saksi didalami pengetahuannya terkait dengan dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan oleh para subkontraktor.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Pembangunan Food Estate untuk Entaskan Kemiskinan di Sumba Tengah

Saat ini pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 5.000 hektare untuk ditanami padi dan jagung.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Jokowi Optimistis NTT Bisa Jadi Lumbung Pangan

Perluasan lahan dilakukan karena tingkat kemiskinan di Kabupaten Sumba Tengah mencapai 34%, sementara panen padi hanya sekali setahun.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Skandal Djoko Tjandra, Jaksa Minta Hakim Tolak Pembelaan Brigjen Prasetijo

Jaksa menilai Prasetijo telah terbukti menerima uang USD 100.000 dari Djoko Tjandra.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Besok, Kemdikbud Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan

“Data lengkap sedang disiapkan,” kata Hendarman, saat ditanyakan tentang sasaran penerima vaksin dari kelompok PTK.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Merapi Meluncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 1,2 Km

Asap kawah terpantau berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Hari Ini, Presiden Akan Resmikan Bendungan Napun Gete NTT

Pembangunan bendungan menggunakan biaya APBN sebesar Rp880 miliar yang dilaksanakan kontraktor PT Nindya Karya (Persero) sejak 2017.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Buol, Sulteng

Dari laporan BMKG, gempa bumi tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami.

NASIONAL | 23 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS