Diresmikan Jokowi, Bendungan Napun Gete Akan Mengairi Irigasi 300 Ha
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.24)   |   COMPOSITE 6251.05 (36.6)   |   DBX 1329.86 (16.43)   |   I-GRADE 180.794 (0.37)   |   IDX30 506.396 (0.71)   |   IDX80 136.709 (0.32)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.26)   |   IDXESGL 140.339 (-0.31)   |   IDXG30 143.133 (0.82)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.85)   |   IDXQ30 145.232 (0.08)   |   IDXSMC-COM 293.729 (4.11)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.13)   |   IDXV30 135.556 (1.47)   |   INFOBANK15 1043.56 (-1.32)   |   Investor33 435.417 (0.02)   |   ISSI 183.035 (1.53)   |   JII 629.726 (3.97)   |   JII70 221.943 (1.94)   |   KOMPAS100 1220.71 (3.06)   |   LQ45 950.717 (1.57)   |   MBX 1696.63 (7.99)   |   MNC36 322.327 (-0.01)   |   PEFINDO25 325.87 (0.43)   |   SMInfra18 306.901 (3.43)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.93)   |  

Diresmikan Jokowi, Bendungan Napun Gete Akan Mengairi Irigasi 300 Ha

Selasa, 23 Februari 2021 | 17:28 WIB
Oleh : Muawman Daelami / EHD

Maumere, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bendungan seluas 99,78 hektare (ha) dan berkapasitas tampung mencapai 11,2 juta meter kubik tersebut akan mampu mengairi area irigasi seluas 300 ha.

“Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim, hari ini saya resmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Provinsi NTT,” ucap Jokowi yang diikuti dengan penekanan tombol sirine dan penandatangan prasasti di Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (23/2/2021).

Jokowi menjelaskan bahwa infrastruktur air seperti bendungan, waduk, embung, dan sumur bor merupakan infrastruktur yang sangat dibutuhkan dan selalu dimintakan oleh masyarakat NTT karena air menjadi kunci kemakmuran.

Begitu ada air, lanjut dia, semua tanaman akan bisa tumbuh dan buahnya akan bisa diambil. Bukan hanya itu, daunnya juga akan dapat dimanfaatkan untuk peternakan sebab NTT bagus bagi sektor peternakan.

Dari laporan Gubernur NTT Viktor Laiskodat yang ia terima, bahwa di Kabupaten Sumba Tengah dulu banyak sapi yang diekspor ke Hongkong. Namun hal itu terhenti karena ketersediaan air yang tidak memadai. Karena itu, pemerintah telah membangun sebanyak 7 bendungan di NTT yang sebagian masih dalam proses.

“Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang sudah selesai 2018, Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu juga sudah selesai di 2019, sekarang kita putut bersyukur bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka sudah selesai. Patut kita syukuri tinggal 4 bendungan masih dalam proses,” ungkap Jokowi.

Meski sudah dibangun 7 bendungan di NTT, pemerintah daerah meminta dibuatkan dua bendungan lagi. Padahal, provinsi lain paling banyak memiliki satu sampai dua bendungan. Tapi menurut Jokowi, keberadaan infrastruktur air di NTT memang sangat dibutuhkan. Salah satunya Bendungan Napun Gete ini yang memiliki luas 99,78 ha dengan daya tampung 11,2 juta meter kubik dan akan mampu mengairi area irigasi seluas 300 ha.

“Inikan sebuah lompatan yang tidak kecil. Tetapi produktivitas betul-betul harus dimunculkan. Jangan pertaniannya saja. Limbah pertanian juga bisa dipakai untuk makanan ternak,” tutur dia.

Jokowi meyakini, jika satu persatu bendungan sudah selesai, didukung dengan gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati yang baik dalam menggiring rakyatnya untuk produktif, maka tidak lama lagi NTT akan makmur dan tidak menjadi provinsi yang terkategori kurang. “Kita lihat nanti kalau bendungannya sudah selesai,” tutup Jokowi



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Ingatkan Rumah Sakit Jangan Potong Insentif Tenaga Kesehatan

KPK menegur dan mengingatkan pihak manajemen rumah sakit untuk tidak memotong insentif tenaga kerja.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Presiden Jokowi: Penanganan Pandemi Covid-19 Perlu Kerja Sama Erat Antarnegara

Penanggulangan krisis akibat pandemi Covid-19 memerlukan kerja sama erat antarnegara di dunia yang dirancang secara lebih akurat dan lebih detail.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Boyamin MAKI Ungkap King Maker Skandal Joko Tjandra Petinggi Penegak Hukum

Boyamin memberi waktu satu bulan untuk KPK mengusut sosok King Maker tersebut.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Kasus BPJamsostek Beda dengan Kasus Jiwasraya dan Asabri

Penurunan nilai investasi yang dialami BPJamsostek dinilai tidak bisa disamakan dengan bisa disamakan dengan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

NASIONAL | 23 Februari 2021

Novel Baswedan Ajak Masyarakat Dukung Pemerintah Sukseskan Program Vaksinasi

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan divaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Kasus Suap Benur, KPK Periksa Eks Staf Khusus Edhy Prabowo

Salah satu saksi yang dijadwalkan diperiksa yakni Gellwyn DH Yusuf yang diketahui mantan Staf Khusus Edhy selaku Menteri Kelautan dan Perikanan.

NASIONAL | 23 Februari 2021

KPK Dalami Sumber Fee Lawyer untuk Hotma Sitompul dari Tersangka Suap Bansos

KPK memastikan akan mendalami sumber fee lawyer yang diterima advokat Hotma Sitompoel dari mantan Pejabat Pembuat Komitmen Kemsos Adi Wahyono.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Pemerintah Wajib Hormati dan Lindungi Hak Tanah Legal Milik Masyarakat

Hak atas tanah yang telah dimiliki masyarakat pada prinsipnya bersifat final dan dalam prosesnya telah mengikuti ketentuan perundangan yang berlaku.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Diseret Irjen Napoleon, Ini Penegasan dari Menkumham

Menkumham menjelaskan bahwa masuk atau dicabutkan seseorang dari daftar cekal di Imigrasi berdasarkan permintaan dari aparat penegak hukum.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Soal King Maker Kasus Djoko Tjandra, MAKI Tagih Janji KPK

MAKI menagih janji KPK yang akan membongkar sosok King Maker dalam kasus Djoko Tjandra.

NASIONAL | 23 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS