Bangkitnya Jiwa Sosial dan Kemanusiaan Eks Narapidana Terorisme
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bangkitnya Jiwa Sosial dan Kemanusiaan Eks Narapidana Terorisme

Selasa, 23 Februari 2021 | 18:47 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Saat mendengar istilah terorisme, setidaknya tergambar dalam benak publik bahwa hal tersebut merupakan menakutkan. Terorisme menjadi ancaman bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

Stigma negatif, membuat suatu permasalahan dan kendala bagi mantan narapidana terorisme (napiter) untuk kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Misalnya seperti beberapa mantan napiter yang ada di sekitar Solo Raya seperti Heri S dan Ustaz Agus Mahmudi.

Keduanya harus berusaha untuk bertahan dan bangkit dengan berbagai upaya dan jerih payah. Tidak hanya untuk memperbaiki citra pada diri, tetapi juga berusaha untuk berguna bagi keluarg dan masyarakat.

Hebatnya, Heri dan Agus berusaha bertahan dan berjuang untuk perubahan masa depannya melalui kegiatan sosial kemanusiaan dalam sebuah lembaga bernama Yayasan And We Care. Yayasan ini bergerak dalam bidang kemanusiaan dan berkantor resmi di Jl. Lurik No.10 Ngruki Cemani Grogol Sukoharjo.

Sampai saat ini, keduanya juga selalu pro aktif merencanakan, mensosialisasikan, menjalankan dan melaksanakan program-programnya kepada ummat dan masyarakat di seluruh Indonesia hingga ke negara-negara muslim yang memerlukan bantuan kemanusiaan.

Meskipun hanya beranggotakan inti tujuh orang sebagai person penggerak dengan didukung oleh para anggota dan relawan di setiap wilayah di Solo Raya, Yogyakarta dan Magetan, organisasi dan kepengurusan Yayasan And We Care selama ini cukup efektif.

Pasalnya, misi kemanusiaan yang telah dilakukan selama ini bisa dirasakan oleh ummat dan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang terdampak bencana maupun umat muslim di negara negara islam seperti Suriah, Palestina maupun minoritas muslim di Myanmar.

Heri pun mengaku pernah memiliki kesalahan yang besar dan sangat merugikan orang. Karena itu, saat ini Heri ingin melakukan hal-hal yang bermanfaat dan positif untuk banyak orang di Indonesia bahkan di seluruh dunia.

“Dulu kami memang pernah mempunyai kesalahan, yang waktu itu berakibat merugikan orang lain, keluarga dan diri juga kami sendiri,” kata Heri dalam keterangannya Selasa (23/2/2021).

“Untuk itu agar teman-teman eks napiter tidak merasa berkecil hati dan merasa dikucilkan di tengah masyarakat dan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama kami juga mengajak mereka untuk ikut bergabung dalam kegiatan yang positif, bermanfaat bagi ummat, lingkungan dan masyarakat,” ucap Heri.

Sementarara itu, Agus menyebut, “Kami mewadahi mereka dalam organisasi kemanusiaan dan keislaman agar mereka lebih terkontrol lebih terarah, dan alhamdulillah semenjak dirintis sampai dengan berdirinya Yayasan And We Care tidak ada permasalahan.”

“Kami selalu open, terbuka dengan siapa saja termasuk dengan pihak aparat, masyarakat maupun dengan organisasi/lembaga lembaga lainya dan kehadiran kami selama ini juga di sambut baik oleh masyarakat,” demikian Agus.

Tak lupa, Heri dan Agus mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan selamanya ini. Mereka juga selalu membuka pintu kepada seluruh masyarakat untuk memberikan saran jika ada yang tidak pas dengan program yayasan yang melanggar aturan pemerintah.

“Terima kasih atas partisipasinya dan komunikasi nya selama ini ke keluarganya, ke yayasan juga ke para pengurus takmir masjid Al Furqoon Dk. Macanan Jemawan Jatinom,” kata Agus.

“Jika ada perihal terkait program yayasan yang tidak pas, yang menyimpang atau ada unsur akan melanggar aturan dari pemerintah, yang nantinya akan menimbulkan masalah atau melanggar hukum agar di sampaikan, agar apa yang dilakukan oleh yayasan betul-betul rahmatan lil alamin untuk umat dan masyarakat,” ucap Agus.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Standardisasi Kantin Sekolah, PKK Gandeng Ahli Gizi

Lies F Nurdin menginginkan agar setiap kantin sekolah memiliki standardisasi.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Vaksinasi Tahap Kedua Sasar Lansia dan Petugas Layanan Publik

Vaksinasi tahap kedua dengan menyasar masyarakat lanjut usia (Lansia) dan petugas pelayan publik seperti prajurit TNI-Polri.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Bantu Atasi Pandemi Covid-19, IKA Unpad Gelar Konferensi Internasional

IKA Unpad menyelenggarakan Konferensi Internasional sebagai salah satu kontribusinya guna mengatasi pandemi Covid-19.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Diresmikan Jokowi, Bendungan Napun Gete Akan Mengairi Irigasi 300 Ha

Presiden resmikan Bendungan Napun Gete di Maumereka.

NASIONAL | 23 Februari 2021

KPK Ingatkan Rumah Sakit Jangan Potong Insentif Tenaga Kesehatan

KPK menegur dan mengingatkan pihak manajemen rumah sakit untuk tidak memotong insentif tenaga kerja.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Presiden Jokowi: Penanganan Pandemi Covid-19 Perlu Kerja Sama Erat Antarnegara

Penanggulangan krisis akibat pandemi Covid-19 memerlukan kerja sama erat antarnegara di dunia yang dirancang secara lebih akurat dan lebih detail.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Boyamin MAKI Ungkap King Maker Skandal Joko Tjandra Petinggi Penegak Hukum

Boyamin memberi waktu satu bulan untuk KPK mengusut sosok King Maker tersebut.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Kasus BPJamsostek Beda dengan Kasus Jiwasraya dan Asabri

Penurunan nilai investasi yang dialami BPJamsostek dinilai tidak bisa disamakan dengan bisa disamakan dengan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

NASIONAL | 23 Februari 2021

Novel Baswedan Ajak Masyarakat Dukung Pemerintah Sukseskan Program Vaksinasi

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan divaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Kasus Suap Benur, KPK Periksa Eks Staf Khusus Edhy Prabowo

Salah satu saksi yang dijadwalkan diperiksa yakni Gellwyn DH Yusuf yang diketahui mantan Staf Khusus Edhy selaku Menteri Kelautan dan Perikanan.

NASIONAL | 23 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS