Jaksa Agung ST Burhanuddin Sebut Kasus Asabri Terbesar, Ini Kronologi dan Perkembangan Terkini
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Jaksa Agung ST Burhanuddin Sebut Kasus Asabri Terbesar, Ini Kronologi dan Perkembangan Terkini

Rabu, 24 Februari 2021 | 09:04 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyebut kasus korupsi yang terjadi di PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) merupakan kasus korupsi dengan kerugian terbesar di Indonesia. Nilai kerugian korupsi Asabri ditaksir mencapai Rp 23,7 triliun atau lebih tinggi dari kerugian Jiwasraya.

"Jadi saya tidak main-main di sini, dengan segala risiko saya harus tuntaskan," kata S.T Burhanuddin, dalam wawancara di podcast bersama Deddy Corbuzier, dikutip Kamis (18/2/2020).

Sejauh ini, menurut Sanitiar, kasus korupsi yang cukup besar dan ternyata melibatkan orang-orang yang sama di kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dia berharap dana nasabah milik para anggota TNI-Polri ini tak akan hilang. Kejaksaan terus gencar melakukan penelurusan aset milik para tersangka lainnya.

Perkembangan terkini penanganan kasus Asabri, Senin (22/2/2021), Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa enam orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PT. Asabri.

Seperti dijelaskan dalam siaran pers Kejaksaan Agung, saksi yang diperiksa antara lain:

1. AWK selaku Direktur Indo Premier Securities;
2. AK selaku Direktur Erdikha Elit Sekuritas;
3. HS selaku Direktur PT Harvest Time dan Direktur PT Blessindo Terang Jaya;
4. BS selaku Direktur Danareksa Sekuritas;
5. DRT selaku President Director PT Maybank Asset Management (2015 s.d 2019) dan Advisor (2020 s.d sekarang)
6. JHT selaku Direktur Ciptadana Securities.

Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. Asabri. Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19.

Pemeriksaan dengan memperhatikan jarak aman antara saksi diperiksa dengan Penyidik yang telah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan.

Kronologi Kasus Asabri
Dari catatan kasus, pada 2012 hingga 2019, Direktur Utama, Direktur Investasi dan Keuangan serta Kadiv Investasi Asabri bersepakat dengan pihak di luar Asabri yang bukan merupakan konsultan investasi ataupun manajer investasi.

Pihak dimaksud yaitu Heru Hidayat, Benny Tjokrosaputro dan Lukman Purnomosidi untuk membeli atau menukar saham dalam portofolio Asabri dengan saham-saham milik Heru Hidayat, Benny Tjokrosaputro, dan Lukman dengan harga yang telah dimanipulasi menjadi tinggi. Tujuannya agar kinerja portofolio Asabri terlihat seolah-olah baik.

Setelah saham-saham tersebut menjadi milik Asabri, kemudian saham-saham tersebut ditransaksikan atau dikendalikan Heru, Benny dan Lukman berdasarkan kesepakatan bersama dengan Direksi Asabri sehingga seolah-olah saham tersebut bernilai tinggi dan likuid.

Padahal transaksi-transaksi yang dilakukan hanya transaksi semu dan menguntungkan Heru, Benny dan Lukman serta merugikan investasi Asabri, karena Asabri menjual saham-saham dalam portofolionya dengan harga dibawah harga perolehan saham-saham tersebut.

Untuk menghindari kerugian investasi Asabri, maka saham-saham yang telah dijual di bawah harga perolehan, dibeli kembali dengan nomine Heru, Benny dan Lukman serta dibeli lagi oleh Asabri melalui underlying reksadana yang dikelola oleh manajer investasi yang dikendalikan Heru dan Benny.

Seluruh kegiatan investasi Asabri pada kurun waktu tujuh tahun dari 2012 sampai 2019 tidak dikendalikan oleh Asabri, namun seluruhnya dikendalikan oleh Heru, Benny dan Lukman.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Longsoran Tanah Menutup Bagian Jalan Desa di Rahtawu, Kudus

Menurut seorang warga Desa Rahtawu, Sukarwan, tanah longsor terjadi pada Rabu dini hari, ketika turun hujan.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Hendropriyono Apresiasi Kehadiran Vaksin Nusantara

Saat ini Indonesia jauh tertinggal dari negara-negara lain di bidang teknologi informasi dan digital.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Mantan Kades Hilang Diterjang Banjir di Sumbawa

“Pencarian dilakukan dari titik awal korban terbawa banjir bandang hingga ke Dusun Sela, Batu Tering dengan menyusuri aliran sungai,” kata Alwan.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Gempa Magnutudo 5,3 Guncang Melonguane Rabu pagi

BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami, tetapi mengimbau warga akan kemungkinan gempa susulan.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Sengketa Pilkada Kalsel di MK, Saksi Ungkap Penyalahgunaan Bansos

Saksi mengatakan terlibat langsung dalam pengemasan beras untuk bansos sejak 2018 hingga pertengahan 2020.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Sepanjang 2020, Elnusa Petrofin Telah Gelar 616 Kegiatan CSR

Kegiatan CSR tersebut bertujuan turut serta membantu Pemerintah Indonesia dalam penanganan Covid-19, baik dari segi kesehatan maupun ekonomi.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Mayoritas WNA di Papua Bermukim di Mimika

Sebagian besar dari total 900 lebih warga negara asing (WNA) di Papua bermukim di Kabupaten Mimika.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Hadirkan Terobosan PJJ, Nadiem Makarim Raih “Beritasatu Public Leader Awards”

Ini adalah sebuah pengakuan atas hadirnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di dalam berikhtiar menjawab tantangan pandemi.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Sukseskan Vaksinasi Covid-19, Masyarakat Minahasa Diharapkan Tidak Terpengaruh Berita Bohong

emerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) berharap warga dapat menyukseskan vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Sengketa Pilkada, Kuasa Sahbirin-Muhidin Temukan Dugaan Pidana oleh Pemohon

Tim kuasa hukum petahana Sahbirin Noor-Muhidin menemukan dugaan tindak pidana terhadap bukti yang diajukan pemohon Denny Indrayana-Difriadi.

NASIONAL | 23 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS