Edhy Prabowo Arahkan Stafsus Bantu Perusahaan Dapat Izin Ekspor Benur
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Edhy Prabowo Arahkan Stafsus Bantu Perusahaan Dapat Izin Ekspor Benur

Rabu, 24 Februari 2021 | 14:17 WIB
Oleh : Fana F Suparman / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, disebut memberikan arahan kepada staf khususnya, Safri Muis agar membantu perusahaan tertentu mendapatkan izin ekspor benih lobster atau benur. Hal itu terungkap saat Safri Muis dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan suap izin ekspor benur dengan terdakwa pemilik PT Dua Putera Perkasa Pratama (PT DPP), Suharjito.

Awalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan pengakuan Safri yang tertuang dalam berita acara pemeriksan (BAP). Dalam BAP itu, Safri menyebut Edhy Prabowo memberikan arahan untuk membantu perizinan perusahaan tertentu.

"Saudara Edy memberi arahan kepada saya untuk membantu perusahaan tertenu agar proses perizinannya segera dilaksanakan," kata Jaksa KPK saat membacakan BAP Safri di Pengadilan Tipikor Korupsi Jakarta, Rabu (24/2/2021).

"Betul itu?" tanya Jaksa kepada Safri yang duduk di kursi saksi.

Menjawab hal itu, Safri membenarkan adanya arahan Edhy. Namun, dia membantah jika disebut Edhy mengarahkan untuk membantu perusahaan tertentu. Dikatakan, arahan yang disampaikan Edhy berlaku untuk perusahaan secara umum.

"(Perusahaan) secara umum bukan tertentu," kata Safri.

Jaksa kemudian menanyakan bagaimana pola pemberian arahan dari Edhy Prabowo. Safri menyebut arahan itu diberikan di rumah dinas Menteri Kelautan dan Perikanan. Sebab, saat itu KKP sedang menerapkan work from home.

"Biasa kalau ada pertemuan di Widya Chandra. Ketemu saya (memberika arahan)," katanya.

Jaksa kembali mencecar Safri soal perusahaan tertentu yang tertuang di dalam BAP. Namun, Safri kembali membantah dan menyebut konteks membantu untuk semua perusahaan yang merasa kesulitan mendapatkan perizinan.

"Seingat saya bukan tertentu. Tapi kalau ada memang perusahaan ini, yang menghubungi pak menteri tentang itu (izin) secara umum beliau mengatakan bahwa harus dibantu diproses begitu," kata Safri.

Dikerahui, Jaksa KPK mendakwa pendiri PT Dua Putra Perkasa dan pemilik PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito telah menyuap Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan. Suap dengan total Rp 2,1 miliar yang terdiri atas USD 103 ribu atau sekitar 1,43 miliar (dengan kurs Rp 13.971) dan Rp 706 juta itu diberikan agar PT DPPP mendapat izin ekspor benih bening lobster atau benur.

Uang suap itu diberikan Suharjito kepada Edhy Prabowo secara bertahap melalui sejumlah pihak, yakni dua staf khusus Edhy Prabowo, Safri dan Andreau Misanta Pribadi; Amiril Mukminin selaku sekretaris pribadi Edhy Prabowo; Ainul Faqih selaku staf pribadi Iis Rosita Dewi sebagai anggota DPR sekaligus istri Edhy Prabowo; dan Siswandi Pranoto Loe selaku Komisaris PT PLI sekaligus Pendiri PT ACK.

Suap yang diberikan Suharjito kepada Edhy melalui lima orang itu bertujuan agar Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan mempercepat persetujuan perizinan ekspor benih lobster atau benur di Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun anggaran 2020. Menurut Jaksa, uang tersebut diperuntukkan untuk kepentingan Edhy Prabowo dan istrinya, Iis Rosita Dewi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Allianz Life Indonesia Edukasi Vaksin Covid ke Pemegang Polis Asuransi

Mengingat perkembangan terkait vaksin terus diberitakan maka informasi yang disampaikan langsung oleh para ahli kesehatan akan bermanfaat.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Gempar, Hiu Mirip Manusia Ditemukan Nelayan di Rote Ndao

Pada keesekan harinya, sekitar pukul 06.00 Wita, saat Abdullah Ferro hendak membelah hiu tersebut, ia melihat hiu itu tersebut dalam keadaan bunting.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Pegawai Kemkeu Dilantik Jadi Kabag Perbendaharaan KPK

Ibnusoim menjabat sebagai kabag perbendaharaan KPK setelah melalui tahapan seleksi.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Jokowi Targetkan 5 Juta Guru dan Tenaga Pendidik Divaksin hingga Juni 2021

Dengan memprioritaskan pemberian vaksin kepada tenaga pendidik, presiden berharap kegiatan belajar mengajar tatap muka bisa segera dilakukan.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Akses Keluar Bitung Jalan Tol Jakarta-Tangerang Kembali Normal

Genangan akibat tingginya debit air yang mengalir dari saluran-saluran di sekitar SS Bitung menuju kolam retensi Bitung akibat curah hujan yang tinggi.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Presiden Berharap Pendidikan Tatap Muka Bisa Dilakukan Semester II

Presiden menargetkan pada Juni mendatang vaksinasi bisa dilakukan terhadap 5 juta guru atau tenaga pendidik, sesuai target.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Kapolri Luncurkan Aplikasi Pengaduan Masyarakat Presisi

Kapolri berharap Rakerwas ini sebagai sarana berbagi informasi dan merumuskan cara bertindak dalam menangani berbagai permasalahan tugas di lapangan.

NASIONAL | 24 Februari 2021

KPK Kembali Jadwalkan Periksa Bos Anak Usaha Hutama Karya

Dindin sedianya diperiksa penyidik pada 4 Januari lalu. Namun, saat itu Dia tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik dengan alasan sedang sakit.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Bencana Longsor di Kudus Terjadi di 9 Titik

Tebing setinggi 20 meter yang mengalami longsor juga menutup akses jalan desa setempat, sehingga hanya bisa dilalui sepeda motor.

NASIONAL | 24 Februari 2021

Gandeng IPB dan Unsub, Pemkab Subang Adopsi Data Desa Presisi

Pemkab Subang menjalin kerja sama dengan Universitas Subang dan IPB dalam implementasi data desa presisi.

NASIONAL | 24 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS