Seusai Diperiksa KPK, Politikus PDIP Ihsan Yunus Irit Bicara
Logo BeritaSatu

Korupsi Bansos

Seusai Diperiksa KPK, Politikus PDIP Ihsan Yunus Irit Bicara

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:21 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi PDIP, Ihsan Yunus rampung diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (25/2/2021) malam. Ihsan, yang kini duduk di Komisi II DPR, diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek yang telah menjerat mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara.

Seusai diperiksa selama lebih dari tujuh jam, Ihsan memilih irit bicara saat dikonfirmasi awak media. Ihsan yang menjalani pemeriksaan sejak pukul 14.00 WIB hingga 21.40 WIB meminta awak media untuk mengonfirmasi mengenai materi pemeriksaan yang dijalaninya kepada penyidik KPK.

"Intinya saya sudah menjelaskan semua kepada penyidik. Silakan tanyakan ke penyidik saja, ya," kata Ihsan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Kepada awak media, Ihsan sempat mengakui rumahnya yang berada kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, sudah digeledah penyidik KPK.

"Iya rumah saya sudah digeledah kemarin," katanya.

Pemeriksaan ini dilakukan lantaran penyidik menduga Ihsan mengetahui seputar kasus dugaan suap bansos. Dalam rekonstruksi yang digelar KPK beberapa waktu lalu terungkap adanya pemberian uang miliaran rupiah dan dua unit sepeda Brompton kepada Agustri Yogasmara yang disebut KPK merupakan operator Ihsan. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Ihsan kembali meminta awak media untuk menanyakannya kepada penyidik.

"Tanya penyidik ya," katanya.

Dalam kasus ini, Juliari bersama dua Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian Sosial (PPK Kemsos), Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono diduga menerima suap senilai sekitar Rp 17 miliar dari Presiden Direktur PT Tigapilar Agro Utama atau Tigra, Ardian Iskandar Maddanatja dan Sekretaris Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Pusat periode 2017-2020, Harry Van Sidabukke.

Ardian dan Harry diduga menyuap Juliari dan dua anak buahnya untuk dapat menggarap proyek pengadaan paket bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020.

Kasus ini bermula dari pengadaan bansos penanganan Covid-19 berupa paket sembako di Kemsos tahun 2020 dengan nilai sekitar Rp 5,9 triliun dengan total 272 kontrak pengadaan dan dilaksanakan dengan dua periode.

Juliari selaku Mensos menujuk Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dalam pelaksanaan proyek tersebut dengan cara penunjukkan langsung para rekanan. Diduga disepakati adanya fee dari tiap-tiap paket pekerjaan yang harus disetorkan para rekanan kepada Kemsos melalui Matheus Joko Santoso. Fee untuk setiap paket bansos disepakati oleh Matheus dan Adi Wahyono sebesar Rp 10.000 per paket sembako dari nilai Rp 300.000 per paket bansos.

Selanjutnya Matheus dan Adi pada Mei sampai dengan November 2020 membuat kontrak pekerjaan dengan beberapa supplier sebagai rekanan yang diantaranya Ardian IM, Harry Sidabuke dan juga PT Rajawali Parama Indonesia (RPI) yang diduga milik Matheus. Penunjukan PT RPI sebagai salah satu rekanan tersebut diduga diketahui Juliari dan disetujui oleh Adi Wahyono.
Pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama diduga diterima fee Rp 12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh Matheus kepada Juliari Batubara melalui Adi dengan nilai sekitar Rp 8,2 miliar. Pemberian uang tersebut selanjutnya dikelola oleh Eko dan Shelvy N, selaku orang kepercayaan Juliari untuk digunakan membayar berbagai keperluan pribadi Juliari.

Untuk periode kedua pelaksanaan paket bansos sembako, terkumpul uang fee dari bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sejumlah sekitar Rp 8,8 miliar yang juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan Juliari



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polisi bak Koboi, Kapolri Keluarkan Instruksi

Kapolri mengeluarkan surat telegram nomor ST/396/II/HUK.7.1./2021 tertanggal 25 Februari 2021 yang yang ditujukan untuk para Kapolda.

NASIONAL | 25 Februari 2021

Firli Bahuri Jelaskan Alasan Tahanan KPK Divaksin

Tahanan KPK merupakan salah satu pihak yang rentan untuk tertular dan menularkan Covid-19 karena banyak berhubungan dengan berbagai pihak

NASIONAL | 25 Februari 2021

Pabrik Ajinomoto Kurangi 38.500 Ton CO2 Emisi Karbon

Ajinomoto menargetkan dapat mengurangi 65.000 - 70.000 ton CO2 pada tahun 2028.

NASIONAL | 25 Februari 2021

DPRD Harus Membuat Kebijakan Berlandaskan Pancasila

DPRD harus buat Perda yang membumikan Pancasila.

NASIONAL | 25 Februari 2021

Kota Bekasi Masuk 10 Besar Kota Toleransi Versi Setara Institute

Kota Bekasi masuk 10 besar kota/kabupaten toleransi 2020 versi Setara Institute.

NASIONAL | 25 Februari 2021

Tingkatkan Mutu Operasional Sekolah, Mendikbud Terbitkan Kebijakan BOS Reguler dan DAK Fisik 2021

Mendikbud, Nadiem Makarim, menyatakan pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terkait skema penyaluran BOS dan DAK Fisik 2021.

NASIONAL | 25 Februari 2021

Pakar Hukum: UU ITE Mengerikan

Pakar hukum dari Universitas Trisakti, Abdul Fikar Hadjar berpendapat, UU ITE berubah hampir menjadi seperti UU subversif pada masa lalu.

NASIONAL | 25 Februari 2021

Mahfud MD: Hukum Bukan Ayat Suci yang Tak Bisa Diubah

Mahfud MD mengatakan, hukum adalah produk resultan, dari perkembangan situasi politik, sosial, ekonomi hingga hukum itu sendiri masyarakat.

NASIONAL | 25 Februari 2021

Menkominfo: Prancis Turut Biayai 3 Proyek Kemkominfo

Menkominfo Johnny G Plate membeberkan hasil pertemuannya dengan Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia, Olivier Chambard di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

NASIONAL | 25 Februari 2021

Polisi Tolak Laporan Dugaan Kerumunan Presiden Jokowi

Langkah Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan untuk melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang diduga melibatkan Presiden Joko Widodo ditolak polisi

NASIONAL | 25 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS