Tanoto Foundation Beri Pendampingan 7 Kabupaten untuk Turunkan Angka Stunting
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tanoto Foundation Beri Pendampingan 7 Kabupaten untuk Turunkan Angka Stunting

Jumat, 26 Februari 2021 | 15:32 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Jakarta, Beritasatu.com – Tanoto Foundation bekerja sama dengan Yayasan Cipta Cara Padu untuk memberikan pendampingan kepada 7 kabupaten, guna mendukung program Pemerintah Indonesia menurunkan angka stunting. Ada pun tujuh kabupaten yang diberi pendampingan mencakup Pasaman Barat, Rokan Hulu, Pandeglang, Garut, Kutai Kartanegara, Lombok Utara, dan Lombok Barat.

Secara umum, pelaksanaan program tersebut bakal berisi pendampingan kepada pemerintah daerah dalam pengembangan, dan penguatan implementasi strategi komunikasi perubahan perilaku untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai stunting.

Chief Executive Officer (CEO) Global Tanoto Foundation J. Satrijo Tanudjojo mengatakan, pemilihan 7 daerah itu telah dikoordinasikan dengan TP2AK dan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes), serta didasarkan pada tingkat prevalensi stunting.

“Kemitraan adalah salah satu prinsip kerja Tanoto Foundation. Untuk mendukung pemerintah dalam percepatan pencegahan stunting, kami telah bermitra dengan pemerintah pusat, organisasi seperti The World Bank dan UNICEF, serta sejumlah komunitas masyarakat. Secara khusus dalam program pendampingan kepada tujuh pemerintah kabupaten ini, kami juga menggandeng beberapa organisasi yang memiliki keahlian yang dibutuhkan,” ujar Satrijo dalam keterangan tertulis, Jumat (26/2), dari acara Kick-off Program Pendampingan, Pengembangan, Pendalaman, dan Penguatan Implementasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Pencegahan Stunting pada Kamis (25/2).

Dalam acara yang dilakukan secara virtual itu hadir pula Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Sekretariat Wakil Presiden, Direktur Bina Keluarga Balita & Anak BKKBN, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Lead Program Manager TP2AK, Head of Tanoto Foundation Early Childhood Education and Development (ECED), Executive Director Yayasan Cipta dan perwakilan dari tujuh kabupaten.

Beberapa tahun terakhir, angka stunting di Indonesia menunjukkan penurunan yang cukup baik. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi stunting berada di angka 30,8%. Sedangkan data studi status gizi balita Indonesia (SSGBI) 2019 menujukkan penurunan sekitar 3,1% menjadi 27,67%.

Keseriusan pemerintah untuk menangani isu stunting ini juga terlihat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang menjadikan upaya percepatan penurunan stunting sebagai salah satu proyek prioritasnya.

Di samping itu, target pemerintah untuk menekan angka prevalensi stunting menjadi di bawah 20% pada 2024 tetap menjadi tugas yang besar. Bahkan menjadi lebih berat dengan adanya pandemi Covid-19. Untuk itu, penanganan stunting membutuhkan penanganan serius dan terintegrasi yang melibatkan berbagai pihak, dengan tujuan penanganan dan pencegahan stunting menjadi lebih maksimal.

Menurut Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Sekretariat Wakil Presiden, Dr. Ir. Suprayoga Hadi, perubahan perilaku masyarakat menjadi hal yang penting karena stunting bukanlah masalah gizi buruk semata. Bahkan, penyebab stunting lebih sering merupakan hal-hal di luar kesehatan ataupun gizi, dan lebih terkait pola asuh serta kebiasaan hidup bersih masyarakat.

“Perubahan perilaku merupakan salah satu intervensi kunci mencegah terjadinya stunting. Pelayanan kesehatan dan gizi baik, yang disertai dengan penyampaian pesan penting untuk memperhatikan kualitas gizi ibu hamil dan anak akan sangat efektif dalam mendukung pencegahan stunting. Selain itu, saya juga meminta agar para pihak yang terlibat dalam program kemitraan ini dapat berkoordinasi dengan baik sehingga konvergensi antar program yang diinisiasi oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dan swasta benar-benar dapat diwujudkan, dan menghasilkan dampak positif bagi percepatan pencegahan stunting,” kata Suprayoga.

Apresiasi dan harapan juga disampaikan oleh Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO. “Terima kasih atas inisiatif dan peran serta berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan pendampingan, pengembangan, pendalaman, dan penguatan implementasi strategi komunikasi perubahan perilaku untuk pencegahan stunting. Semoga dapat menjadi model untuk dijalankan oleh banyak daerah ataupun pihak lainnya, hingga mencapai 100 kabupaten/kota di tahun 2021 ini,” tuturnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hari Pertama Pimpin Solo, Gibran Kebut Vaksinasi Pedagang

"Vaksinasi ini harus segera, (dimulai) besok pagi, 'ngebut' banget, Bu Ning bagus banget," kata Gibran.

NASIONAL | 26 Februari 2021

KPK Cecar Ihsan Yunus soal Pembagian Paket Bansos Covid-19

Ihsan Yunus didalami pengetahuannya terkait pelaksanaan pengadaan bansos di Kemsos TA 2020.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Perkuat Pelatihan, KLHK Dorong Bank Sampah Sumber Bahan Baku Industri

Dikatakan Vivien, pengelolaan sampah dilakukan dalam bentuk kolaborasi semua pihak mulai dari pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Kasad Terima Laporan Kenaikan Pangkat 12 Pati TNI AD

Dua Pati dinaikkan pangkatnya dari Mayjen TNI menjadi Letjen TNI yaitu Letjen TNI Chandra W. Sukotjo dan Letjen TNI Arif Rahman.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Lihat Polisi Dugem, Polri: Laporkan kepada Kami

Mekanisme termasuk melalui laporan dari masyarakat kemudian di tindak lanjuti laporan tersebut.

NASIONAL | 26 Februari 2021

BNPT Optimalkan Pencegahan Terorisme Melalui Kearifan Lokal

Guna memaksimalkan upaya pencegahan paham radikal terorisme BNPT menjalin kemitraan dengan unsur pemerintah maupun masyarakat.

NASIONAL | 26 Februari 2021

KPK Usut Aliran Uang Suap Ekspor Benur ke Perusahaan Milik Edhy Prabowo

Dugaan tersebut didalami penyidik saat memeriksa seorang saksi bernama Ikhwan Amiruddin.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Eks Mensos Juliari Diduga Alirkan Uang Suap Bansos ke Politikus PDIP di Daerah

"Dan akan kembali dikonfirmasi di depan persidangan yang terbuka untuk umum," tegasnya.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Lantik 17 Kepala Daerah, Ganjar Pranowo Sampaikan Pesan Soekarno

Ganjar juga meminta para kepala daerah yang dilantik agar mempercepat penanganan Covid-19 di daerah masing-masing.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Gibran-Teguh Resmi Jabat Wali Kota dan Wawali Surakarta

Mereka akan mengunjungai Pasar Gedhe untuk mengecek persiapan vaksinasi untuk pedagang, dan dilanjutkan dengan salat Jumat di DPC PDI-P Surakarta.

NASIONAL | 26 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS