Mahfud MD Perintahkan Usut Tuntas Dua Super Tanker Iran dan Panama
Logo BeritaSatu

Mahfud MD Perintahkan Usut Tuntas Dua Super Tanker Iran dan Panama

Jumat, 26 Februari 2021 | 19:38 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terus mengawal proses hukum dan mengusut tuntas kasus penangkapan dua kapal super tanker asal Iran dan Panama yang melakukan pelanggaran di teritori Indonesia pada tanggal 24 Januari 2021 lalu.

Dalam upaya penuntasan kasus itu, Menko Mahfud MD telah beberapa kali melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Kapolri, Kejaksaan Agung, dan Kepala Staf Angkatan Laut.

"Kita undang beliau-beliau, mendengarkan laporan dari Bakamla, kemudian rapat dilanjutkan ke kantor Menko Maritim dan Investasi, karena ini kejadiannya di laut dan administrasi pengelolaannya tidak bisa lepas dari maritim dan investasi," kata Mahfud MD usai memanggil kembali Kepala Bakamla dan Dirjen Perhubungan Laut, di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (26/2/2021).

Menurut Mahfud, pemerintah sudah menyatakan dua kapal super tanker tersebut telah melakukan tindak pidana. "Kapal serta awaknya sekarang masih ditahan di Batam, untuk selanjutnya akan ada proses hukum. Kita akan melakukan proses hukum karena itu kedaulatan kita, kedaulatan teritori maupun kedaulatan hukum kita," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bakamla Aan Kurnia menjelaskan, usai dilakukan penyelidikan, kasus tersebut kini diserahkan ke Kementerian Perhubungan.

"Sekarang sedang didalami oleh teman-teman penyidik dari kementerian dan lembaga yang terkait. Tapi prinsipnya, kapal tertangkap tangan sedang melaksanakan kegiatan ilegal di perairan kepulauan atau perairan Indonesia yang berlaku kedaulatan penuh Indonesia," kata Aan Kurnia.

Menanggapi hal ini, Dirjen Perhubungan laut Agus Purnomo menegaskan, pihaknya akan segera menetapkan tindak pidana yang akan diberikan terkait dengan pelanggaran yang dilakukan dua kapal super tanker asal Iran dan Panama itu di perairan Pontianak, Kalimantan Barat.

"Kalau membuang limbah pasti ada pidananya kemudian juga tentang alur pelayaran, yang lain-lain ini masih dalam proses penyidikan. Harapan kami dalam waktu tidak lama akan segera ada penetapan," kata Agus Purnomo.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi III Kemenko Polhukam Sugeng Purnomo menjelaskan, dalam waktu dekat Satgas yang dibentuk Menko Polhukam akan mengumumkan pihak yang bertanggung jawab, termasuk akan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran.

"Saat ini tahapannya sudah tahapan penyidikan, langkah-langkah penyitaan sudah dilakukan, dan sekarang sedang berlanjut pemeriksaan-pemeriksaan. Diharapkan dalam waktu dekat sudah dapat diumumkan siapa yang bertanggung jawab atau ditetapkan sebagai tersangka," kata Sugeng.

Kedua kapal super tanker MT Horse Iran dan MT Freya Panama diduga melakukan sejumlah pelanggaran. Diantaranya sengaja menutup nama kapal, mematikan Automatic Identification System (AIS) atau Sistem Identifikasi Otomatis, dan masuk tanpa ijin ke teritori Indonesia. Selain itu, dua kapal tersebut juga melakukan ship to ship transfer BBM illegal, dan membuang zat yang mencemari laut Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Gandeng Dewan Pers hingga Startup untuk Sukseskan Vaksinasi Wartawan

Baik pemerintah, komunitas pers maupun startup digital berkolaborasi untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19 bagi wartawan.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Surabaya

Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di sebuah rumah di Jalan Medokan Sawah 121, Rungkut, Surabaya, Jumat (26/2/2021).

NASIONAL | 26 Februari 2021

LAN Terbitkan Aturan Biaya Pelatihan Dasar CPNS secara Daring

Transformasi penyelenggaraan Lastar CPNS ini tentu saja lebih efektif dan efisien

NASIONAL | 26 Februari 2021

Vaksinasi Covid-19, Pimpinan DPR: Tahanan Tidak Termasuk Skala Prioritas

Azis Syamsuddin meminta Kementerian Kesehatan mengevaluasi prosedur penyaluran dan pemberian vaksin Covid-19 terhadap tahanan KPK.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Pengadilan Tinggi Jakarta Potong Vonis Eks Dirkeu Jiwasraya

Vonis eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo dipotong menjadi 20 tahun penjara setelah sebelumnya divonis penjara seumur hidup.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Karyawan Perlu Cegah Dampak Buruk Hoax

Laju perkembangan teknologi komunikasi yang terjadi saat ini berjalan beriringan dengan meningkatnya potensi timbulnya hoax.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Menkominfo: Program Konektivitas Digital Dukung Pemulihan Ekonomi

Menkominfo Johnny G. Plate menyatakan Program Strategis Konektivitas Digital dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Nurdin Abdullah Lantik 11 Kepala Daerah Terpilih di Sulsel

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah melantik 11 kepala daerah bupati/wali kota hasil Pilkada Serentak 2020.

NASIONAL | 26 Februari 2021

5 Terduga Pemasok Senjata Api ke KKB Diamankan, 1 Mantan TNI

Dijelaskan dari lima orang yang diamankan satu di antaranya mantan anggota TNI AD yakni DJ alias Joni.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Polresta Malang Kota Gelar Arema Police Sobo Kelurahan untuk Layani Masyarakat Lebih Cepat

Polresta Malang Kota, Jawa Timur, meningkatkan pelayanan publik secara instan dengan menggunakan teknologi informasi dan non-IT selama masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 26 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS