Aksi Nyata Perangi Sindikat, BP2MI Selamatkan 11 Calon Pekerja Migran Korban TPPO
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Aksi Nyata Perangi Sindikat, BP2MI Selamatkan 11 Calon Pekerja Migran Korban TPPO

Jumat, 26 Februari 2021 | 20:18 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Tangerang, Beritasatu.com - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali menyelamatkan sebanyak 11 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari upaya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Tangerang, Banten, Kamis (25/2/2020).

Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyatakan, sebanyak 11 CPMI telah berhasil diselamatkan oleh BP2MI bekerja sama dengan Polda Banten.

"Ini upaya nyata dari aksi pemberantasan sindikat dan upaya nyata yang dilaksanakan BP2MI untuk menyelamatkan korban dari upaya tindak pidana perdagangan orang," jelas Benny di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Benny mengatakan, sebelumnya BP2MI menerima pengaduan dari masyarakat perihal adanya tempat yang diduga dijadikan penampungan CPMI Ilegal atau non prosedural di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

"Informasi kami terima Kamis, 25 Februari 2021, sekitar pukul 14.20 WIB, melalui Kepala UPT BP2MI Serang bahwa ada tempat penampungan yang diduga ilegal. Kemudian petugas langsung menindaklanjuti tempat tersebut," jelasnya

Berangkat dari keterangan tersebut, sambung Benny, petugas BP2MI melakukan inspeksi ke dalam gedung, yang dikunci oleh seorang penjaga yang bernama Adum. Sebelumnya Adum enggan untuk membuka ruko tersebut dengan dalil menunggu persetujuan Bos-nya. Namun, dengan desakan petugas, tanpa halangan berarti akhirnya pintu dibuka juga.

"Di mana di lantai dua gedung terdapat 11 orang perempuan yang ketika di tanya petugas, mereka menjawab bahwa ingin jadi PMI di Timur Tengah," ujar Benny.

Setelah dilakukan penelusuran, lanjut Benny, diketahui bahwa patut diduga telah terjadi aktivitas pemberangkatan CPMI ilegal atau non prosedural. "Karena disebutkan biasanya disini hanya jadi tempat transit saja, untuk medical, lalu dibawa para CPMI dibawa ke Condet Jakarta sebelum diberangkatkan," ujarnya.

Kepala UPT BP2MI Serang, Lismia Elita mengatakan, setelah melakukan koordinasi dengan Polda Banten perihal kondisi lapangan, lalu diambil langkah kepada 11 perempuan yang diduga CPMI nonprosedural tujuan negara penempatan Timteng dibawa ke P4TKI Tangerang untuk dilakukan pendataan.

"Setelah tiba P4TKI Tangerang sekitar pukul 18.00 WIB, diberikan mereka diberikan arahan, dan selanjutnya dilakukan penanganan oleh Polda Banten, termasuk dokumen-dokumen yang ditemukan di lokasi. Namun, tidak ada Paspor dan Tiket, hanya dokumen-dokumen foto copi KK dan KTP yang ada pd PMI," katanya.

Lismia mengatakan, selanjutnya sudah dilakukan koordinasi UPT BP2MI Jakarta, apabila diperlukan para CPMI akan di bawa ke Shelter UPT BP2MI Jakarta untuk diinapkan dan dilakukan tindaklanjut lainnya sesuai kebutuhan penegakan hukum selanjutnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Densus 88 Gulung Teroris Jaringan Jatim

Detasemen Khusus 88/Antiteror melakukan serangkaian penangkapan terduga teroris di beberapa wilayah di Jawa Timur.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Densus 88 Cokok Sejumlah Terduga Teroris di Jawa Timur

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan terhadap sejumlah terduga teroris di wilayah Jawa Timur, Jumat (26/2/2021).

NASIONAL | 26 Februari 2021

Mahfud MD Perintahkan Usut Tuntas Dua Super Tanker Iran dan Panama

Menko Polhukam mengawal proses hukum dan mengusut tuntas kasus penangkapan dua kapal super tanker asal Iran dan Panama.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Pemerintah Gandeng Dewan Pers hingga Startup untuk Sukseskan Vaksinasi Wartawan

Baik pemerintah, komunitas pers maupun startup digital berkolaborasi untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19 bagi wartawan.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Surabaya

Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di sebuah rumah di Jalan Medokan Sawah 121, Rungkut, Surabaya, Jumat (26/2/2021).

NASIONAL | 26 Februari 2021

LAN Terbitkan Aturan Biaya Pelatihan Dasar CPNS secara Daring

Transformasi penyelenggaraan Lastar CPNS ini tentu saja lebih efektif dan efisien

NASIONAL | 26 Februari 2021

Vaksinasi Covid-19, Pimpinan DPR: Tahanan Tidak Termasuk Skala Prioritas

Azis Syamsuddin meminta Kementerian Kesehatan mengevaluasi prosedur penyaluran dan pemberian vaksin Covid-19 terhadap tahanan KPK.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Pengadilan Tinggi Jakarta Potong Vonis Eks Dirkeu Jiwasraya

Vonis eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo dipotong menjadi 20 tahun penjara setelah sebelumnya divonis penjara seumur hidup.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Karyawan Perlu Cegah Dampak Buruk Hoax

Laju perkembangan teknologi komunikasi yang terjadi saat ini berjalan beriringan dengan meningkatnya potensi timbulnya hoax.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Menkominfo: Program Konektivitas Digital Dukung Pemulihan Ekonomi

Menkominfo Johnny G. Plate menyatakan Program Strategis Konektivitas Digital dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

NASIONAL | 26 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS