Barabai Perlu Tempat Parkir Air Besar Agar Terbebas dari Banjir
Logo BeritaSatu

Barabai Perlu Tempat Parkir Air Besar Agar Terbebas dari Banjir

Jumat, 26 Februari 2021 | 20:28 WIB
Oleh : Chairul Fikri / JAS

Barabai, Beritasatu.com - Bencana banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan pada Januari 2021 lalu, memang sangat memprihatinkan. Dampaknya tidak saja hanya menghancurkan harta benda dan infrastruktur tapi juga telah mengakibatkan korban jiwa.

Banjir yang terjadi merupakan beberapa gambaran fenomena geologi yang kerap terjadi. Namun demikian sudah seharusnya dilakukan pengkajian untuk merekayasa wilayah ini sehingga mempunyai tata kelola air yang baik untuk meminimalisasi dampak yang terjadi. Hal itu diungkapkan Pakar Hidrogeologi dan Sumberdaya Air, Rachmat Fajar Lubis, dalam keterangan persnya menanggapi bencana banjir di Barabai, Kalimantan Selatan itu.

"Dahulu Kalimantan dibangun dengan konsep tata ruang bebas banjir, namun dengan kondisi pertumbuhan saat ini, konsep tersebut tidaklah berlaku lagi. Seiring pertumbuhan pembangunan dan masyarakat di wilayah ini, menghasilkan perubahan konsep tata ruang. Ditambah lagi dengan perubahan iklim yang memunculkan event-event cuaca ekstrem seperti perubahan intensitas hujan yang terjadi belakangan ini, membuat konsep bebas banjir ini harus dikaji ulang," ungkap Rachmat.

Ditambahkannya, sebagai provinsi yang disebut-sebut memiliki sejarah banjir sejak 1823, Kalimantan Selatan memiliki keunikan secara geologi. Salah satu wilayah yang menjadi prioritas kajian ini adalah kota Barabai, yang berada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

"Kota ini secara geografis terbagi dalam tiga kawasan rawa, dataran rendah, dan wilayah pegunungan Meratus. Hingga secara alami kawasan ini memiliki siklus tata air (hidrologi) yang sangat rentan akan perubahan tata ruang yang secara langsung dapat mengubah neraca keseimbangan air (water balance) yang ada," tutur Rachmat.

"Ini bukan saja terhadap sistem tata air tetapi juga sistem lainnya. Ini sebabnya harus selalu ada Analisis Dampak Lingkungan yang akan terjadi apabila direncanakan akan ada suatu aktivitas baru di suatu wilayah yang berskala besar," tambahnya.

Senada dengan Rachmat, Iwan Ridwansyah yang merupakan peneliti dari Pusat Penelitian Limnologi LIPI juga menjelaskan sebagai sebuah kota kecamatan sekaligus pusat pemerintahan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Barabai perlu strategi khusus untuk membuat air yang turun saat hujan bisa tertampung dengan baik dan tidak menyebabkan banjir.

"Barabai perlu adanya strategi tempat parkir air, seperti waduk, setu, atau danau besar yang berfungsi untuk menampung air dalam jumlah besar. Ini berdasarkan evaluasi yang telah terjadi di sana. Masyarakat juga perlu menambah kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi," ungkapnya.

"Bencana ini dapat berupa banjir dan tanah longsor. Oleh sebab itu, pemerintah daerah harus memiliki perencanaan tata ruang kabupaten atau kota yang berpotensi tinggi terkena bencana harus dikelola ulang sesuai dengan analisis ilmiah berbasis kebencanaan," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Vaksinasi Covid-19 di Lingkungan DPR Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar menegaskan vaksinasi Covid-19 di lingkungan DPR, menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Kunjungi Papua, Kapolri Singgung Otsus

Kapolri meminta agar personel kepolisian melakukan sosialisasi mengenai Otsus yang bakal mensejahterakan rakyat Papua.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Keluarga Anggota DPR Ikut Vaksinasi Covid-19

Keluarga anggota DPR mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang digelar Sekretariat Jenderal DPR bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Aksi Nyata Perangi Sindikat, BP2MI Selamatkan 11 Calon Pekerja Migran Korban TPPO

BP2MI kembali menyelamatkan sebanyak 11 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari upaya tindak pidana perdagangan orang.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Densus 88 Gulung Teroris Jaringan Jatim

Detasemen Khusus 88/Antiteror melakukan serangkaian penangkapan terduga teroris di beberapa wilayah di Jawa Timur.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Densus 88 Cokok Sejumlah Terduga Teroris di Jawa Timur

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan terhadap sejumlah terduga teroris di wilayah Jawa Timur, Jumat (26/2/2021).

NASIONAL | 26 Februari 2021

Mahfud MD Perintahkan Usut Tuntas Dua Super Tanker Iran dan Panama

Menko Polhukam mengawal proses hukum dan mengusut tuntas kasus penangkapan dua kapal super tanker asal Iran dan Panama.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Pemerintah Gandeng Dewan Pers hingga Startup untuk Sukseskan Vaksinasi Wartawan

Baik pemerintah, komunitas pers maupun startup digital berkolaborasi untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19 bagi wartawan.

NASIONAL | 26 Februari 2021

Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Surabaya

Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di sebuah rumah di Jalan Medokan Sawah 121, Rungkut, Surabaya, Jumat (26/2/2021).

NASIONAL | 26 Februari 2021

LAN Terbitkan Aturan Biaya Pelatihan Dasar CPNS secara Daring

Transformasi penyelenggaraan Lastar CPNS ini tentu saja lebih efektif dan efisien

NASIONAL | 26 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS