Jadi Tersangka Korupsi, Gubernur Sulsel Ditahan di Rutan Pomdam Jaya
Logo BeritaSatu

Jadi Tersangka Korupsi, Gubernur Sulsel Ditahan di Rutan Pomdam Jaya

Minggu, 28 Februari 2021 | 05:58 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah bersama Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (Sekdis PU) Pemprov Sulsel, Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto, Minggu (28/2/2021). Ketiga tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi itu ditahan usai diperiksa intensif tim penyidik.

Ketua KPK, Firli Bahuri menyatakan, Nurdin Abdullah dan dua tersangka lainnya ditahan di tiga rutan berbeda. Nurdin Abdullah ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur, Edy Rahmat ditahan di Rutan KPK Kavling C1, sedangkan Agung Sucipto ditahan di Rutan Gedung Merah Putih. Ketiganya ditahan untuk 20 hari pertama atau setidaknya hingga 18 Maret 2021.

"NA (Nurdin Abdullah) ditahan di Rutan Cabang KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur; ER (Edy Rahmat) ditahan di Rutan Cabang KPK pada Kvling C1; AS (Agung Sucipto) ditahan di Rutan Cabang KPK pada Gedung Merah Putih," kata Firli dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (28/2/2021) dini hari.

Sebelum mendekam di sel tahanan masing-masing, ketiga tersangka bakal menjalani isolasi mandiri di Rutan KPK Kavling C1. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di lingkungan Rutan KPK, para Tersangka akan dilakukan isolasi mandiri di Rutan KPK Kavling C1," kata Firli.

Diketahui, KPK menetapkan Nurdin Abdullah, Edy Rahmat dan Agung Sucipto sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel. Agung diduga menyuap Nurdin sebesar Rp 2 miliar agar dapat kembali menggarap proyek-proyek di Pemprov Sulsel untuk tahun anggaran 2021. Selain menerima suap dari Agung Sucipto, Nurdin juga diduga menerima gratifikasi senilai total Rp 3,4 miliar dari sejumlah kontraktor lainnya. Namun, Firli tak menyebut secara rinci, kontraktor lain yang memberikan fee kepada Nurdin. Firli hanya menyebut, gratifikasi itu diterima Nurdin melalui ajudannya Samsul Bahri.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Sedangkan Agung yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Tetapkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi

Tak hanya Nurdin Abdullah, KPK juga menetapkan Sekdis PU Pemprov Sulsel, Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto.

NASIONAL | 28 Februari 2021

Nurdin Abdullah Kerap Terima Setoran dari Kontraktor Proyek di Sulsel

KPK menduga Nurdin telah menerima suap dan gratifikasi dengan nilai total Rp 5,4 miliar.

NASIONAL | 28 Februari 2021

YPA-MDR Gelar Dialog Interaktif Forum Komunikasi Humas Daerah

Yayasan Pendidikan Astra-Michael D Ruslim (YPA-MDR) menyelenggarakan dialog interaktif Forum Komunikasi Humas Daerah.

NASIONAL | 27 Februari 2021

Mondel─ôz Indonesia Persiapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

Mondel─ôz Indonesia hadir melalui serangkaian program informatif yang dikemas secara kreatif bersama sejumlah universitas di Indonesia.

NASIONAL | 27 Februari 2021

Satuan Reserse Narkoba Polresta Malang Kota Bongkar Jaringan Sabu-sabu

Satuan Reserse Narkoba Polresta Malang Kota, Malang, Jawa Timur (Jatim) berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba jenis sabu-sabu.

NASIONAL | 27 Februari 2021

Longsor, BPBD Tutup Total Jalan Trans Nasional di Kota Batu

Penutupan jalan pun terpaksa dilakukan karena membahayakan pengendara kendaraan bermotor.

NASIONAL | 27 Februari 2021

Guguran Abu Gunung Sinabung Terlihat dengan Jarak Luncuran 1.000 Meter

Guguran abu dari Gunung Sinabung teramati dengan jarak luncuran mencapai 1.000 meter.

NASIONAL | 27 Februari 2021

Lewat Deradikalisasi, Polri Bawa Eks Napiter Kembali Cinta NKRI

Nama Iqbal Khusaeni atau Ramli alias Iboy dan biasa disapa Rambo pernah diciduk di Cipayung, Jakarta Timur, karena terlibat kasus penyediaan senjata api.

NASIONAL | 27 Februari 2021

Mafia Tanah Serobot Ratusan Ha Lahan Warga Tangerang

Negara harus turun tangan penyerebotan tanah di Tangerang.

NASIONAL | 27 Februari 2021

Sukseskan Vaksinasi Covid-19, Jokowi Minta Dukungan NU

Jokowi menyampaikan harapannya agar Nahdlatul Ulama (NU) tetap mendukung dan membantu Pemerintah menyukseskan program vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 27 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS