Setahun Penanganan Covid-19 Tunjukkan Optimisme Pemulihan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Setahun Penanganan Covid-19 Tunjukkan Optimisme Pemulihan

Senin, 1 Maret 2021 | 17:03 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 di Indonesia telah genap setahun. Banyak kemajuan yang telah dicapai, namun pemerintah masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk mengatasi krisis kesehatan dan ekonomi akibat pandemi.

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rahmad Handoyo, mengakui, selama satu tahun belakangan pemerintah sudah melakukan banyak langkah dan strategi dalam penanganan dampak pandemi Covid-19.

"Sudah banyak langkah untuk menghadapi pandemi ini. Salah satu yang utama adalah protokol kesehatan. Sejak awal diberlakukan PSBB, protokol kesehatan mutlak dilakukan. Sesuai rekomendasi WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) protokol kesehatan paling efektif untuk mengendalikan Covid-19," kata kata Rahmad di Jakarta, Senin (1/3/2021).

Meski pemerintah sudah membuat kebijakan untuk mengendalikan mobilitas masyarakat, seperti PSBB dan PPKM, kasus positif masih terus naik. Data terakhir bahkan menunjukkan kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah lebih dari 1,3 juta.

Menurut Rahmad, dalam satu tahun penanganan pandemi, tantangannya masih seputar penerapan kebiasaan baru. Di antaranya seperti menjaga jarak, mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air yang mengalir hingga bermasker.

"Pelaksanaan di lapangan tidak semudah yang dibayangkan. Banyak juga yang menganggap Covid-19 konspirasi, Covid-19 tidak ada, Covid-19 tidak berbahaya. Kenyataannya kita disuguhi dalam satu tahun terakhir banyak yang terkena, kemudian banyak yang berguguran," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah juga telah mengevaluasi penerapan PSBB yang diakui memiliki beberapa kelemahan. Kemudian, kebijakan itu disempurnakan dengan PPKM dan PPKM skala mikro. Melalui PPKM, keterlibatan masyarakat dalam mengatasi penyebaran Covid-19 diharapkan lebih besar.

Kebijakan lain, pemerintah mulai melaksanakan program vaksinasi Covid-19. Vaksinasi diyakini menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam pengendalian Covid-19.

Setelah berhasil mengendalikan Covid-19, pekerjaan krusial selanjutnya adalah pemulihan ekonomi. Dirinya berharap masyarakat dan dunia usaha bisa menjaga optimisme bahwa ke depan ekonomi bisa pulih.

"Saya percaya kita akan segera recovery ekonomi. Memang butuh waktu, tapi optimisme jadi kata kunci yang harus kita garis bawahi. Ekonomi bisa pulih setelah kita benar-benar mengendalikan Covid-19," kata Rahmad.

Selama pandemi, pemerintah telah menyalurkan bantuan sosial dan bantuan pangan nontunai yang nilainya lebih dari Rp 203,9 triliun untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19. Selain itu, ada juga program Kartu Prakerja yang menelan anggaran Rp 20 triliun. Bantuan subsidi listrik 100% bagi konsumen yang menggunakan daya 450 watt.

Pemerintah juga memberikan subsidi untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta penempatan dana pemerintah pada sektor perbankan sebagai bantuan untuk para pelaku usaha. Perbankan diminta untuk meminjamkan dana mural tersebut kepada dunia usaha.

Di bidang kesehatan, salah satu upaya pemerintah adalah mendatangkan vaksin dari beberapa negara. Selain mekanisme kerja sama bilateral, dalam mencari sumber-sumber vaksin, pemerintah menggandeng organisasi/aliansi internasional, yaitu Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) dan Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemekaran Papua Harus Dilakukan Hati-hati dan Perlu Kajian Mendalam

Staf Khusus Presiden, Billy Mambrasar mengatakan, pembentukan provinsi dan kabupaten baru di Papua penting dilakukan.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Mendikbud Hapus Bantuan Kuota Internet untuk Pemakaian Kurang dari 1 GB

Penghapusan bantuan kuota internet untuk pemakaian kurang dari 1GB bertujuan memastikan agar bantuan tepat sasaran.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Brigjen Prasetijo Utomo Berharap Dapat Status JC

Brigjen Prasetijo Utomo melalui tim kuasa hukumnya meminta Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mengabulkan permohonan menjadi Justice Collaborator.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Kuasai Senjata, Jamaah Islamiah Jatim Siapkan Rencana Aksi Teror

Dari mereka disita lima puluh butir peluru 9mm, satu pistol rakitan jenis FN, kemudian juga bendera daulah ISIS, 8 pisau, 2 samurai, tiga golok, dan busur.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Terduga Teroris JI Jatim Simpan Senjata Api

Polri membenarkan jika terduga jaringan teroris yang dibekuk di Jawa Timur terkait dengan Jamaah Islamiyah (JI), dan menyita senjata api.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Pakar: Pembebasan Lahan Bersengketa Dimaknai Mafia Tanah, Opini Sesat

Legalitas pembebasan tanah menjadikan stigma mafia tanah secara subjektif pada lahan yang tengah disengketakan.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Mendikbud Kembali Lanjutkan Pemberian Bantuan Kuota Internet

Keseluruhan kuota adalah kuota umum untuk semua layanan internet.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Presiden: KRL Transportasi Massal Ramah Lingkungan

Ia berharap kehadiran KRL lintas Yogyakarta-Solo dapat makin meningkatkan kualitas pelayanan transportasi massal kepada para pengguna.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Tim Kajian UU ITE Hadirkan Ahmad Dhani hingga Ade Armando

Pertemuan perdana dengan para narasumber dilakukan secara virtual dan terbagi menjadi dua sesi.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Terendam Banjir, Ratusan Hektare Sawah di Karawang Terancam Puso

Dari 2.000-an hektare sawah yang terendam banjir, diketahui 219 hektare sawah terancam puso.

NASIONAL | 1 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS