Logo BeritaSatu

Majelis Umat Kristen Indonesia Desak Penarikan Buku Pelajaran Agama dengan Informasi Tak Sesuai

Senin, 1 Maret 2021 | 20:43 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com – Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk menarik buku pelajaran Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VIII dan XI. Di buku itu disebutkan tentang iman Kristen tapi tidak sesuai dengan ajaran yang seharusnya.

MUKI telah menerima ratusan keluhan sekaligus permintaan dari berbagai organisasi dan umat Kristen untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

“Kami sudah menerima ratusan, bahkan mungkin ribuan, permintaan dari berbagai organisasi dan orang dari hasil pembicaraan kami lewat channel (YouTube) Tanpa Ragi. Masyarakat meminta MUKI menindaklanjuti bagaimana kalau MUKI menggugat negara berkaitan buku yang salah memberikan informasi tentang iman Kristen,” kata Sekjen MUKI Mawardin Zega saat dihubungi Beritasatu, Senin (1/3/2021).

Mawardin mengatakan, sebagai organisasi masyarakat (ormas) yang mewakili umat Kristen, MUKI akan mengambil dua langkah untuk memperjuangkan aspirasi umat.

Pertama, MUKI bersama Asosiasi Pendeta Indonesia akan mendatangi kantor Kemdikbud untuk melakukan klarifikasi sekaligus menyampaikan tuntutan pencabutan/penarikan buku pelajaran Agama Islam tersebut.

“Besok pagi sekitar pukul 11.00 WIB, MUKI dan Asosiasi Pendeta Indonesia akan menyampaikan permohonan itu (kepada Kemdikbud) sebagai tindak lanjut dari permintaan umat Kristen terhadap organisasi MUKI,” kata Mawardin.

Kedua, MUKI akan menindaklanjuti lebih jauh sesuai permintaan masyarakat yaitu menggugat pemerintah. Namun, sebelumnya, MUKI akan menjalani dialog terlebih dulu termasuk klarifikasi dan berbagai cara advokasi lainnya.

“Ini sebagai pembelajaran bagi kita semua untuk berhati-hati dalam menerbitkan buku pendidikan agama yang becerita tentang ajaran atau kaidah agama lain,” ujar Mawardin.

Sebelumnya, MUKI mendapatkan laporan dari channel YouTube Tanpa Ragi tentang beredarnya buku "Agama Islam dan Budi Pekerti" kelas VIII dan XI yang berisikan penjelasan tentang keberadaan Kitab Injil. Menurut buku tersebut, Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa Al-Masih pada permulaan abad 1 Masehi. Kitab Injil disebut diwahyukan di daerah Yerusalem dan pada awalnya ditulis menggunakan bahasa Suryani. Kitab Injil menjadi pedoman bagi kaum Nabi Isa, yakni kaum Nasrani.

Buku pelajaran tersebut juga menyebut kitab Injil berisi ajaran pokok yang sama dengan kitab-kitab sebelumnya. Namun, ada yang menghapus sebagian ajaran Kitab Taurat yang tidak sesuai zaman itu.

Menurut buku"Agama Islam dan Budi Pekerti" kelas VIII dan XI, secara umum, Kitab Injil berisi tentang:

  1. Perintah untuk kembali mengesakan Allah SWT
  2. Membenarkan keberadaan Kitab Taurat
  3. Menghapus beberapa hukum dalam Kitab Taurat yang tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman
  4. Menjelaskan bahwa kelak akan datang kembali rasul setelah Nabi Isa Al Masih, yaitu Nabi Muhammad SAW (di samping ada di Kitab Injil, penjelasan ini juga terdapat dalam Kitab Taurat).

Menurut buku itu, kitab Injil diwahyukan oleh Allah SWT kepada Nabi Isa Al-Masih. Kitab Injil yang asli memuat keterangan-keterangan yang benar dan nyata, yaitu perintah-perintah Allah SWT agar manusia mengesakan dan tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apa pun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan

Kapolri menyebutkan banyak korban tewas pada tragedi Kanjuruhan karena pintu stadion terkunci dan tidak ada petugas yang berjaga.

NEWS | 6 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

Sebanyak enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait tragedi Kanjuruhan pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan

NEWS | 6 Oktober 2022

Komnas Perempuan: Pencegahan KDRT Harus Dilakukan secara Sistematik

Komnas Perempuan untuk melakukan pencegahan terhadap kekerasan dalam rumah tangga KDRT harus dilakukan secara sistematik

NEWS | 6 Oktober 2022

Perkara Korupsi Helikopter AW-101 Tunggu Jadwal Sidang

Perkara dugaan korupsi Helikopter AW-101 kini tinggal menunggu jadwal untuk disidangkan. 

NEWS | 6 Oktober 2022

Jelang Puncak G-20, Mendagri Tinjau Pembangunan TPST Kesiman Kertalangu

Mendagri berharap, pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Kesiman Kertalangu rampung pada akhir Oktober 2022.

NEWS | 6 Oktober 2022

Kemenag: Moderasi Beragama di Indonesia Dilirik Bangsa Lain

Kemenag menyatakan, saat ini moderasi beragama yang dipraktikkan oleh Indonesia telah dilirik oleh bangsa asing sebagai solusi mempererat keberagaman.

NEWS | 6 Oktober 2022

BPBD: 17 Jalan Tergenang dan 41 RT Terdampak Banjir Jakarta

Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan, sebanyak 17 ruas jalan tergenang dan 41 RT terdampak banjir Jakarta

NEWS | 6 Oktober 2022

Dana Desa Bisa untuk Atasi Susah Sinyal di Pelosok Kaltim

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyarankan agar dana desa digunakan untuk memudahkan masyarakat desa mengakses internet di Kalimantan Timur (Kaltim).

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolres Belum Terima Laporan Korban Hilang di MTsN 19

Polres Metro Jakarta Selatan belum menerima adanya laporan orang hilang di lokasi tembok MTSn 19 Pondok Labu, Cilandak yang ambruk akibat banjir.

NEWS | 6 Oktober 2022

Besok, Polisi Periksa Baim Wong dan Paula Verhoeven Terkait Prank KDRT

Penyidik Polres Jakarta Selatan akan memeriksa Baim Wong dan Paula Verhoeven pada Jumat (7/10/2022) terkait prank KDRT

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tersangka Dirut PT LIB Sempat Sesalkan Tragedi Kanjuruhan

Tersangka Dirut PT LIB Sempat Sesalkan Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings