Ramai Polisi Virtual, Ahmad Sahroni Harap Masyarakat Tidak Takut
Logo BeritaSatu

Ramai Polisi Virtual, Ahmad Sahroni Harap Masyarakat Tidak Takut

Senin, 1 Maret 2021 | 21:31 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat diramaikan dengan kehadiran polisi virtual yang digagas Polri. Polisi virtual bertugas mengawasi unggahan-unggahan digital di masyarakat. Hal ini kemudian menyebabkan munculnya kontroversi. Sebagian kalangan mengkhawatirkan, polisi virtual akan memicu masyarakat ketakutan melontarkan pernyataan.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyampaikan pandangannya. Sahroni menilai, kehadiran polisi virtual justru dilakukan untuk melindungi masyarakat dari konten yang dapat menimbulkan konflik.

“Menurut saya, masyarakat enggak usah takut dibungkam, karena polisi virtual ini tentunya akan bekerja dengan sangat menjunjung tinggi kebebasan berpendapat,” kata Sahroni, Senin (1/3/2021).

“Sebaliknya, polisi virtual ini justru akan bekerja untuk melindungi masyarakat dari konten-konten yang dapat menimbulkan konflik bangsa seperti postingan hoax, intoleransi, hingga rasisme. Jadi ini bukan untuk mempersempit ruang lingkup masyarakat dalam mengutarakan pendapatnya,” ujarnya.

Sahroni menyatakan, keberadaan polisi virtual justru dapat meminimalisir tindak pidana, khususnya berkaitan dengan UU ITE.

“Justru polisi virtual ini akan menghindari masyarakat dari pidana ITE, di mana nantinya, mereka akan diberikan peringatan terlebih dahulu. Jadi kalau ada konten yang disinyalir melanggar UU ITE. Tidak mesti langsung diperkarakan ke pengadilan atau ditindak pidana, tetapi cukup diberikan teguran kepada pengguna media sosial untuk memperbaiki.” ucap Sahroni.

Lebih lanjut, Sahroni juga menegaskan bahwa peringatan yang akan dikirimkan oleh polisi virtual tentunya tidak akan sembarangan. Sahroni menambahkan, akan ada tahapan verfikasi oleh para ahli terlebih dahulu.

“Sebelum mengirimkan peringatan ke pemilik akun, polisi virtual melakukan proses kajian terlebih dahulu. Mereka melakukan kajian dari konten tersebut dengan para ahli pidana, ahli bahasa, hingga ahli ITE. Jadi tegurannya bersifat objektif,” kata Sahroni.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bamsoet Ingatkan Advokat Jaga Integritas dan Profesionalisme

Bambang Soesatyo (Bamsoet), meminta agar para advokat dapat menjaga integritas dan profesionalisme saat menjalankan profesi.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Polda Kalsel Ajak Pelaku Usaha Percepat Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi

Polri mengajak pelaku usaha untuk mempercepat pemulihan ekonomi di Kalsel.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Kemhan Luncurkan KRI Teluk Weda-526

Kementerian Pertahanan meresmikan peluncuran Kapal Angkut Tank (AT-8) H-355 bernama KRI Teluk Weda-526 yang diperuntukan bagi TNI AL

NASIONAL | 1 Maret 2021

Majelis Umat Kristen Indonesia Desak Penarikan Buku Pelajaran Agama dengan Informasi Tak Sesuai

Besok, MUKI bersama Asosiasi Pendeta Indonesia akan mendatangi kantor Kemdikbud untuk melakukan klarifikasi sekaligus menyampaikan tuntutan pencabutan.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Plt Gubernur Sulsel Minta Utang Pekerjaan 2020 Segera Diselesaikan

ndi Sudirman Sulaiman meminta persoalan utang pada pekerjaan tahun 2020 segera diselesaikan.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Kejagung Periksa Deputi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan

Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa satu saksi terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pengelolaan keuangan dan dana investasi

NASIONAL | 1 Maret 2021

Kasus Asabri, Kejagung Periksa 2 Saksi

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa dua orang saksi terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) PT Asabri.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Mahfud MD Berharap Masyarakat Ambil Semangat Penegakan Hukum Artidjo Alkostar

Sosok Artidjo telah menjadi monumen dalam upaya penegakan hukum di Indonesia

NASIONAL | 1 Maret 2021

Ketua MA: Artidjo Sosok yang Berintegritas

Seluruh perkara yang diputuskan Artidjo selama menjadi Hakim Agung merupakan keputusan yang berintegritas.

NASIONAL | 1 Maret 2021

Nurdin Abdullah Jadi Tersangka KPK, Plt Gubernur: Mari Kita Doakan Beliau

Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman mengajak jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel mendoakan Nurdin Abdullah.

NASIONAL | 1 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS