KPK Akui Usut Dugaan Korupsi Pajak Bernilai Puluhan Miliar
Logo BeritaSatu

KPK Akui Usut Dugaan Korupsi Pajak Bernilai Puluhan Miliar

Selasa, 2 Maret 2021 | 19:04 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui sedang mengusut kasus dugaan korupsi terkait pajak. Adanya penyidikan kasus tersebut dibenarkan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata. Namun, Alex, sapaan Alexander Marwata, masih belum dapat mengungkap lebih jauh mengenai kasus tersebut dan pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami sedang penyidikan betul, tapi tersangkanya nanti dalam proses penyidikan itu kan mencari alat bukti untuk menetapkan tersangka, ini yang sedang kami lakukan," kata Alex, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Alex mengungkapkan, seperti halnya modus rasuah di sektor perpajakan, kasus yang saat ini ditangani KPK juga mengenai adanya dugaan pemberian uang kepada pihak tertentu agar nilai pembayaran pajak menjadi rendah. Namun, Alex masih belum mau menyebutkan identitas wajib wajak yang diduga melakukan praktik rasuah tersebut.

"Seperti penanganan pajak sebelumnya, pemeriksaan pajak gimana caranya supaya itu rendah, prinsipnya begitu. Selalu ada imbal balik ketika itu menyangkut perpajakan itu ada kepentingan PT dengan pejabat pajak, kalau mau pajaknya rendah ada upahnya kan begitu," ungkapnya.

Alex hanya bisa mengungkap nilai suap dalam kasus ini mencapai puluhan miliar rupiah.

"Nilai suapnya besar juga, puluhan miliar," sebut Alex.

Dalam mengusut kasus ini, Alex mengakui tim penyidik KPK telah menggeledah sejumlah lokasi. Meski tak menyebut lokasi yang digeledah, Alex menekankan dalam pengusutan kasus ini KPK berkoordinasi dengan Kemkeu dan Direktorat Jenderal Pajak Kemkeu.

Dikatakan, KPK bakal menangani kasus korupsinya, sementara Kemkeu akan memeriksa ulang pembayaran pajak yang diduga dipengaruhi oleh praktik ilegal tersebut.

"Supaya ditentukan pajak yang benar berapa, kalau memang benar ada kekurangan pajak dendanya itu kan 200 persen," kata Alex.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Industri Miras yang Ada Tetap Berjalan

Pencabutan isi lampiran ketiga Perpres 10/2021 terkait izin usaha industri miras tidak akan mengganggu perizinan industri miras yang telah berjalan.

NASIONAL | 2 Maret 2021

Kasus BPJamsostek, Kejagung Periksa Tiga Saksi

Kasus dugaan korupsi BPJamsostek, Kejagung periksa tiga saksi.

NASIONAL | 2 Maret 2021

Pencabutan Perpres Miras Bukti Jokowi Responsif Kritik dan Masukan

Jokowi telah mencabut Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang juga mengatur investasi industri minuman keras.

NASIONAL | 2 Maret 2021

Awali Kerja Jajaran Direksi Baru, BPJS Kesehatan Fokus Serap Aspirasi

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti BPJS Kesehatan akan mengoptimalisasi kerja sama lintas sektoral.

NASIONAL | 2 Maret 2021

Pemkot Malang Siapkan MPP Berbasis Digital Terkoneksi

Pemkot Malang menyiapkan Mal Pelayanan Publik (MPP) berbasis digital terkoneksi bagi masyarakat dan mahasiswa.

NASIONAL | 2 Maret 2021

Bea Cukai Banten Musnahkan Miras, Rokok serta Cairan Vape Ilegal di Cikarang

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Banten, Kejaksaan Tinggi Banten dan KPU Tipe C Soekarno-Hatta memusnahkan minuman keras.

NASIONAL | 2 Maret 2021

Operasi Jatuhnya Sriwijaya Ditutup, 3 Jenazah Masih Hilang

Proses identifikasi korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) lalu akhirnya resmi ditutup.

NASIONAL | 2 Maret 2021

Joyday Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Banjarmasin

Green Asia Food Indonesia (GAFI) yang merupakan produsen es krim Joyday memberikan bantuan kepada korban banjir di Kota Banjarmasin.

NASIONAL | 2 Maret 2021

Cabut Lampiran Perpres 10/2021, Ulama Apresiasi Keputusan Jokowi

Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut lampiran Peraturan Presiden (Perpres) 10/2021 diapresiasi kalangan ulama.

NASIONAL | 2 Maret 2021

Menkominfo: Tahun 2021 Momentum Percepatan Transformasi Digital

Menkominfo Johnny G Plate mengatakan tahun 2021 merupakan momentum percepatan pelaksanaan agenda transformasi digital Indonesia.

NASIONAL | 2 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS