Mendikbud: Guru Honorer Punya Kesempatan 3 Kali untuk Lolos Seleksi PPPK
Logo BeritaSatu

Mendikbud: Guru Honorer Punya Kesempatan 3 Kali untuk Lolos Seleksi PPPK

Rabu, 3 Maret 2021 | 12:41 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah pada 2021 telah menetapkan kuota 1 juta guru untuk diangkat sebagai aparatur sipil negara (ASN) lewat proses seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Seleksi itu terbuka untuk semua guru honorer dan lulusan program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Terkait hal itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mendorong semua guru honorer untuk mengikuti seleksi dan membuktikan kelayakannya menjadi ASN. Mendikbud menyebut guru honorer punya kesempatan tiga kali untuk lolos seleksi.

“Sebagai dukungan persiapan seleksi, kami menyiapkan materi pembelajaran yang bisa diakses secara daring. Walaupun bisa gagal pertama kali, dia bisa punya kesempatan tiga kali untuk bisa lolos seleksi guru ASN PPPK,” kata Nadiem saat peluncuran Program Guru Belajar dan Berbagi yang digelar secara virtual, Rabu (3/3/2021).

Nadiem berjanji akan sungguh-sungguh memperjuangkan hak para pendidik, khususnya peningkatan kesejahteraan dan perlindungan kerja. Tujuannya, agar para pendidik bisa mencurahkan perhatiannya secara penuh untuk membangun proses belajar-mengajar yang aktif dan menyenangkan.

Mendikbud mengatakan, peluncuran Program Guru Belajar dan Berbagi salah satunya untuk mendukung persiapan guru yang akan mengikuti seleksi PPPK. Program Guru Belajar dan Berbagi adalah platform gabungan dari gerakan Ayo Guru Belajar dan Ayo Guru Berbagi yang bertujuan sebagai tempat pembelajaran daring untuk guru-guru di seluruh Indonesia dalam berbagai bentuk seri belajar dan ragam pembelajaran.

Masa Depan
Dalam program tersebut, Kemdikbud menyiapkan seri khusus untuk persiapan guru honorer atau lulusan PPG mengikuti seleksi PPPK bernama Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK.

“Saya optimistis bapak ibu akan sungguh-sungguh mempersiapkan diri untuk seleksi karena kesungguhan tersebut akan menentukan masa depan anak-anak kita,” kata Nadiem.

Nadiem menambahkan Program Guru Belajar dan Berbagi sudah dimanfaatkan oleh 500.000 guru. Selain itu, di dalam program itu sudah tersedia 65.612 rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dari para guru dan diakses oleh 76 juta pengunjung, serta diunduh lebih dari 20 juta kali.

“Saya ingin menyampaikan harapan dan cita-cita merdeka belajar yaitu menciptakan pembelajaran yang berpihak kepada murid dan memerdekakan pemikiran dan potensi mereka. Ujung tombak dari cita-cita tersebut adalah para guru hebat dan berkualitas, guru yang mau membuka diri untuk terus belajar dan bertumbuh, itulah kuncinya,” kata Mendikbud.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Bangun 38 Mal Pelayanan Publik

Dengan berdirinya MPP, masyarakat tidak perlu repot mengurus administrasi hingga perizinan berusaha, sebab bisa dilakukan di satu tempat.

NASIONAL | 3 Maret 2021

BPK Terus Tingkatkan Pembangunan Zona Integritas

Badan Pemeriksa Keuangan terus berupaya untuk meningkatkan pembangunan zona integritas.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Kampus Didorong Lahirkan SDM Unggul

BSI bertekad terus menciptakan pendidikan yang berkualitas untuk seluruh generasi penerus bangsa.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Kawanan Kera Turun dari Merapi, Warga Mengadu ke GKR Hemas

Penanganan kawanan kera yang dianggap sebagai hama tersebut perlu dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kelestariannya.

NASIONAL | 2 Maret 2021

PTPN XII Vaksinasi Massal 722 Karyawan di Jember

Direktur PTPN XII, Siwi Peni menjelaskan, sesuai anjuran pemerintah vaksinasi dilakukan dua tahap, yakni tahap pertama dan tahap kedua untuk pengulangan.

NASIONAL | 2 Maret 2021

Pangdam Mulawarman Saksikan Penyerahan Buku "Masyarakat Pancasila"

Pancasila bisa membuat Indonesia Raya terwujud pada 2045 saat bangsa ini merayakan 100 tahun kemerdekaan.

NASIONAL | 2 Maret 2021

Lampiran Perpres 10/2021 Dicabut, Pakar: Terbitkan Aturan Baru

Pencabutan ketentuan tentang investasi minuman keras (miras) dalam Perpres 10/2021 harus diikuti dengan penerbitan aturan baru yang merevisi peraturan tersebut

NASIONAL | 2 Maret 2021

Perguruan Tinggi Berperan Tingkatkan Indeks Literasi Masyarakat

Kepala Perpusnas mendorong kalangan civitas academica di 11 perguruan tinggi yang ada di Kalteng untuk menulis buku.

NASIONAL | 2 Maret 2021

Cabut Aturan Investasi Industri Miras, Muhammadiyah Puji Kenegarawan Jokowi

Muhammadiyah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah mencabut lampiran Perpres 10/2021

NASIONAL | 2 Maret 2021

Puspenerbal Buka Rumah Makan Gratis di Aloha Sidoarjo

Rumah makan gratis Puspenerbal bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah situasi ekonomi yang sulit akibat dampak pandemi Covid-19.

NASIONAL | 2 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS