Waket KPK Ungkap Ada Kasus Korupsi yang Penyidikannya Akan Dihentikan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Waket KPK Ungkap Ada Kasus Korupsi yang Penyidikannya Akan Dihentikan

Rabu, 3 Maret 2021 | 13:10 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata, mengungkapkan kemungkinan adanya kasus dugaan korupsi yang penyidikannya dihentikan tahun ini.

Berdasarkan Pasal 40 Undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, lembaga antikorupsi dapat menghentikan penyidikan dan penuntutan terhadap perkara yang penyidikan dan penuntutannya tidak selesai dalam jangka waktu paling lama dua tahun.

"Kemungkinan ada (yang di-SP3) karena setelah kami petakan ada beberapa case yang masih ingat ketika ditetapkan tersangka di tahun 2016 sampai sekarang belum naik juga. Apa alasannya, nanti kita akan minta disisir. Perkara apa, hambatannya gimana, dan apakah dimungkinkan dilanjutkan atau tidak," kata Alex, sapaan Alexander Marwata kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Alex menyatakan KPK sudah memiliki SOP untuk menghentikan penyidikan suatu perkara. Proses penghentian penyidikan dilakukan setelah berdasarkan penyidikan lebih dari dua tahun tidak ditemukan bukti yang cukup atau tersangka tidak layak diajukan ke persidangan (unfit to stand trial). Selanjutnya, KPK akan meminta pendapat ahli sebagai pendapat kedua (second opinion).

"Pendapat ahli mengatakan ini sudah enggak ada kemungkinan untuk dinaikkan perkaranya atau misalnya not fit to trial, tidak cakap untuk diajukan ke persidangan, ya, ngapain juga kita gantung terus," katanya.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, KPK nantinya harus menyampaikan secara terbuka kepada publik perihal penghentian penyidikan atau penuntutan suatu kasus. Penghentian penyidikan dan penuntutan pun dapat dicabut oleh pimpinan KPK apabila ditemukan bukti baru yang dapat membatalkan alasan penghentian penyidikan dan penuntutan, atau berdasarkan putusan praperadilan sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan.

Apapun keputusannya, Alex berjanji KPK akan selalu transparan terkait penanganan perkara.

"Yang jelas kami akan transparan. Jadi tidak semata-mata karena keputusan pimpinan. Kami akan ekspose, gelar perkara," katanya.

Namun, Alex tak menyebut secara gamblang kasus yang dimaksud. Alex hanya menyebut terdapat kasus yang tersangkanya telah ditetapkan sejak beberapa tahun lalu, namun hingga kini belum dilimpahkan ke tahap penuntutan atau telah dilimpahkan, namun urung diadili karena terdakwa beralasan sakit.

Diketahui, terdapat setidaknya tiga terdakwa KPK yang gagal diadili dengan alasan sakit. Salah satunya politikus senior yang juga Direktur Utama PT Pantai Aan, Bambang Wiraatmadji Soeharto atas perkara dugaan suap terkait pengurusan perkara tanah. Perkara Bambang telah dilimpahkan ke tahap penuntutan dan sidang perdana digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (16/12/2015). Namun, pembacaan surat dakwaan urung dilakukan lantaran Bambang saat itu terbaring di atas tempat tidur. Hingga saat ini, status perkara Bambang belum dihentikan KPK.

"Tidak tahu statusnya sampai sekarang juga masih gantung. Kami sampai sekarang belum terbitkan SP3. Mungkin nanti salah satunya itu," katanya

Meski perkaranya dihentikan, Alex menekankan, KPK akan berupaya semaksimal mungkin memulihkan kerugian keuangan negara. Dikatakan, KPK akan meminta Kejaksaan untuk menggugat tersangka atau terdakwa secara perdata jika nyata-nyata terbukti adanya kerugian keuangan negara.

"Bisa digugat secara perdata. Misalnya yang bersangkutan sakit sehingga tidak bisa ikuti sidang atau tidak bisa lagi dilakukan pemeriksaan, kita akan gugat secara perdata. Di peraturan bisa dan dimungkinkan. Sama saja kalau tersangka meninggal dan nyata-nyata telah terbukti ada kerugian negara bisa kami gugat untuk bayar kerugian negara. Kami limpahkan ke Kejaksaan untuk digugat secara perdata," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wapres Sampaikan Simpati atas Bencana Gempa di Bali

Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menyampaikan simpatinya atas bencana gempa bumi yang terjadi di Bali.

NASIONAL | 17 Oktober 2021


Permudah Tracing, Sekolah di Surabaya Diminta Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

Aplikasi PeduliLindungi untuk memudahkan tracing atau melakukan pelacakan apabila terdapat pelajar yang terpapar Covid-19.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

BPJH Kemenag Sertifikasi 27.188 Produk Pelaku Usaha

Kewajiban bersertifikat halal oleh BPJPH mulai diberlakukan sejak 17 Oktober 2019.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Tindak Pidana Korupsi, Perdagangan Pengaruh Harus Eksplisit Diatur UU

Perdagangan pengaruh harus secara eksplisit menjadi bagian tindak pidana korupsi dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Wapres: Pergeseran Libur Maulid Nabi Antisipasi Lonjakan Covid-19

Upaya antisipatif terhadap potensi lonjakan kasus penularan Covid-19, lanjut Wapres, dilakukan agar tidak terjadi pelonggaran protokol oleh masyarakat.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Kompetisi Robotik Madrasah 2021 Jadi Wadah Generasi Muda untuk Berinovasi

Kompetisi Robotik Madrasah 2021 diikuti siswa jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) serta Madrasah Aliyah (MA).

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Kapolda Banten Pastikan Pilkades Serentak Berjalan Aman

Kapolda Banten mengapresiasi panitia pilkades di TPS 03 Kampung Pasir, Kondang Desa Pandat, Kecamatan Mandalawangi.

NASIONAL | 17 Oktober 2021


Pelaku UMKM Menangis Terharu Saat Dagangannya Diborong Sandiaga

Suvenir yang diciptakan kelompok tani di Desa Wisata Sambirejo merupakan hasil inovasi dengan membuat cemilan berupa keripik yang cukup unik.

NASIONAL | 17 Oktober 2021


TAG POPULER

# Dodi Reza Alex Noerdin


# OJK


# Piala Thomas


# Guru Honorer


# Pinjol Ilegal



TERKINI
Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 17 Oktober 2021

Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 17 Oktober 2021

BERITA GRAFIK | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings