Tangkal Radikalisme dan Terorisme, Polda Kalsel Gandeng Ulama
Logo BeritaSatu

Tangkal Radikalisme dan Terorisme, Polda Kalsel Gandeng Ulama

Rabu, 3 Maret 2021 | 17:20 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / WM

Banjarmasin, Beritasatu.com - Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggandeng ulama dan menggelar kegiatan penandatanganan nota kesepahaman serta kerja sama (MoU) dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah terkait menangkal radikalisme dan terorisme, di Kalsel.

Penandatangan MoU bertemakan “Pencegahan Paham Radikalisme Dan Terorisme Serta Mendukung Program Pemerintah Di Wilayah Hukum Kalimantan Selatan”, itu dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikhwanto, bersama Wakil Ketua PWNU Kalsel Dr Abrani Sulaiman dan Ketua PW Muhammadiyah Kalsel Drs Tajudin Noor.

Rikhwanto mengatakan, penandatanganan MoU itu merupakan bentuk kerja sama antara Polri dan ulama dalam menangkal radikalisme serta terorisme di Kalsel.

“MoU ini diselenggarakan sebagai upaya agar Kalimantan Selatan tetap aman, kondusif, jauh dari hal-hal negatif, tidak ada potensi radikalisme, tidak ada potensi intoleransi, dan tidak ada potensi terorisme,” ujar Rikhwanto, di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (3/3/2021).

Dikatakan Rikhwanto, Polri dan ulama akan melakukan kunjungan silaturahmi, berbagi informasi, saling menenangkan masyarakat agar menjalani kehidupan sehari-hari dengan benar, menuntut ilmu dengan baik, dan bersosialisasi bersama masyarakat.

"Apabila ada potensi mengganggu Kamtibmas yang berujung terorisme, diharapkan Polri, ulama, tokoh agama, dan masyarakat dapat saling bertukar informasi sehingga dapat diantisipasi sejak awal agar tidak menjadi gangguan nyata," ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir PJ Gubernur Kalsel Drs Safrizal Za, Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Kepala Pengadilan Tinggi Kalsel H Mohammad Idroes, Kajati Kalsel Rudi Prabowo Aji, Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Firmansyah, kemudian Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsudin Noor, KA BNNP Kalsel, Kabinda Kalsel, Ketua FKUB Kalsel, pejabat utama Polda Kalsel, tokoh agama, dan alim ulama.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mabes Polri: Motif Oknum Polisi Jual Senjata Adalah Ekonomi

Motif dua oknum polisi yang terlibat dalam penjualan senjata api dan amunisi kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua adalah ekonomi.

NASIONAL | 3 Maret 2021

KPK Enggan Ungkap Pejabat DJP yang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih enggan membeberkan secara rinci mengenai perkara dugaan korupsi terkait pajak

NASIONAL | 3 Maret 2021

Mabes Polri Belum Pastikan Ali Kalora Terluka Tembak

Belum ada bukti jika Ali sudah tertembak dalam baku tembak pada Senin (1/3/2021) kemarin.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Menkeu: Dugaan Kasus Suap DJP Terjadi Sejak Awal Tahun 2020

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa dugaan kasus suap DJP telah terjadi sejak awal tahun 2020.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Pakar Hukum UI: Sengketa atau Pembebasan Tanah Jangan Selalu Diasosiasikan sebagai Mafia Tanah

Indriyanto Seno Adji, menegaskan agar tidak sembarangan atau subyektif menyebut setiap persoalan dan pembebasan tanah sebagai kasus mafia tanah.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Jokowi Minta Audit Ketahanan Bangunan terhadap Gempa Benar-benar Dilaksanakan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kebijakan nasional dan daerah harus sensitif terhadap kerawanan bencana

NASIONAL | 3 Maret 2021

Sajiku Kurangi Pemakaian Plastik hingga 9,5% di 2021

PT Ajinomoto Indonesia melalui merek Sajiku mendukung langkah pemerintah untuk mengurangi sampah plastik dengan mengurangi ketebalan kemasan.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Presiden Jokowi Apresiasi Kinerja BNPB

Jokowi secara khusus meminta jajaran BNPB dan pihak terkait lainnya untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipasi bencana secara terencana dan detail.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Sekjen Barikade 98 Dukung Erick Thohir Gandeng KPK Berantas Korupsi

Sebelumnya, KPK dan 27 BUMN menandantangani perjanjian kerja sama mengenai penanganan pengaduan dalam upaya pemberantasan korupsi

NASIONAL | 3 Maret 2021

Nikita Mirzani: Jangan Hapus UU ITE

Artis, yang kini juga dikenal sebagai pegiat media sosial (medsos), Nikita Mirzani meminta agar pemerintah memastikan UU ITE tidak dihapus

NASIONAL | 3 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS