Menristek Dukung Riset Pupuk Organik dari Sampah Bantargebang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menristek Dukung Riset Pupuk Organik dari Sampah Bantargebang

Rabu, 3 Maret 2021 | 18:18 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, Rabu (3/3/2021), melakukan kunjungan kerja ke PT Bio Konversi Indonesia (PT BKI) yang merupakan produsen pupuk hayati/organik cair di Bantargebang, Bekasi. Menristek menyatakan dukungannya atas kelanjutan riset pupuk hayati yang menjadi salah satu cara untuk menghasilkan tanaman subur dan berkualitas.

“Kita perlu mendukung inovasi ini karena sebagai circular economy dan alternatif untuk memajukan pupuk Indonesia,” kata Bambang saat berbicara dengan jajaran PT BKI di Bantargebang, yang disaksikan secara virtual oleh wartawan, Rabu (3/3/2021).

Menristek berjanji menindaklanjuti inovasi pupuk hayati Biokonversi dan Bionature sebagai bagian dari prioritas riset nasional untuk ketahanan pangan Indonesia. Dia mengatakan proposal yang sering muncul terkait riset ketahanan pangan biasanya seputar benih varietas unggul, padahal dimensinya bisa sangat luas termasuk riset untuk pupuk yang baik.

“Tradisi di Kemristek, begitu ketahanan pangan, proposal yang muncul pertama adalah tentang benih varietas unggul. Seakan-akan itu segalanya, padahal benih tidak akan tumbuh kalau misalnya pupuknya tidak cocok,” ujar Bambang.

Menurut Menristek, inovasi pupuk hayati dari sampah Bantargebang harus dipertajam, salah satunya dia akan meminta laboratorium terkait untuk memberikan dukungan kegiatan penelitian lebih jauh di bawah Badan Standarisasi Nasional (BSN).

“Saya tidak tahu apakah BSN juga mencakup standar model pupuk. Intinya, ini inovasi sangat bagus dan saya sudah minta kita segera membuat semacam public announcement seperti waktu kita menyampaikan soal Genose,” kata Bambang, merujuk alat deteksi Covid-19 yang dikembangkan oleh peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM).

Penggunaan pupuk hayati juga diharapkan bisa berkontribusi untuk menghasilkan sumber makanan bergizi yang pada akhirnya bisa menjadi salah satu solusi di Indonesia untuk masalah stunting, yaitu gangguan pertumbuhan anak karena kekurangan gizi kronis.

“Penggunaan pupuk hayati agar dapat menghasilkan tanaman yang subur dan asupan yang bergizi tentunya penting sekali. Kami sangat mengapresiasi PT BKI yang dapat membantu hilirisasi hasil riset sekaligus membantu mengurangi sampah di Indonesia,” kata Bambang.

PT BKI merupakan produsen pupuk organik hayati cair bernama Biokonversi yang mengolah 150 ton sampah setiap hari. Perusahaan itu menyerap 150 tenaga kerja lokal. Produk pupuknya diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman, baik pangan, hortikultura, dan perkebunan untuk lebih dari 23 provinsi di Indonesia.

Formula dan teknologi produksi pupuk organik hayati cair PT BKI merupakan hasil riset dan pengembangan anak bangsa yang telah dipatenkan pada Ditjen Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan telah mendapatkan pengakuan mutu “baik” dari lembaga sertifikasi organik lokal (LESOS), dan pengakuan internasional dari Control Union di Belanda.

Dalam kunjungan ke Bantargebang, Menristek juga melihat Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Bantargebang Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). PLTSa Bantar Gebang dapat mengolah sampah sebanyak 100 ton per hari dan menghasilkan energi listrik sebesar 731,1 KWH. Sejak Februari hingga Oktober 2020, PLTSa Bantar Gebang telah membakar sebanyak 8.190 ton sampah dan telah menghasilkan energi listrik sebanyak 583,95 MWh atau sekitar 110 KWH per ton sampah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Obligor Klaim Tidak Punya Utang, Satgas BLBI Akan Tempuh Jalur Hukum

Satgas BLBI akan menempuh jalur hukum bila ada obligor mengeklaim tidak punya utang, namun tim satgas mengantongi bukti.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Satgas BLBI Setor Rp 2,4 Miliar dan US$ 7,6 Juta Hasil Hak Tagih ke Kas Negara

Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan, tim Satgas BLBI telah menyetorkan hasil penagihan dana BLBI sekitar Rp 2,4 miliar dan US$ 7,6 juta ke kas negara.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Reisa: Pembelajaran Tatap Muka Harus Disiplin Protokol Kesehatan

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro mengatakan, PTM terbatas dilaksanakan dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Polri Waspadai Transaksi Crypto untuk Peredaran Narkoba

Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan peredaran narkoba di Indonesia, bahkan ada kecenderungan meningkat.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

KPK Cegah Bupati Hulu Sungai Utara Bepergian ke Luar Negeri

KPK meminta Ditjen Imigrasi Kemenkumham mencegah Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Abdul Wahid untuk bepergian ke luar negeri terkait kasus suap proyek.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Jengkel Jadi Khilaf, Alasan Eks Kapolres Nunukan Hajar Anak Buahnya

Mantan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar menghajar anak buahnya lantaran emosi dan khilaf.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Sesuai Konstitusi, TNI dan Polri adalah Komponen Utama Pertahanan dan Keamanan

Ketua Setara Institute Hendardi menyatakan, pengujian UU 23/2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (UU PSDN)di MK

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Kishore Mahbubani Dorong Indonesia Aplikasikan Musyawarah Mufakat sebagai Presidensi G-20

Akademisi dari Singapura, Profesor Kishore Mahbubani mengusulkan Indonesia membawa prinsip musyawarah dan mufakat dalam perannya sebagai Presidensi G20.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Survei IPI: Generasi Z dan Milenial Paham Isu Perubahan Lingkungan

Mayoritas generasi Z (Gen Z) dan milenial cukup mengetahui terhadap isu perubahan iklim dunia khususnya di Indonesia

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Franka Makarim Ingatkan Membaca Sangat Penting Bagi Anak

Penasihat Darma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikbudristek, Franka Makarim mengatakan, membaca sangat penting bagi anak-anak

NASIONAL | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Upah Minimum


# Anies Baswedan


# Timnas U-23


# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta



TERKINI
Jadi Favorit Milenial, Alasan Gerindra Bakal Kembali Usung Prabowo

Jadi Favorit Milenial, Alasan Gerindra Bakal Kembali Usung Prabowo

POLITIK | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings