Kasus Asabri, Kejagung Sita Tiga Mobil hingga Puluhan Jam Mewah Milik Tersangka Jimmy Sutopo
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Asabri, Kejagung Sita Tiga Mobil hingga Puluhan Jam Mewah Milik Tersangka Jimmy Sutopo

Rabu, 3 Maret 2021 | 20:42 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengejar aset para tersangka dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana Investasi di PT Asabri yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp 23 triliun.

Setelah menyita sekitar 410 hektare tanah atas nama tersangka BTS, Kejagung juga menyita sejumlah aset milik tersangka JS.

Beberapa barang bukti aset milik tersangka JS yang sudah berhasil disita, antara lain, satu unit mobil Rolls Royce Phantom Coupe warna hitam bernopol B 7 EIR, satu unit mobil Mercedes Benz type M-AMG S63 CPAT (C217CBU) dan satu unit mobil Nissan Teana warna hitam bernopol B 1940 SAJ.

"Kemudian uang tunai dalam berbagai mata uang rupiah dan asing dan berbagai pecahan yang jika dirupiahkan bernilai kurang lebih senilai Rp 73.336.830," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, di Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Selanjutnya juga ada satu lembar cek BCA No BF 914429 senilai Rp 2 miliar rupiah atas nama tersangka JS, satu jam tangan merk cartier warna emas dengan tali jam warna hitam, satu jam tangan merk Audermars Piguet warna emas dengan tali jam warna hitam, satu jam tangan merk Audermars Piguet warna emas dengan tali jam warna coklat.

Kemudian satu jam tangan merk Audermars Piguet warna silver dengan tali jam warna hitam, satu jam tangan merk Audermars Piguet warna emas, satu jam tangan merk Patek Philippe Geneve Nautilus warna emas, satu jam tangan merk Patek Philippe Geneve Nautilus, satu jam tangan merk Patek Philippe Geneve Nautilus, satu jam tangan merk Breguet, satu jam tangan merk Vacheron Constantin Geneve, satu jam tangan merk Vacheron Constantin Geneve, satu jam tangan merk Antonie Preziuso Geneve, satu jam tangan Merk Hysek seri ABYSS Explorer, satu jam tangan Merk Hublot seri classic fusion, satu buah kalung warna emas dengan liontin bermotif "yin-yan", satu buah cincin warna silver.

"Terhadap aset tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara di dalam proses selanjutnya," ujar leonard.

Dijelaskan Leonard, penyitaan asset-aset para Tersangka lainnya masih dilakukan pelacakan dengan bekerja sama dengan Pusat Pelacakan Aset baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri.

Dalam kasus PT Asabri, Kejagung telah menetapkan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relationship, Jimmy Sutopo (JS), sebagai tersangka. Penetapan tersangka JS dilakukan setelah Kejagung menetapkan status tersangka kepada delapan orang lainnya.

Masing-masing yakni Mayjen Purn Adam Rachmat Damiri (ARD) sebagai Direktur Utama PT Asabri periode 2011-2016, Letjen Purn Sonny Widjaja (SW) sebagai Direktur Utama PT Asabri periode 2016-2020, Bachtiar Effendi (BE) sebagai Kepala Divisi Keuangan dan Investasi PT Asabri periode 2012-2015.

Kemudian Hari Setianto (HS) sebagai Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri periode 2013-2019, Ilham W Siregar (IWS) sebagai Kepala Divisi Investasi PT Asabri periode 2012-2017, Lukman Purnomosidi (LP) sebagai Presiden Direktur PT Prima Jaringan & Dirut PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP), Heru Hidayat (HH) sebagai Presiden PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) dan Benny Tjokrosaputro (BTS) atau Bentjok sebagai Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemdikbud Minta Guru dan Siswa Manfaatkan Bantuan Kuota Secara Bijak

Bantuan kuota diharapkan bisa mengoptimalkan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang saat ini dijalani oleh satuan pendidikan.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Jadi Primadona Migas, Teluk Bintuni Ingin Bangun Jakarta dari Papua

Dengan potensi sumber daya alam migas yang dimiliki Teluk Bintuni, maka kabupaten ini menjadi primadona investasi migas di Indonesia bahkan di Asia Pasifik.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Mahfud MD Dorong Percepatan Pembangunan Monumen Bela Negara

Kemko Polhukam) mendorong percepatan penyelesaian pembangunan Monumen Bela Negara di Sumatera Barat (Sumbar).

NASIONAL | 3 Maret 2021

Jaksa Agung Tangkap Buronan Kelas Kakap, Ini Komentar Spiritualis Nusantara

Jaksa Agung berhasil menangkap terpidana TPPU Bety yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 1,4 triliun.

NASIONAL | 3 Maret 2021

KPK Sita Rumah Pribadi Stafsus Edhy Prabowo di Cilandak

KPK menyita dan memasang plang sita di rumah milik Andreau Pribadi Misanta yang merupakan staf khusus Edhy Prabowo

NASIONAL | 3 Maret 2021

Mendikbud: Subsidi Kuota Belajar Lebih Kecil, Tapi Aksesnya Lebih Fleksibel

Kini, bantuan kuota diberikan seluruhnya untuk kuota umum yang bisa digunakan untuk mengakses aneka situs seperti Google dan Youtube.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Kejagung Sita 410 Hektare Tanah dari Tersangka Kasus Asabri

Kejagung menyita barang bukti perkara korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asabri atas nama tersangka BTS berupa tanah 400 hektare.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Pelajaran dari Polemik Perpres Miras, Pembantu Presiden Harus Lebih Hati-hati

Arsul minta para pembantu presiden untuk selalu berhati-hati dengan membuka ruang konsultasi publik seluasnya jika menyangkut hal berbau ajaran agama.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Haum Gandeng Westbike Messenger Rilis Pengiriman Gunakan Sepeda

Haum berharap dapat lebih meningkatkan dampak sosial seperti memperbaiki kualitas lingkungan serta mengurangi polusi udara.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Bupati Teluk Bintuni: Dana Otsus Papua Masih Dibutuhkan untuk Kepentingan Pembangunan

Otsus Papua adalah keinginan bersama, bukan keinginan sekelompok orang dan bukan keinginan kepala daerah.

NASIONAL | 3 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS