Nurdin Abdullah Klaim Uang yang Disita KPK untuk Bantuan Masjid
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Nurdin Abdullah Klaim Uang yang Disita KPK untuk Bantuan Masjid

Jumat, 5 Maret 2021 | 20:39 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah mengklaim uang miliaran rupiah yang disita tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan uang bantuan untuk masjid. Klaim itu disampaikan Nurdin seusai diperiksa penyidik terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek-proyek dan perizinan di Sulsel yang menjeratnya sebagai tersangka, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/3/2021).

"Pokoknya itu kan uang masjid, ya. Bantuan masjid. Itu bantuan masjid," kata Nurdin.

Diketahui, KPK menemukan dan mengamankan uang senilai total Rp 3,5 miliar dalam pecahan Rupiah, Dollar Amerika Serikat dan Dollar Singapura saat menggeledah empat lokasi di Sulsel, yakni di rumah pribadi dan rumah dinas Nurdin; rumah Sekdis PUTR dan Kantor Dinas PUTR Sulsel beberapa waktu lalu.

Namun, Nurdin enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai pernyataannya tersebut, termasuk saat dikonfirmasi mengenai lokasi atau nama masjid yang dimaksudnya. Nurdin berjanji akan menjelaskan hal tersebut suatu saat.

"Nantilah kita jelasin nanti," kata Nurdin.

Dalam kesempatan ini, mantan Bupati Bantaeng dua periode itu juga membantah semua sangkaan KPK kepadanya. Meski demikian, politikus PDIP ini mengklaim menghargai proses hukum yang tengah dilakukan lembaga antikorupsi.

"Enggak, enggak, enggak ada yang benar. Pokoknya kita tunggu aja nanti dipengadilan kita hargai proses hukum," tegas Nurdin.

Sementara terkait pemeriksaannya hari ini, Nurdin mengaku belum ditanya penyidik mengenai materi kasus yang menjeratnya. Nurdin menyebut pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan pada Senin, 8 Maret mendatang.

Diketahui, KPK menetapkan Nurdin Abdullah bersama Sekretaris Dinas PUTR Provinsi Sulawesi Selatan, Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung Sucipto sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu diduga menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari Agung melalui Edy Rahmat. Tak hanya suap, Nurdin juga diduga menerima gratifikasi dari kontraktor lainnya senilai Rp 3,4 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kejagung Ajukan Pemblokiran Aset Tersangka Kasus Asabri

Kejagung telah mengajukan pemblokiran aset tanah persil yang terkait dengan tersangka HS.

NASIONAL | 5 Maret 2021

Bantu UMKM, SiCepat Ekspansi Maksimalkan Dana Investor Rp 2,4 T

Pendanaan sekitar Rp 2,4 triliun ini akan dimanfaatkan SiCepat Ekspres untuk membantu perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

NASIONAL | 5 Maret 2021

Alasan Ridwan Kamil Gelar Rapat Koordinasi Bodebek di Jakarta

Ridwan Kamil menggelar rapat koordinasi wilayah Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek) di Markas Kodam Jaya, Jakarta.

NASIONAL | 5 Maret 2021

Jawa Tengah Akan Perpanjang PPKM Mikro

Menurut Gubernur Ganjar, zona Covid-19 di Jawa Tengah untuk per kabupaten telah oranye, sedangkan per kecamatan catatan terakhir ada empat yang merah.

NASIONAL | 5 Maret 2021

Mendes Minta Pemasaran Online Desa Wisata Lebih Kreatif

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengimbau pengelola desa wisata untuk lebih kreatif dan aktif mempromosikan desa wisata di media sosial (medsos).

NASIONAL | 5 Maret 2021

KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Mensos Juliari

KPK memperpanjang masa penahanan mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara

NASIONAL | 5 Maret 2021

PGRI Minta Wali Kota Malang Perhatikan Nasib Guru

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa pemerintah Kota Malang berkomitmen akan terus memperhatikan kesejahteraan guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap.

NASIONAL | 5 Maret 2021

Bank Panin Disidik KPK

Dalam sprindik disebutkan kedua oknum Ditjen Pajak menerima hadiah atau janji dari beberapa pihak termasuk Veronika Lindawati selaku kuasa PT Bank Panin.

NASIONAL | 5 Maret 2021

MAKI Minta KPK Juga Usut Dugaan Penyimpangan Pajak Rp 1,7 Triliun

KPK diminta mendalami adanya dugaan penyimpangan penagihan pajak senilai Rp 1,7 triliun

NASIONAL | 5 Maret 2021

Grup ABM Hadirkan Program Pelatihan Operator Alat Angkut Crane

Pelatihan merupakan wujud konsistensi PT ABM dalam memerkuat strategi Mining Value Chain (MVC) perusahaan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

NASIONAL | 5 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS