Oknum Polisi Berpotensi Jadi Tersangka Penembakan, Pengacara: Keluarga Menuntut Keadilan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

I

Oknum Polisi Berpotensi Jadi Tersangka Penembakan, Pengacara: Keluarga Menuntut Keadilan

Minggu, 7 Maret 2021 | 17:07 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / WM

Jakarta, Beritasatu.com — Keluarga mendiang enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas tertembak di Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat, masih menanti keadilan.

Mereka menunggu janji Kabareskrim Komjen Agus Andrianto yang mengatakan, tiga anggota Polda Metro Jaya yang terlibat dalam bentrok dengan enam laskar FPI itu berpotensi menjadi tersangka.

“Keluarga menuntut keadilan. Siapa yang memberi perintah? Siapa yang memberi komando (penembakan),” kata Hariadi Nasution, saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (7/1/2021). Hariadi adalah pengacara yang ditunjuk mewakili kelurga.

Seperti diberitakan, menurut Agus kemungkinkan jerat yang digunakan pada oknum polisi itu adalah Pasal 338 juncto Pasal 354 KUHP.

Pasal 338 KUHP berbunyi,“Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.”

Kemudian, Pasal 354 ayat (1) KUHP berbunyi,"Barang siapa sengaja melukai berat orang lain diancam karena melakukan penganiayaan berat dengan pidana penjara paling lama delapan tahun." Kemudian, pada ayat (2) disebutkan,"Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun."

Seperti diberitakan, dalam kasus ini status tersangka yang disematkan kepada enam laskar FPI yang sudah meninggal dunia sudah tidak berlaku di mata hukum.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kasus tersebut dihentikan karena tersangkanya sudah meninggal dunia.

Di sisi lain, kata Argo, aparat Kepolisian sudah menerbitkan laporan polisi (LP) soal dugaan adanya pembunuhan di luar hukum dalam kasus tersebut.

Saat ini ada tiga polisi dari jajaran Polda Metro Jaya yang sudah berstatus terlapor.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jaksa Agung dan Menko Polhukam Hadiri Kongres Peradilan Pidana PBB

Jaksa Agung dan Menko Polhukam menghadiri Kongres Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Pencegahan Kejahatan dan Peradilan Pidana Ke-14 di Kyoto, Jepang.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Atasi Karhutla Riau dan Kalbar, KLHK Terapkan Teknik Modifikasi Cuaca

Pada Maret – April 2021, sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan masih berpotensi mendapatkan curah hujan menengah hingga tinggi

NASIONAL | 7 Maret 2021

58 Anggota DPRD di Kalbar Nyatakan Tetap Setia kepada AHY

"Untuk itu, saya menyatakan menolak KLB tersebut dan setia kepada kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)," tegas Erma Suryani Ranik.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Terlibat Kasus Judi Dadu, Polisi Tahan 5 Warga Solo

Polisi melakukan penyergapan warga yang terlibat perjudian.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Prajurit TNI Bagikan Alkitab kepada Warga Papua

Pembagian Alkitab tersebut merupakan bagian dari upaya untuk membangun kebersamaan TNI dengan masyarakat.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Peraih Yap Thiam Hien Award Eva Bande: Perempuan Harus Dijamin Kemerdekaannya di Sektor Agraria

Eva Bande yang merupakan perempuan aktivis peraih penghargaan Yap Thiam Hien Award (YTHA) tahun 2018.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Siloam Hospitals Purwakarta Buka Layanan Uji Kuantitatif Serologi

Uji serologi kuantitatif merupakan cara medis melalui pengambilan sampel darah yang berfungsi guna mengidentifikasi patogen di dalam tubuh manusia.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Tetap Setia pada AHY, Demokrat Surabaya Tegaskan KLB Tak Sah

KLB yang semestinya harus ada persetujuan dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, namun hal itu tidak dilakukan.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Dirjen Vokasi Kemdikbud Apresiasi Program Link and Match Akademi Televisi Indonesia

Sidang Senat Terbuka ini dengan agenda utama Wisuda Ahli Madya Tahun Akademi 2020, dengan wisudawan sebanyak 170 orang.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Rumah Kisah Kembangkan Teknologi Pendidikan Sekolah Islam dari Indonesia

Platform ini menjadikan pendidikan karakter dengan akhlak mulia sebagai sebuah prioritas.

NASIONAL | 7 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS