Irjen Kemsos hingga Politikus PKB Disebut Pengusul Vendor Pengadaan Bansos
Logo BeritaSatu

Korupsi Bansos Covid-19

Irjen Kemsos hingga Politikus PKB Disebut Pengusul Vendor Pengadaan Bansos

Senin, 8 Maret 2021 | 19:20 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial (Kemsos) sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Satuan Kerja Kantor Pusat Kemsos tahun 2020 dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan Bansos sembako Covid-19, Adi Wahyono membeberkan nama-nama yang mengusulkan perusahaan-perusahaan vendor penyedia bantuan sosial (bansos) sembako Covid-19.

Hal ini disampaikan Adi saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan suap pengadaan bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek dengan terdakwa Direktur PT Tigapilar Agro Utama atau Tigra, Ardian Iskandar Maddanatja dan konsultan hukum Harry Sidabuke di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/3/2021).

Mulanya Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan nama-nama perusahaan yang ditunjuk menjadi vendor pengadaan bansos sembako, termasuk nama-nama yang menjadi pengusul vendor tersebut.

"Saudara bisa memasukkan nama pengusul atau afiliasi ini ceritanya bagaimana?," tanya Jaksa Muhammad Nur Azis kepada Adi Wahyono yang duduk di kursi saksi Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/3/2021).

Jaksa kemudian membeberkan nama-nama pengusul vendor pengadaan bansos penanganan Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun anggaran 2020. Hal ini sebagaimana tertera dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

"Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saudara no 45 saudara mengatakan 'adapun perusahaan-perusahaan tersebut afiliasinya ditunjukan oleh antara lain perinciannya nomor 1-38 ada CV Bahtera Asa II kuota 223.865, Moncino pengusul terafiliasi dengan Hartono Laras, Primer Koperasi Nasional terafiliasi Dadang Iskandar'. Tapi PT PPI, PT Pertani kenapa kosong Pak?" tanya Jaksa Nur.

"Ya benar, untuk PT PPI dan Pertani tidak ada afiliasinya karena saya tidak tahu. Kan ada di daftar penunjukan, kalau Pertani saya dapat ada dalam rapat," jawab Adi Wahyono.

"Ini ada nama Kukuh, Marwan Dasopang, Hartono Laras, Dadang Iskandar, Ihsan Yunus, Juliari Peter Batubara, Candra Manggih dan Royani. Ini tentu kan saudara tidak salah sebut. Tentu ada data?," tanya Jaksa Nur Azis.

Kukuh merujuk pada nama Kukuh Ari Wibowo, staf ahli Menteri Sosial; sementara nama Marwan Dasopang diketahui merupakan anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKB; nama Hartono Laras diketahui menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kemsos; Dadang Iskandar merupakan Inspektur Jenderal Kemsos; dan Ihsan Yunus merupakan mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi PDIP.

"Mohon izin pak, waktu menyampaikan informasi pengusul itu kan sudah di akhir-akhir kegiatan, makanya informasi-informasi itu adalah akumulasi dari kita, sering melakukan pertemuan jadi saya mendengar," ungkap Adi.

Jaksa juga mengonfirmasi mengenai nama-nama vendor dan pihak pengusulnya.

"Misalnya Andalan Pesik Internasional terafiliasi Ihsan Yunus, Anugerah Badan Kencana, Erwin Tobing, begitu ya?," cecar Jaksa Nur Azis.

"Iya," jawab Adi.

"Terus Sri Citra Pratama, Juliari Peter Batubara, begitu ya?," tanya Jaksa Nur Azis.

"Iya," ungkap Adi.

Jaksa kemudian mengonfirmasi mengenai pertemuan yang dihadiri para pengusul vendor untuk membahas pengadaan bansos. Pertanyaan Jaksa ini dibenarkan oleh Adi yang juga menyandang status tersangka kasus suap bansos.

"Jadi karena ini seringnya saudara rapat, kemudian saudara mengetahui bahwasannya perusahaan-perusahan ini terafiliasi dan diusulkan oleh nama-nama tersebut, betul ya?," ujar Jaksa.

"Betul," beber Adi.

Jaksa pun membacakan BAP Adi Wahyono lainnya. Dalam BAP itu, Adi menjelaskan nama-nama vendor dan pengusul masing-masing.

"BAP 46 terkait tahap ketiga yang saudara sudah jadi KPA-nya ini saya bacakan, Bumi Pangan pengusulnya Iman Ikram dan Ihsan Yunus; Food Station pengusulnya M Royani; Pertani tidak ada yang mengafiliasi; PT Tahta Jaga Internasional pengusulnya Hartono Laras; Galasari Gunung Sejahtera pengusulnya Kukuh dari Menko PMK; Giring Mekar Abadi pengusulnya rekan menteri; Andalan Persik Internasional pengusulnya Iman Ikram dan Ihsan Yunus; Moucino pengusulnya Hartono Laras; Bahtera Assa pengusulnya Kukuh; Alfa Indah Mikatama pengusulnya Adi Wahyono; termasuk Anomali Lumbung Arta', benar keterangan saudara?" tanya Jaksa.

"Iya," jawab Adi.

Diketahui, Jaksa KPK mendakwa Direktur PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja dan konsultan hukum Harry Van Sidabukke telah menyuap mantan Menteri (Mensos) Juliari P Batubara bersama dua PPK Kemsos Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso dengan total Rp 3,2 miliar. Suap tersebut untuk memuluskan penunjukan perusahaan sebagai vendor pengadaan bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Harry didakwa memberikan suap senilai Rp 1,28 miliar, sedangkan Ardian didakwa memberi suap sebesar Rp 1,95 miliar.
Pemberian suap dari dua terdakwa yakni Harry Van Sidabuke dan Ardian Iskandar Maddanatja dilakukan secara bertahap.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Firli Tegaskan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pemberantasan Korupsi

Perempuan memiliki peran penting dalam pemberantasan korupsi di Tanah Air.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Tingkat Serapan Pupuk Nonsubsidi, PPI dan Petrokimia Gresik Komitmen Terapkan CCM

PPI dan Petrokimia Gresik menandatangani Joint Business Planning CCM di Gresik untuk meningkatkan penjualan pupuk nonsubsidi.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Beli Secara G2G, Satgas Pastikan Tidak Ada Pemalsuan Vaksin Covid-19

Pembelian vaksin Covid-19 oleh pemerintah dilakukan dengan cara G2G (government to government) sehingga keasliannya lebih terjamin.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Dukung Program Kendaraan Listrik, Jasa Marga Hadirkan SPKLU di Rest Area

Jasa Marga mendukung percepatan program Kendaraan Listrik dengan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di rest area.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Catat! ASN dan Keluarga Dilarang Pergi ke Luar Daerah pada 10-14 Maret

ASN dan keluarganya dilarang melalukan kegiatan bepergian ke luar daerah sejak 10 Maret-14 Maret 2021.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Siswi SMK Didorong Berkarier di Bidang STEM2D

Tren permintaan tenaga kerja di bidang STEM2D (science, technology, engineering, math, manufacturing, dan design) akan terus meningkat.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Wali Kota Makassar Serukan Wajib Pajak Laporkan SPT Tahunan

Ramdhan Pomanto mengajak seluruh elemen masyarakat agar turut berpartisipasi aktif dan berkontribusi pada pembangunan daerah dengan patuh membayar pajak.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Khofifah Akui PPKM Mikro Efektif Turunkan Penyebaran Covid-19 di Jatim

Khofifah menambahkan saat ini di Jawa Timur, sudah tidak ada zona merah Covid, bahkan 16 kabupaten/kota atau sebesar 42% berstatus sebagai zona kuning.

NASIONAL | 8 Maret 2021

BNN Kalbar Gagalkan Pengiriman Ganja dari Medan

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat (Kalbar) menggagalkan pengiriman narkotika jenis ganja asal Medan.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Gelar Forum Pinisi Sultan Majukan Ekonomi, Pemprov Sulsel Jalin Kerja Sama Dengan BI

Pemprov Sulsel bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulsel, menggelar Forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata.

NASIONAL | 8 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS