Polresta Malang Tangkap 2 Pelempar Mobil Dinas Polisi, Salah Satunya Diduga Anak Jaksa
Logo BeritaSatu

Polresta Malang Tangkap 2 Pelempar Mobil Dinas Polisi, Salah Satunya Diduga Anak Jaksa

Senin, 8 Maret 2021 | 21:58 WIB
Oleh : Didik Fibrianto / RSAT

Malang, Beritasatu.com - Jajaran Kepolisian Resort Kota Malang menangkap dua pelaku pelemparan 3 kendaraan mobil dinas patroli Satshabara Polresta Malang Kota dengan menggunakan batu batako. Motif tersangka karena sakit hati lantaran aksi balap liar yang dilakukannya dihalangi polisi. Ironisnya, satu dari pelaku diduga anak seorang jaksa.

Kedua pelaku yang diamankan polisi yakni MF warga Jalan Raya Tlekung RT 3 RW 4, Kelurahan Tlekung Kecamatan Junrejo, Kota Batu, dan AA warga Permata Jingga Blok Mutiara Nomer 1, Lowokwaru, Kota Malang.

"Motif pelaku karena sakit hati, karena mobilnya bertabrakan dengan polisi pada saat akan melakukan uji kecepatan kendaraan di jalan Soekarno Hatta, Kota Malang," kata Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata, saat konferensi pers di Mapolresta Malang, Senin (8/3/2021)

Leonardus Simarmata menjelaskan kronologis kejadian perusakan mobil dinas patroli Satsabhara tersebut terjadi pada Minggu (7/3/2021) dinihari saat dilakukan penertiban balap liar oleh petugas di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang. Pada saat akan ditertibkan pelaku menabrakkan kendaraannya ke mobil patroli polisi dan langsung melarikan diri.

"Kejadian pukul 01.45 WIB minggu dinihari, berawal saat petugas patroli mengantisipasi balap liar, saat mobil pelaku terkepung 3 mobil patroli, mobil Brio yang dikendarai pelaku berjalan mundur menabrak mobil patroli dan kemudian langsung kabur pulang ke rumahnya dan menyembunyikan mobilnya," ungkapnya.

Selanjutnya kata Leonardus, setelah menyembunyikan mobil di rumahnya, pelaku yang sakit hati dengan petugas, kemudian mengendarai sepeda motor CB GL Max tanpa dilengkapi pelat nomor, keliling mencari mobil patroli sambil membawa batu batako. Begitu mengetahui mobil petugas,pelaku langsung menyerang dan melemparkan batu batako ke mobil petugas.

"Merasa dongkol karena aksi balap liarnya dihalangi petugas, dia mencari mobil patroli dan melempar kaca mobil dengan menggunakan batako hingga pecah, kemudian kabur lagi dan mencari kendaraan patroli lainnya, dan kembali melempar satu mobil patroli lainnya. Kacanya bolong, kacanya pecah semua," tandas Leonardus.

Melihat aksi kedua pelaku semakin brutal, kata Leonardus petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkapnya. "Pengejaran dilakukan sampai kawasan sudimoro, dan kedua pelaku berhasil kita tangkap, setelah petugas menemukan dompet pelaku yang terjatuh," paparnya.

Sementara itu, berdasarkan sumber dari kepolisian, satu dari dua tersangka tersebut merupakan anak seorang jaksa. Namun, Leonardus enggan mengkomentari latar belakang dari keluarga pelaku.

"Saya tidak berkomentar, saya sudah katakan bahwa dimata hukum semua sama equality before the law, tidak ada pengecualian," ujarnya.

Menurut Kapolresta, tindakan yang dilakukan kedua tersangka tersebut merupakan tindakan melanggar hukum. Ini adalah peristiwa yang disengaja, kekerasan yang dilakukan terhadap orang di muka umum secara bersama-sama lebih dari satu orang.

"Kita hanya ingin menunjukkan bahwa aturan hukum harus ditegakkan tanpa memandang siapa atau latar belakangnya apa, mau anak pejabat, mau anak siapa pun kalau melakukan suatu pelanggaran maka akan kita proses," tegas Leonardus.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Praperadilan Rizieq Syihab, Ini Argumen Polisi

Polisi menegaskan bahwa surat perintah penangkapan dan penahanan sudah pernah diuji dalam persidangan praperadilan soal penetapan tersangka Rizieq Syihab.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Ketua Dewan Pers: Kuasai Budaya Digital

Pengelola media massa berbasis internet atau media digital perlu memahami digital culture

NASIONAL | 8 Maret 2021

Kemhan Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 5.441 Pegawai

Kemhan melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi pegawainya, di Gedung Urip Sumohardjo, Kemhan, Jakarta, Senin (8/3/2021).

NASIONAL | 8 Maret 2021

Unhas Jadi Kampus Pertama Lakukan Vaksinasi Seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan

Universitas Hasanuddin menjadi kampus pertama di Indonesia yang memberikan vaksinasi Covid-19 untuk seluruh dosen dan tenaga kependidikan.

NASIONAL | 8 Maret 2021

FHUI Dinobatkan Sebagai Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia Versi QS WUR

Fakultas Hukum UI menjadi fakultas hukum terbaik di Indonesia versi The Quacquarelli Symonds World University Ranking (QS WUR) 2021.

NASIONAL | 8 Maret 2021

ICW: Usut Tuntas Skandal Pajak

ICW meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus skandal perpajakan.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Masyarakat yang Tanahnya Dicaplok Orang Ber-KTP Alamat Ilegal Lapor ke Dinas Dukcapil

Masyarakat yang ber-KTP ilegal dan caplok tanah orang lapor ke Dukcapil.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Dipecat dari Partai Demokrat, Marzuki Alie Cs Gugat AHY ke PN Jakpus

AHY digugat ke Pengadilan Negeri Jakpus terkait keputusan pemecatan sejumlah kader Partai Demokrat.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Kasus Ambroncius Nababan Diselesaikan di Pengadilan

Mabes Polri memastikan Ambroncius Nababan yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindakan rasisme akan diselesaikan di pengadilan.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Mendes: Perencanaan Pembangunan Desa Harus Berbasis Masalah

Mendes PDTT menegaskan perencanaan pembangunan desa harus berbasis masalah dan bukan berdasarkan keinginan.

NASIONAL | 8 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS