Wamenkumham Akui UU ITE Multitafsir
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wamenkumham Akui UU ITE Multitafsir

Rabu, 10 Maret 2021 | 17:41 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej mengakui Undang-Undang 19/2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE yang saat ini berlaku multitafsir.

Secara spesifik, Eddy Hiariej, sapaan Edward Omar Sharif Hiariej menyebut pasal-pasal dalam UU ITE yang multitafsir, yakni Pasal 27, Pasal 28, dan Pasal 29. Demikian disampaikan Eddy saat menjadi pembicara dalam diskusi daring bertajuk "Revisi UU ITE" yang digelar DPN Peradi, Rabu (10/3/2021).

"Apakah benar Pasal 27, 28, 29 itu multitafsir? Jawabannya Iya benar," tegas Eddy Hiariej.

Eddy menjelaskan, norma-norma Pasal 27, 28, dan 29 sangat generalis namun tidak ada penjelasan lebih rinci mengenai norma yang tercantum dalam pasal-pasal tersebut.

Dicontohkan Eddy, Pasal 27 ayat (3) yang menyebutkan larangan setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Dikatakan, dalam bagian penjelasan Pasal 27 UU ITE hanya menyebutkan pencemaran nama baik yang dimaksud sebagaimana Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP. Padahal, terdapat enam jenis penghinaan atau penistaan yang diatur dalam KUHP yang diatur dalam Pasal 310 hingga Pasal 321.

"Jadi pasal 27 tentang Penghinaan itu tafsirannya sangat luas tetapi tiba-tiba dibatasi dalam penjelasan yang mengatakan penghinaan yang dimaksud itu adalah menista dalam Pasal 310 dan memfitnah dalam Pasal 311. Padahal ada empat jenis penghinaan lainnya yang tidak disinggung," kata Eddy.

Bagian penjelasan itu, menurut Eddy, justru membuat kabur konteks Pasal 27 UU ITE itu sendiri. Akibatnya terjadi multitafsir dan multiinterpretasi lantaran tidak ada keseragaman dalan penerapan pasal tersebut.

"Jadi penerapannya ini ya tergantung dari bagaimana interpretasi penyidik. Sah-sah saja kalau penyidik melakukan interpretasi. Sehingga yang terjadi adalah diskriminasi, dianggap sebagai suatu yang bersifat disparitas antara satu dengan yang lain," kata Eddy.

Demikian pula mengenai Pasal penyebaran kebencian yang diatur dalam Pasal 28 UU ITE. Eddy mengatakan, pasal itu merujuk pada Pasal 154 hingga Pasal 157 KUHP yang mengatur mengenai kejahatan terhadap ketertiban umum. Padahal, kata Eddy sebagian dari pasal-pasal itu telah dicabut atau diubah melalui putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Celakanya yang diubah atau yang dicabut itu dalam KUHP tapi putusan MK itu tidak mencabut Pasal 28 Undang-undang ITE. Padal Pasal UU ITE merujuknya kepada KUHP. Jadi hal-hal ini yang menjadi komplikasi dalam pelaksanaannya," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

DPR Tetapkan 7 Hakim Agung, Herman Herry: Selamat Bekerja

DPR telah menetapkan tujuh hakim agung dalam rapat paripurna di gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/9/2021).

NASIONAL | 21 September 2021

MPR Dukung Langkah TNI-Polri Tumpas KKB

Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mendukung langkah TNI-Polri menumpas KKB di Papua.

NASIONAL | 21 September 2021

Fadli Zon: Pemerintah Harus Memperkuat Alutsista

Fadli Zon mengatakan pemerintah harus lebih keras lagi dalam mempertahankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di Natuna Utara.

NASIONAL | 21 September 2021

Sandiaga Uno, Menteri Pertama yang Kunjungi Kampung Yoboi di Papua

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menyebut Sandiaga Uno menjadi menteri pertama yang mengunjungi Kampung Yoboi, Kawasan Danau Sentani, Papua.

NASIONAL | 21 September 2021

SBY dan AHY Kenang Almarhumah Ibu Ageng

SBY dan AHY mengenang Almarhumah Hj. Sunarti Sri Hadiyah binti Danu Sunarto atau Ibu Ageng Sarwo Edhie Wibowo.

NASIONAL | 21 September 2021

Dukung Transformasi Perusahaan Reasuransi Nasional, Indonesia Re dan Kejagung Teken MoU

PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re menandatangani perjanjian kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara

NASIONAL | 21 September 2021

Matindas Rumambi: Akurasi Data Bansos Harus Sesuai Kondisi Lapangan

Matindas J Rumambi menegaskan akurasi data bansos harus sesuai dengan kondisi riil di masyarakat.

NASIONAL | 21 September 2021

Pengesahan Perjanjian MLA RI-Rusia Dukung Kerja Sama Hukum Bilateral

Pemerintah dan DPR telah selesai membahas RUU tentang Pengesahan Perjanjian antara Indonesia dan Rusia tentang Bantuan Hukum Timbal Balik Dalam Masalah Pidana

NASIONAL | 21 September 2021

Begini Ceritanya Napoleon Bisa Masuk dalam Sel dan Diduga Aniaya Muhammad Kece

Penjaga rutan berpangkat bintara, diduga tidak bisa menolak permintaan Napoleon yang merupakan pejabat tinggi dan masih berstatus anggota.

NASIONAL | 21 September 2021

Rektor Uhamka: Mahasiswa Harus Punya Integritas dan Peduli Sesama

Semua mahasiswa Uhamka, lanjut Gunawan, juga harus mampu menghadapi realitas global dan memiliki bekal yang cukup menghadapi masa depan.

NASIONAL | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Data Kasus Positif Kumulatif dan Suspek Covid-19 sampai 21 September 2021

Data Kasus Positif Kumulatif dan Suspek Covid-19 sampai 21 September 2021

BERITA GRAFIK | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings