Ini Kendala yang Dihadapi Satgas Saat Tracing Kasus Covid-19
Logo BeritaSatu

Ini Kendala yang Dihadapi Satgas Saat Tracing Kasus Covid-19

Rabu, 10 Maret 2021 | 22:02 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Bidang Data Dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan, sejak awal pandemi, Indonesia mengalami kesulitan untuk mencatatkan tracing. Pasalnya, jumlah tracer di Indonesia masih sangat terbatas, sedangkan dari 100 kasus, minimal 80 kasus harus dilakukan tracing kontak eratnya.

Ia menyebutkan, pelacakan kontak ini dilakukan 3 kali 24 jam. Kemudian tahap selanjutnya adalah melakukan pemantauan yang dilakukan setiap hari dengan target 80% kontak erat dipantau hingga berakhir.

“Ini kenapa tracer itu enggak mudah. Bukan hanya nyari, tapi masih harus dipantau setiap hari,” kata Dewi pada konferensi pers daring bertajuk,” Covid-19 Dalam Angka: Pembelajaran Berharga Covid-19” pada Rabu (10/3/2021).

Dewi menyebutkan, berdasarkan data per tracing dari November 2020 hingga akhir Februari 2021, ditargetkan 80% pasien Covid-19 dilakukan pelacakan terhadap kontak eratnya, tim tracer hanya mencapai 77,8 %. Sedangkan untuk kontak erat selesai pemantauan target 80% realisasi hanya 37,8%, serta rasio kontak erat target 10 -30, realisasi hanya 3,5 orang.

“Rasio kontak erat masih sedikit sebenarnya, rata-rata nasional di angka 3,5 orang. Ada beberapa provinsi yang sudah sampai 1:10, tetapi ada beberapa provinsi lain yang kurang dari 10, ada cuma 2 atau 4, maksudnya 1 orang positif ada beberapa orang yang ditemukan, rata- rata 3,5 orang,” ucap Dewi.

Dewi menuturkan, berdasarkan standar WHO sebetulnya semua kontak erat harus dicari tahu. Baik itu berada di lingkaran sosial besar maupun kecil. “Tidak ada batasan angka sebenarnya, namun memasuki kriteria kontak erat. Di mana ada durasi pertemuan di sana, ada frekuensinya, Ini dikatakan kontak erat,”ucapnya.

Sebagaimana diketahui, untuk melacak kontak erat ini, Kementerian Kesehatan (Kemkes) telah meluncurkan aplikasi pelacakan kontak melalui silacak.kemkes.go.id.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas Sebut Kasus Kontak Erat Didominasi Klaster Keluarga

Klaster keluarga menjadi dominan karena protokol kesehatan dalam rumah tidak diterapkan seperti halnya saat berada di luar rumah.

NASIONAL | 10 Maret 2021

KKI Warsi Apresiasi Rekam E-KTP Kemdagri Terhadap Suku Anak Dalam

Langkah perekaman e-KTP yang dilakukan Kemdagri terhadap Suku Anak Dalam mendapatkan apresiasi dari aktivis Komunitas Konservasi Indonesia Warsi.

NASIONAL | 10 Maret 2021

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Belum Rumuskan Mekanisme Belajar Tatap Muka

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Banten, belum merumuskan mekanisme pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

NASIONAL | 10 Maret 2021

Peradi Kawal Revisi UU ITE

UU ITE sebagai hukum positif memerlukan peran antara pemerintah dan masyarakat, serta memposisikannya pada porsi yang tepat

NASIONAL | 10 Maret 2021

Jaksa Ingatkan Tenaga Ahli DPR untuk Jujur di Sidang Suap Ekspor Benur

JPU KPK mengingatkan tenaga ahli DPR Chusni Mubarok berkata jujur saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap izin ekspor benur.

NASIONAL | 10 Maret 2021

Dongkrak Ekonomi, Pemkab Purwakarta Tawarkan Puluhan Destinasi Wisata

Pemkab Purwakarta menawarkan puluhan destinasi wisata untuk mendongkrak roda perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 10 Maret 2021

Mendikbud Bantah Hapus Kata Agama dalam Peta Jalan Pendidikan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim membantah isu yang beredar terkait penghapusan kata agama dalam Peta Jalan Pendidikan.

NASIONAL | 10 Maret 2021

Kemristekdikti Serahkan GeNose C19 kepada Kemko Polhukam

Kemristekdikti menyerahkan alat deteksi virus Covid-19 yang dikenal dengan nama Gajah Mada Elektronik Nose Covid-19 kepada Kemko Polhukam.

NASIONAL | 10 Maret 2021

Seusai Dihukum 4 Tahun Penjara, Irjen Napoleon Goyang Tiktok

Suap tersebut terkait penghapusan nama Joko Tjandra dari daftar pencarian orang (DPO) yang dicatatkan di Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen imigrasi).

NASIONAL | 10 Maret 2021

Pengesahan RUU KUHP Akhiri Kontroversi UU ITE

Kntroversi UU ITE akan berakhir saat Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) disahkan.

NASIONAL | 10 Maret 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS