Perguruan Tinggi Dituntut Menghasilkan Lulusan Berjiwa Wirausahawan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perguruan Tinggi Dituntut Menghasilkan Lulusan Berjiwa Wirausahawan

Rabu, 17 Maret 2021 | 15:01 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Perguruan tinggi harus berperan dalam meningkatkan jumlah wirausahawan di Indonesia. Diharapkan, output dari perguruan tinggi tidak hanya diisi lulusan yang mencari pekerjaan, tetapi juga sarjana-sarjana yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Hal ini disampaikan Rektor Universitas Esa Unggul, Arief Kusuma Among Praja dalam acara Seminar Nasional & Call for Papers, Rabu (17/3/2021).

Acara bertema Pemanfaatan Teknologi Informasi Pada Era New Normal Dalam Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi Untuk Mendukung Enterpreneurship Berbasis Evidence di Lingkungan Perguruan Tinggi ini digelar secara virtual oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Esa Unggul.

Dalam acara yang dihadiri lebih dari 600 orang dosen dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini, Arief menjelaskan, saat ini jumlah wirusahawan di Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara-negara maju lainnya, seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, Amerika, Australia, dan lainnya.

Tertinggal
Sekarang jumlah wirausahawan di Indonesia sekitar 3,5% dari jumlah penduduk. Jumlah tersebut masih tertinggal dibandingkan dengan negara-negara lain, seperti Malaysia yang mencapai 5%, Thailand 5,1 %, Singapura 7,2 %, Tiongkok 10%, Jepang 11%, dan AS 12%.

“Dari data tersebut dapat kita lihat, bahwa negara-negara yang memiliki jumlah wirausahawan tinggi itu memang negara-negara maju. Jadi memang ada korelasi antara jumlah wirausahawan dengan kemajuan suatu negara. Untuk itu kita perlu segera menyusul mereka,” urainya.

Menurut Arief, masih tertinggalnya jumlah wirausahawan di Indonesia juga dapat dilihat pada data Global Enterpreneurship Index 2018. Di mana dari 137 negara di dunia, Indonesia berada pada peringkat 94, di bawah Singapura yang berada pada posisi 27, Vietnam 87, Malaysia 58.

“Padahal wirausahawan itu penting dalam menyokong perekonomian nasional, mulai dari menciptakan lapangan pekerjaan baru, meningkatkan pendapatan nasional, menciptakan nilai tambah barang dan jasa, mengurangi kesenjangan ekonomi. Bahkan, tercipta masyarakat adil dan makmur. Nah ini mudah-mudahan dengan semakin banyak wirausahawan di Indonesia, maka kita akan semakin mengarah ke kondisi tersebut,” harapnya.

Arief berharap, melalui acara ini para ilmuwan yang berkompeten di bidangnya dapat memberikan masukan dalam rangka meningkatkan jumlah wirausahawan, atau orang-orang kreatif yang ada di Indonesia. “Terutama dari kalangan pemuda dan mahasiswa yang memang dibutuhkan oleh Indonesia untuk menjadi negara yang lebih maju,” tandasnya.

Merespons
Dalam pidato sambutannya, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Budaya Republik Indonesia (Kemdikbud), Nizam menegaskan, perguruan tinggi telah beradaptasi dengan cepat terhadap kondisi pandemic Covid-19 ini. Sejak kasus pertama Covid 19 diumumkan terjadi di Indonesia pada 2 Maret 2020, perguruan tinggi segera merespons surat edaran Mendikbud untuk menyelenggarakan kegiatan belajar dari rumah.

“Hal ini untuk menghindari penyebaran Covid-19. Dalam satu bulan pada awal April 2020 kami melakukan survei hampir seluruh kampus telah melakukan kegiatan perkuliahan dari rumah,” urainya.

Abdi Wira Septama, dari Pusat Penelitian Kimia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) saat memaparkan presentasinya mengatakan, misi Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017-2045 adalah menciptakan masyarat Indonesia yang inovatif berbasis iptek, serta menciptakan keunggulan kompetitif bangsa secara global.

Ketua Pelaksana Seminar Nasional & Call for Papers, Rian Adi Pamungkas mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kemampuan dosen dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi dari penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Acara ini juga ditujukan untuk mendukung enterpreneurship berbasis evidence di lingkungan perguruan tinggi. Selain itu tujuan dari kegiatan ini untuk mendukung tercapainya visi dan misi universitas yaitu menjadikan lulusan Universitas Esa Unggul yang terfokus pada enterpreneurship,” tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dies Natalies Ke-12, Unhan Wisuda 432 Mahasiswa S2 dan S3

Berdasarkan asal institusi, dari TNI AD sebanyak 112 orang, TNI AL 65 orang, TNI AU 42 orang, Polri 11 orang, ASN 16 orang, dan umum 186 orang.

NASIONAL | 17 Maret 2021

Menko Airlangga Laporkan Progres Kartu Prakerja di Hadapan Presiden Jokowi

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan progres Program Kartu Prakerja di hadapan Presiden Joko Widodo.

NASIONAL | 17 Maret 2021

Tingkatkan SDM Berkualitas, Kemsos Gelar Pelatihan Manajerial

Redesain sistem perencanaan dan anggaran dibutuhkan dalam rangka menyinergikan antara perubahan struktur organisasi pemerintah dengan sistem perencanaan.

NASIONAL | 17 Maret 2021

Kasus Suap Izin Ekspor Benur, Irjen KKP Penuhi Panggilan Pemeriksaan KPK

Yusuf mengaku bakal menjelaskan mengenai polemik bank garansi yang diduga menjadi modus untuk menampung suap dari para eksportir benur.

NASIONAL | 17 Maret 2021

JK Harap Masjid Bisa Berikan Suasana Damai

Bahkan, di tengah pandemi Covid-19, kata dia, masjid bisa dijadikan tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 17 Maret 2021

Menkumham: Orient Tak Pernah Ajukan Pembatalan Kewarganegaraan Indonesia

Orient Riwu Kore memiliki paspor Amerika Serikat (AS) yang masih berlaku hingga 2027.

NASIONAL | 17 Maret 2021

Presiden Ajak Kader PMII Jihad Kebangsaan

Akibatnya, banyak organisasi harus rela digilas perubahan karena tidak sigap beradaptasi dengan perubahan.

NASIONAL | 17 Maret 2021

Menkumham: Paspor Orient Riwu Kore Berlaku hingga 2027

Seseorang yang memperoleh kewarganegaraan asing akan kehilangan status kewarganegaraan Indonesianya.

NASIONAL | 17 Maret 2021

Kasus Suap Bansos, KPK Periksa Petinggi PT PPI

Keterangan mereka dibutuhkan penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemsos.

NASIONAL | 17 Maret 2021

Jokowi: Selaraskan Keislaman dan Keindonesiaan Berdasarkan Semangat Pembaruan

Presiden Jokowi juga berpesan agar HMI tumbuh bersama zaman, harus adaptif dengan kebaruan, tanggap menghadapi realitas baru, dan menyesuaikan diri.

NASIONAL | 17 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS