Logo BeritaSatu

Nama Serda Aprilia Kini Sama dengan Jenderal Andika

Jumat, 19 Maret 2021 | 18:11 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Hari ini, Jumat (19/3/2021), menjadi hari bersejarah bagaikan hari lahir bagi Aprilio Perkasa Manganang.

Pada usianya yang ke-28 tahun dan sebelas bulan, prajurit TNI berpangkat Serda ini "lahir" dengan identitas baru. Jenis kelamin perempuannya dihapus menjadi laki-laki. Nama Aprilia Santini Manganang pun berganti.

Pergantian status tersebut telah diputuskan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat (9/3/2021).

Semua orang tahu bahwa nama tengah yang disandang pria kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara itu kini sama dengan nama Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika yang juga memakai nama "Perkasa".

Dua sosok tersebut memang berhubugan erat meski tak ada pertalian darah. Jenderal Andika Perkasa dan istri memiliki andil dalam perubahan status jenis kelamin dan nama Aprilio.

Bahkan, Hetty Andika Perkasa sempat memberikan nama kepada Aprilio, yakni "Lanang" yang dalam bahasa Jawa artinya lelaki.

"Saya ini seorang ibu yang selau mendoakan anak-anaknya baik. Saya mau kasih nama buat Manganang. Saya kasih namanya dengan doa, jadi saya kasih nama Manganang, Lanang. Lanang itu lelaki, itu bahasa Jawa. Saya berharap dengan nama Lanang ini, Manganang menjadi lelaki sejati," kata Hetty seperti dalam tayangan video di kanal Youtube TNI AD, Kamis (18/3/2021).

Bukan itu saja, Hetty juga menyatakan bahwa ia sudah meminta sang suami, Jenderal Andika Perkasa, untuk mendidik Aprilio menjadi lelaki sejati.

Nama Serda Aprilia Kini Sama dengan Jenderal Andika

Serda Aprilio memeluk Jenderal TNI Andika Perkasa

Memilih nama "Lanang" tidak gampang karena idak ketemu begitu saja melainkan merupakan bagian dari doa. Hetty mendoakan agar Aprilio menjadi lelaki sejati. Pada saat menuturkan harapan ini, Hetty terisak.

Keharuan Hetty bisa dimaklumi sebab Ketua Umum Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana ini tahu benar perjalanan yang tidak mudah bagi seorang Aprilia yang kemudian menjadi Aprilio.

Selama lebih dari 28 tahun sosok kelelakian Aprilio tertutup oleh status identitas yang bertolak belakang.

Jenderal Andika Perkasa dan istri membantu mendapatkan apa yang seharusnya ada pada diri Aprilio, yakni status sebagai lelaki. "Menjadi lelaki sejati sesuai kodrat yang Tuhan berikan buat kamu karena kamu lahir sebagai lelaki," kata Hetty.

Dalam jumpa pers awal 9 Maret 2021 lalu, Jenderal Andika menyatakan bahwa Aprilio, ketika itu masih Aprilia, tidak seberuntung kita semua.

"Saat dilahirkan ia punya kelainan pada sistem reproduksinya, yang dalam terminologi kesehatan disebut hipospadia," kata Andika.

Hipospadia adalah kelainan bawaan pada anak laki-laki di mana lubang kencing tidak terletak di ujung penis. Karena itu sejak kecil, Aprilio sudah kencing dengan berjongkok. Orangtuanya pun menganggap sang anak berjenis kelamin perempuan hingga besar.

Nama Serda Aprilia Kini Sama dengan Jenderal Andika

Postur tubuh Aprilio perempuan berkembang alami laiknya lelaki. Ia pun menjadi atlet voli dengan segudang prestasi.

Menurut Andika Perkasa, TNI AD merekrut Aprilio perempuan pada 2016 melalui program rekrutmen khusus Bintara yang berprestasi pada 2016.

Setelah mundur dari voli tahun lalu, Aprilio perempuan bertugas di Manado. Baru pada 2021, Andika berinisiatif memanggil untuk membantu Aprilio. “Dia menyambut dengan excited. Ini yang ditunggu-tunggu," kata Andika.

Pemeriksaan oleh tim dokter RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada Februari 2021 di RSPAD menyebbutkan bahwa Aprilio adalah lelaki dengan hipospodia. Pemeriksaan medis itu diterima dan memang yang ditunggu-tunggu Aprilio.

Aprilio perempuan menjalani corrective surgery dua kali di RSPAD Gatot Subroto. Dalam operasi ini tim yang terlibat meliputi dokter bedah plastik, bedah urologi, radiologi, anestesi, dan tim penyakit dalam serta tak ka;ah penting psikiatri.

Menurut Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Letjen TNI dr A Budi Sulistya, kasus pada Aprilio terjadi sejak lahir. “Mestinya ditangani sejak balita namun ini terbawa sampmai usia 28 tahun,” katanya.

Kasus ini ditangani secara konprehensif oleh 15 dokter.

Kasus hipospadia bukan hal baru. Menurut Budi, RSPAD menangani kasus seperti ini antara dua sampai tiga kasus per bulan. “Sebagian besar adalah pada kasus anak-anak," ungkapnya.

Sedangkan menurut Kadep Bedah RSPAD Gatot Soebroto, Kolonel CKM dr Guntoro, proses operasi memakan waktu tiga jam.

Pascaoperasi pasien memerlukan rehabilitasi antara 10-12 hari. Pada pasien terpasang kateter untuk menjaga hasil operasi yakni saluran kencing. “Selama 10-12 hari itu terpasang kateter untuk menjaga apa yang sudah kita perbaiki itu,” kata dr Guntoro melalui kanal YouTube TNI AD, Kamis (18/3/2021).

Setelah itu 12 hari maka kateter dicopot karena urine tidak mengganggu luka (bekas operasi) yang sudah dalam proses penyembuhan.

Sembuh dari operasi berlanjut pada proses sidang perdata legalitas pergantian status. Putusan majelis hakim PN Tondano dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Nova Loura Sasube SH dalam persidangan secara daring.

"Mengabulkan seluruhnya permohonan Aprilia Santini Manganang. Menetapkan jenis kelamin pemohon Aprilia Santini Manganang semula berjenis kelamin perempuan menjadi jenis kelamin laki-laki. Menetapkan pergantian nama pemohon yang semula bernama Aprilia Santini Manganang menjadi Aprilio Perkasa Manganang," kata Nova Loura Sasube.

Kisah Aprilio Perkasa Manganang bukanlah kisah seorang perempuan yang menjadi lelaki. Aprilio adalah lelaki sejak lahir namun telanjur dicap sebagai perempuan hingga usianya menginjak lebih dari sepermpat abad.

Bagi sebagian besar masyarakat, persoalan seputar kelamin adalah tabu. Kelainan yang berkaitan dengan hal-hal terait seksualitas dianggap aib. Beruntung keluarga besar TNI AD membuka kisah ini secara gamblang. "Duo Perkasa" yakni Jenderal Andika Perkasa dan Aprilio Perkasa menerobos batas psikologis dan sosilogis.

Tidak semua orang seberani Aprilio membuka perjalanan hidupnya terkait hipospadia. Barangkali juga tidak banyak pemimpin yang sejeli Andika Perkasa memberikan kisah humanis di antara hiruk pikuk pandemi, bencana dan berbagai persoalan bangsa lainnya.

Berita gembira dan membangun semangat tampaknya sudah dipersiapkan rapi. Sebagai Kepala Staf Angkatan Darat Andika menyampikannya kondisi salah satu anggotanya itu melalui jumpa pers terbuka.

Nama Serda Aprilia Kini Sama dengan Jenderal Andika

Bahkan dibuat pula dokumentasi lengkap perjalanan bagaimana Andika dan istri bersama pihak RSPAD Gatot Subroto yang megatasnamakan keluarga besar TNI AD membantu Aprilio menemukan status identitasnya kembali.

Persidangan perdata pun dilakukan secara daring yang diliput media massa. Rangkaian itu semua cukup menarik perhatian dan tampaknya dapat menjadi pembelajaran publik tentang bagaimana menyikapi sebuah kekurangan atau kelainan. Bukan dengan menyembunyikan atau menyingkirkan melainkan memperbaiki dan merangkulnya.

Aprilio yang awalnya adalah anggota Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad) setelah operasi dan sidang, menurut Andika, akan berada di komunitas ajudan jenderal.

Sejarah telah ditorehkan. Seusai sidang permohonan pengubahan status jenis kelamin dan nama, Jumat (9/3/2021), Jenderal Andika Perkasa didampingi istrinya mengganti tanda pengenal Serda Manganang, yang sebelumnya bertuliskan Aprilia menjadi Perkasa. Sang prajurit menangis. Mungkin tangis penantian panjangnya untuk mendapatkan pengakuan sebagai pria.

Lantas bagaimana dengan nama "Lanang" yang diucapkan dalam doa Hetty Andika Perkasa?

Nama itu tidak tertera di dada Aprilio. Sebagai nama yang disematkan sebagai sebuah doa, ia abadi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pengacara Lukas Enembe Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening dilaporkan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.

NEWS | 29 September 2022

Perindo Bidik 20% Kursi DPRD di Kalimantan Timur

Hary Tanoesoedibjo (HT) membidik perolehan 20 persen kursi legislatif atau DPRD provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk Perindo.

NEWS | 29 September 2022

Tokoh Adat Papua Imbau Semua Pihak Jaga Situasi Damai

Tokoh adat dari Sentani, Jayapura, Papua, Yanto Eluay mengimbau semua pihak di Tanah Papua untuk menjaga situasi damai.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Minta Kepala Daerah Ajak Masyarakat Berwisata di Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah mengajak masyarakat untuk melakukan wisata di dalam negeri.

NEWS | 29 September 2022

Ini Tips Investasi Aman dan Legal di Era Digital

Dibutuhkan pemahaman yang baik dan tepat mengenai ragam investasi secara digital tersebut agar terhindar dari kerugian.

NEWS | 29 September 2022

Skor Efektivitas Pemerintahan Modal Wujudkan Birokrasi Kelas Dunia

Peningkatan skor efektivitas pemerintahan di Indonesia versi Bank Dunia, menjadi modal besar bagi pemerintah menciptakan visi birokrasi kelas dunia.

NEWS | 29 September 2022

Abdillah Toha Nilai Mahfud MD Sosok Bersih dan Tegas

Cendekiawan muslim Abdillah Toha menilai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebagai sosok yang bersih dan tegas.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Tegaskan Percepat Belanja Produk Dalam Negeri

Presiden Jokowi meminta seluruh jajaran terkait  mempercepat realisasi komitmen belanja produk dalam negeri.

NEWS | 29 September 2022

Urgensi Negara Islam Berubah, Palestina Berdaulat Sudah Bukan yang Utama

Urgensi negara-negara Islam atau negara dengan banyak penduduk Islam telah berubah, tak lagi mengutamakan Palestina yang berdaulat.

NEWS | 29 September 2022

DPR Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Puan: Komitmen Selamatkan Bumi

DPR telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhan tambahan listrik gedung wakil rakyat.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Inul Pernah Nasihati Rizky Billar Agar Tak Sakiti Lesti Kejora

Inul Pernah Nasihati Rizky Billar Agar Tak Sakiti Lesti Kejora

LIFESTYLE | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings