Peradi Perlu Rumuskan Sanksi Constitutional Disobedience
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Peradi Perlu Rumuskan Sanksi Constitutional Disobedience

Selasa, 23 Maret 2021 | 21:55 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) masih harus berjuang keras untuk memosisikan diri sebagai wadah tunggal. Terlebih setelah sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tidak digubris Mahkamah Agung (MA), di antaranya terkait wadah tunggal.

Mantan Panitera MK, Prof Zainal Arifin Hoesain menjelaskan, perlu perubahan soal perintah atau amar agar MA tunduk melaksanakan putusan MK yang bersifat final dan mengikat.

"Biar tidak bisa constitutional disobedience (pembangkangan terhadap konstitusi), sehingga perlu adanya pengaturan constitutional court," kata Zainal dalam diskusi virtual bertajuk "Constitutional Disobedience", yang digelar Peradi, di Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Dirinya pun meminta Peradi di bawah Ketum Prof Otto Hasibuan bisa mendorong pengaturan constitutional disobedience dalam peraturan perundang-undangan. Saat ini, dalam UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan hanya diatur Putusan MK sebagai tindak lanjut dalam materi peraturan perundang-undangan.

Hanya saja jika tidak dilaksanakan, Peradi sebagai advokat yang memiliki ide besar dalam hukum, harus memberikan ide tentang bentuk sanksi apabila terjadi constitutional disobedience terhadap Putusan MK, baik itu berupa contempt of court atau pelanggaran sumpah jabatan.

Zainal mengatakan, putusan MK terkait Peradi sebagai wadah tunggal organisasi harus ditegaskan kembali dalam regeling (peraturan perundang-undangan). Sehingga harapannya apabila Peradi sebagai wadah tunggal telah ditegaskan dalam regeling (pengaturan) maka sebaiknya ada pengaturan spesialisasi dari anggotanya sehingga tetap menjaga profesionalitas dan kualitas.

Adapun untuk memberikan sanksi atas pembangkangan konstitusional, menurut Zainal, setidaknya bisa dilakukan melalui dua cara. Pertama, penghinaan terhadap pengadilan (contempt of court) dan kedua, dari sisi sumpah jabatan.

Opsi lainnya, yakni seperti yang biasa dicantumkan dalam undang-undang. Jika sampai 30 hari presiden tidak mau mengundangkan maka dengan sendirinya hukum yang sudah disepakati menjadi UU dengan nomor tersendiri.

Ketum DPN Peradi, Otto Hasibuan, menilai, advokat sebagai guardian of constitution harus mengambil bagian dalam persoalan constitutional disobedience. Salah satunya putusan MK yang menyatakan bahwa Peradi adalah satu-satunya wadah tunggal.

Akan tetapi pada kenyataannya MA tidak menaati putusan MK tersebut. Oleh karenanya advokat dalam mengawal konstitusi tetap harus tampil paling depan karena sejak dahulu merupakan pengawal konstitusi.

"Setelah diskusi ini Peradi akan lanjutkan dengan webinar lebih besar untuk memperkaya ide-ide bagaimana menyelesaikan constitutional disobedience," kata Otto Hasibuan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Buka Pendidikan Sepimti dan Sespimen, Kapolri Tekankan Penerapan Prokes

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka pendidikan Sespimti Dikreg ke-30 dan Sespimen Dikreg ke-61 tahun 2021.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Touring ke Yogyakarta, Komunitas Mvoci Lakukan Bakti Sosial

Puluhan anggota komunitas motor besar MV Agusta Owner Club Indonesia melakukan touring ke Yogyakarta sembari melakukan sejumlah aksi sosial.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Jenazah Mantan Jaksa Agung Basrief Arief Dikebumikan di TMP Kalibata

Jenazah mantan Jaksa Agung Basrief Arief dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (23/3/2021).

NASIONAL | 23 Maret 2021

Menteri Risma Ingin Penyandang Disabilitas Merasakan Kehadiran Negara

Risma memberikan perhatian penting agar kelompok rentan seperti anak dan anak penyandang disabilitas tetap merasakan kehadiran negara.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Sahroni Jadi Ikon Taat Pajak

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjung Priok, menggandeng Anggota DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni menjadi ikon taat pajak.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Polisi Periksa Komisaris Utama Bosowa Selama 7 Jam

Penyidik memeriksa Erwin Aksa selama 7 jam, dan mengajukan sekitar 70 pertanyaan.

NASIONAL | 23 Maret 2021

18 Terduga Teroris Berhasil Diamankan di Sumut

Densus 88 Antiteror Polri berhasil mengamankan 18 orang terduga teroris di sejumlah daerah di Sumatera Utara.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Mahfud MD: Draf Inpres Monumen Bela Negara Telah Rampung

Menko Polhukam menyatakan telah merampungkan draf Instruksi Presiden (Inpres) Monumen Bela Negara dan telah disetujui kementerian terkait.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Edhy Prabowo Wajibkan Eksportir Benur Setor ke Bank Garansi

Pendiri PT Dua Putra Perkasa, Suharjito mengakui Edhy Prabowo mewajibkan para eksportir benur untuk menyetorkan uang ke bank garansi

NASIONAL | 23 Maret 2021

Dugaan Rasisme, Kapolres Malang Telah Diperiksa Propam

Divisi Propam Polri memeriksa Kapolresta Malang Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata, terkait kasus dugaan rasisme

NASIONAL | 23 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS