Beragama yang Baik Seharusnya Patuh Aturan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Beragama yang Baik Seharusnya Patuh Aturan

Selasa, 23 Maret 2021 | 23:19 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan, mengatakan, beragama yang baik adalah yang berkomitmen memegang perjanjian dan mematuhi aturan, bukan pembangkang.

Beragama tidak boleh diartikan sekadar sebagai prosesi ritual-formal, kata Ken Setiawan, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Menurut dia, beragama, khususnya pemeluk Islam tentunya juga diajarkan pula untuk menaati pemimpin (ulil amri). Sebuah negara akan sulit mencapai kestabilan tanpa adanya pemimpin yang memimpin keberlangsungan suatu negara.

”Kestabilan tersebut dapat dicapai melalui pemberlakuan hukum yang mengatur segala aspek kehidupan bernegara agar tercipta ketertiban dan keadilan di dalamnya,” ujar Ken Setiawan.

Terlebih, menurut Ken, dalam Islam, kewajiban untuk taat kepada penguasa atau pemerintah sudah tertuang dalam surat An-Nisaa:59, yaitu “Hai orang-orang yang beriman taatlah kalian kepada Allah dan taatlah kalian kepada rasul dan ulil amri kalian (pemegang kekuasaan) di antara kamu.”

Kondisi
Lebih lanjut, mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII) ini menyatakan kekhawatirannya akan kondisi yang sedang berlangsung di Tanah Aair mengenai bahaya radikalisme, sebuah tragedi kemanusiaan yang mengatasnamakan agama.

”Dewasa ini banyak sekali orang yang mengaku paling beragama namun malah menyampaikan ujaran kebencian, caci maki serta hujatan termasuk kepada pemerintah dan hukum negara ini,” tutur Ken.

Menurut Ken, sosial media berperan besar atas informasi yang begitu cepat termasuk informasi yang bersifat hoax.

Informasi yang sulit dibendung ini, termasuk hoax dan propaganda anti-Pancasila makin mengekskalasi dan mengikis nilai-nilai kebinekaan.

Menurut dia, hal seperti itu seharusnya disikapi secara kritis, apalagi jika yang disampaikan adalah hujatan dan caci maki.

”Seluruh elemen masyarakat harus cerdas menyikapi kondisi tersebut dengan cara mengkampanyekan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika,” ungkapnya.

Ideologi
Selain itu, ia menyebutkan, saat ini kita harus menerima realitas di lapangan, bahwa anak usia dini bahkan sudah dipaksa menelan ideologi radikal dari oknum-oknum yang memanipulasi agama untuk menentang hukum dan aturan yang ada.

“Penanaman paham radikalis intoleransi pada anak usia dini ini sangat berbahaya. Karena ketika mereka dewasa nanti akan seperti buah yang matang tinggal petik, ditanamkan kebencian kepada negara ditambah polesan ayat-ayat jihad maka mereka akan siap melakukan amaliah terorisme,” jelasnya.

Ia menyampaikan, NII Crisis Center bergerak untuk menerima aduan dengan membuka hotline yang ditujukan untuk masyarakat luas, identifikasi dan investigasi.

Selain itu, ia menyebut bahwa pihaknya juga melakukan dialog-dialog dengan korban NII yang bertujuan untuk memberikan alternatif pemikiran kepada korban.

“Kita harus tabayyun ketika menerima informasi, jangan sampai terjebak dan bahkan menyebarkan berita yang tidak diketahui kebenarannya itu. Sekalipun mencantumkan ayat dalam kitab, kita harus cek agar tidak terkena atau melanggar UU ITE,” katanya.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Malang Izinkan Wisuda Tatap Muka

Pemkot Malang, Jawa Timur, memberikan lampu hijau untuk penyelenggaraan wisuda pada perguruan tinggi baik negeri dan swasta di masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 23 Maret 2021

DPR Tunggu Draf RUU Ibu Kota Negara

Anggota Komisi V DPR, Irwan mendorong pemerintah pusat segera menyerahkan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota Negara (IKN) kepada DPR.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Geledah Kantor Pusat Bank Panin, KPK Sita Bukti Kasus Suap Pajak

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Pusat PT Bank Pan Indonesia atau Bank Panin, di Jakarta Pusat, Selasa (23/3/2021)

NASIONAL | 23 Maret 2021

Ribuan Warga Miskin Kota Malang Terima Bantuan Pangan Nontunai

Bantuan pangan nontunai yang berasal dari Pemerintah Kota Malang (Pemkot) Malang, diberikan dalam bentuk uang elektronik sebesar Rp 125.000.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Peradi Perlu Rumuskan Sanksi Constitutional Disobedience

Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) masih harus berjuang keras untuk memosisikan diri sebagai wadah tunggal.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Buka Pendidikan Sepimti dan Sespimen, Kapolri Tekankan Penerapan Prokes

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka pendidikan Sespimti Dikreg ke-30 dan Sespimen Dikreg ke-61 tahun 2021.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Touring ke Yogyakarta, Komunitas Mvoci Lakukan Bakti Sosial

Puluhan anggota komunitas motor besar MV Agusta Owner Club Indonesia melakukan touring ke Yogyakarta sembari melakukan sejumlah aksi sosial.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Jenazah Mantan Jaksa Agung Basrief Arief Dikebumikan di TMP Kalibata

Jenazah mantan Jaksa Agung Basrief Arief dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (23/3/2021).

NASIONAL | 23 Maret 2021

Menteri Risma Ingin Penyandang Disabilitas Merasakan Kehadiran Negara

Risma memberikan perhatian penting agar kelompok rentan seperti anak dan anak penyandang disabilitas tetap merasakan kehadiran negara.

NASIONAL | 23 Maret 2021

Sahroni Jadi Ikon Taat Pajak

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjung Priok, menggandeng Anggota DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni menjadi ikon taat pajak.

NASIONAL | 23 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS