Luncurkan Buku Merawat Pertiwi, Megawati Ajak Politisi Belajar dari Kunang-kunang, Kodok, dan Kupu-kupu
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Luncurkan Buku Merawat Pertiwi, Megawati Ajak Politisi Belajar dari Kunang-kunang, Kodok, dan Kupu-kupu

Rabu, 24 Maret 2021 | 19:48 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden RI Kelima yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta agar para politisi dan kader partainya belajar tentang kehidupan dari alam sekitar. Misalnya dari kunang-kunang, kodok, dan kupu-kupu.

Hal itu disampaikan Megawati saat peluncuran buku 'Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam', yang dipusatkan di kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Megawati mengaku mempelajari dan pernah bersentuhan dengan pemeliharaan ketiga binatang tersebut. Menurutnya, ketiga binatang itu diberi tugas oleh "Sang Pembuat Hidup".

"Satu, kunang-kunang adalah penyaring udara. Jadi kunang-kunang itu takkan mungkin hidup kalau udara tak bersih. Coba saja kalau tak percaya," kata Megawati.

Daur hidup kunang-kunang, ketika telurnya masuk ke tanah, maka akan muncul ke atas permukaan setelah sekitar dua tahun. Artinya, kunang-kunang itu harus hidup prihatin selama dua tahun ngumpet di dalam tanah.

"Dan tugasnya hanya kira-kira 2 mingguan untuk reproduksi, supaya alam ini bisa dideteksi hawanya bagus apa tidak. Itu kunang-kunang," ujar Megawati.

Yang kedua adalah kodok. Menurut Megawati, berdasarkan pengalamannya, kodok akan memakan serangga dan nyamuk. Maka tanpa perlu racun serangga, cukup dengan memelihara kodok, serangga berbahaya tertentu seperti nyamuk takkan menganggu.

"Tak usah disemprot. Kodok itu adalah petugas semprot alam. Pelihara saja kodok banyak. Jentik akan dimakan kodok. Ketika mulai jadi nyamuk, akan dimakan kodok," kata Megawati.

Ketiga adalah kupu-kupu, yang datang dari ulat dan kepompong. Ia akan diijinkan menjadi kupu-kupu yang indah. Lalu akan bekerja menghisap serbuk sari maupun madu bunga-bungaan, menyebarkan telurnya demi memberikan makan untuk makhluk lain.

"Semuanya itu hanya binatang. Tapi filosofinya sangat tinggi. Karena diperintah oleh Allah SWT. Kita ini, dikasih pikiran, malah jadi penjahat. Mereka hatinya suci, hanya untuk melaksanakan tugas Yang di Atas. Jadi pada eling (ingat, red) ya," kata Megawati.

Putri Proklamator RI Soekarno itu juga menyatakan, bahwa dengan belajar dari alam serta memelihara alam, kader PDIP pasti akan lebih dicintai rakyat. Jadi berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat. Bagi Megawati, dibanding sekadar berpolitik mencari uang untuk diri sendiri, lebih baik melakukan sesuatu dengan menanam tanaman di lingkungan sekitar.

"Kalau sekadar mencari uang, akhirnya bisa salah jalan. Saya sendiri merasa sedih jka ada anggota kita kena korupsi. Kenapa tak berpikir lebih baik kita menanam pohon? Yang di jalan saja. Murah meriah, tak perlu beli, wong tinggal ambil saja dan dipelihara," kata Megawati.

Di acara itu, Megawati hadir secara virtual dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta. Di DPP PDIP, dipimpin oleh Sekjen Hasto Kristiyanto yang hadir bersama Ketua DPP PDIP I Made Urip. Hadir juga Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kepala LIPI Laksana Tri Handoko, dan mantan Menteri Pertanian Bungaran Saragih.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Gubernur Sumsel Doakan Alex Noerdin Tabah Jalani Proses Hukum

Menurut Herman Daru, Alex Noerdin merupakan salah seorang sosok yang memberikan pengaruh positif terhadap dirinya secara pribadi.

NASIONAL | 16 September 2021

Perubahan Iklim Bisa Berdampak pada Tenggelamnya Pesisir Utara Jawa

Edvin mengatakan, kenaikan air laut tak lepas dari fenomena mencairnya es di kutub bumi dan pemuaian air laut karena pemanasan global.

NASIONAL | 16 September 2021

KPK Tetapkan Kadis PU Hulu Sungai Utara Tersangka Dugaan Suap Proyek

KPK menetapkan Kepala Dinas PU Hulu Sungai Utara, Maliki sebagai tersangka kasus dugaan suap.

NASIONAL | 16 September 2021

Erick Thohir: Kawasan Wisata Bakauheni Akan Jadi Jantung Pertumbuhan

Erick Thohir mengungkapkan kawasan wisata terpadu "Bakauheni Harbour City" di Lampung akan menjadi jantung baru pertumbuhan ekonomi.

NASIONAL | 16 September 2021

Sidang Perkara Asabri Diusulkan Digelar Terpisah

Trubus Rahadiansyah menyarankan proses persidangan perkara Asabri dilakukan secara terpisah.

NASIONAL | 16 September 2021

Menteri Tjahjo: PPK Tidak Maksimal Jatuhkan Sanksi untuk PNS

Menteri Tjahjo menyebut pejabat pembina kepegawaian (PPK) selama ini tidak maksimal dalam menjatuhkan sanksi terhadap PNS.

NASIONAL | 16 September 2021

Mendagri Ingatkan Pejabat Pemda Hindari Konflik Kepentingan

Mendagri melarang pemerintah daerah (pemda) mengeluarkan kebijakan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

NASIONAL | 16 September 2021


Alex Noerdin dan Muddai Madang Ditahan di Rutan Salemba

Kejagung menahan tersangka Alex Noerdin dan Muddai Madang di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejagung

NASIONAL | 16 September 2021

Foopak Bio Natura Hadirkan Kertas Kemasan Bersertifikat Flustix

Foopak Bio Natura menerima sertifikasi bebas plastik dari Flustix, sebuah badan sertifikasi internasional yang berbasis di Jerman.

NASIONAL | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Ini Aturan Tambahan Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional

Ini Aturan Tambahan Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional

KESEHATAN | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings