Kasus Suap Ekspor Benur, KPK Tak Butuh Keterangan Sekjen KKP
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Suap Ekspor Benur, KPK Tak Butuh Keterangan Sekjen KKP

Kamis, 25 Maret 2021 | 10:51 WIB
Oleh : Fana F Suparman / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tak membutuhkan keterangan Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (Sekjen KKP) Antam Novambar terkait kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster atau benur yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Sebelumnya, Antam dan Irjen KKP, Muhammad Yusuf dijadwalkan diperiksa penyidik sebagai saksi pada Rabu (17/3/2021). Namun, Antam tak memenuhi panggilan penyidik dengan alasan sedang dinas ke luar kota.

Sementara dalam pemeriksaan terhadap Yusuf, tim penyidik mendalami perintah Edhy Prabowo kepada Antam untuk membuat surat perintah tertulis terkait dengan penarikan jaminan Bank (Bank Garansi) dari para eksportir kepada Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM). Padahal aturan penyerahan jaminan bank dari para eksportir sebagai bentuk komitmen dari pelaksanaan ekspor benih bening lobster tersebut diduga tidak pernah ada. KPK saat ini telah menyita uang Rp 52,3 miliar yang diduga berasal dari para eksportir benur yang telah mendapatkan izin ekspor dari KKP.

Deputi Penindakan KPK, Karyoto mengatakan keterangan Antam Novambar tak diperlukan tim penyidik. Hal ini lantaran tim penyidik menilai rangkaian aliran administrasi terkait bank garansi telah jelas.

"Sebenarnya enggak perlu panggil Irjen (Irjen KKP, Muhammad Yusuf) dan Sekjen (Sekjen KKP, Antam Novambar) pun cukup karena rangkaian aliran dari administrasi sudah jelas," kata Karyoto kepada di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Karyoto mengatakan, tim penyidik sudah mengantongi kecukupan bukti terkait dengan perbuatan yang dilakukan oleh Edhy dan lima tersangka penerima suap lainnya. Untuk itu, tim penyidik melimpahkan berkas penyidikan Edhy dan lima tersangka lainnya ke tahap penuntutan.

"Hari ini sudah P21 ke JPU (Jaksa Penuntut Umum) untuk segera disidangkan," kata Karyoto.

Diketahui, KPK menetapkan Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan bersama dua staf khususnya Safri dan Andreau Pribadi Misanta, sekretaris pribadi Edhy bernama Amiril Mukminin, pengurus PT Aero Citra Kargo (PT ACK) bernama Siswadi; serta staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan bernama Ainul Faqih, sebagai tersangka penerima suap terkait izin ekspor benur. Sementara tersangka pemberi suap adalah Chairman PT Dua Putra Perkasa Pratama (PT DPPP), Suharjito.
Edhy Prabowo dan lima orang lainnya diduga menerima suap dari Suharjito dan sejumlah eksportir terkait izin ekspor benur yang jasa pengangkutannya hanya dapat menggunakan PT Aero Citra Kargo.

Kasus ini bermula pada 14 Mei 2020. Saat itu, Edhy Prabowo menerbitkan Surat Keputusan Nomor 53/KEP MEN-KP/2020 tentang Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster, dengan menunjuk kedua staf khususnya, Andreau Pribadi Misanta dan Safri sebagai Ketua dan Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence). Salah satu tugas dari Tim ini adalah memeriksa kelengkapan administrasi dokumen yang diajukan oleh calon eksportir benur.

Selanjutnya, pada awal bulan Oktober 2020, Suharjito datang ke lantai 16 kantor KKP dan bertemu dengan Safri. Dalam pertemuan tersebut, terungkap untuk melakukan ekspor benih lobster hanya dapat melalui forwarder PT ACK (Aero Citra Kargo) dengan biaya angkut Rp 1.800/ekor.

Atas kegiatan ekspor benih lobster yang dilakukannya, PT DPPP diduga melakukan transfer sejumlah uang ke rekening PT ACK dengan total sebesar Rp731.573.564. Berdasarkan data kepemilikan, pemegang PT ACK terdiri dari Amri dan Ahmad Bahtiar yang diduga merupakan nominee dari pihak Edhy Prabowo serta Yudi Surya Atmaja. Atas uang yang masuk ke rekening PT ACK yang diduga berasal dari beberapa perusahaan eksportir benih lobster tersebut, selanjutnya ditarik dan masuk ke rekening Amri dan Ahmad Bahtiar masing-masing dengan total Rp 9,8 miliar.

Selanjutnya pada 5 November 2020, sebagian uang tersebut, yakni sebesar Rp 3,4 miliar ditransfer dari rekening Ahmad Bahtiar ke rekening salah satu bank atas nama Ainul Faqih selaku staf khusus istri menteri Edhy. Uang itu, diperuntukkan bagi keperluan Edhy Prabowo, istrinya IIs Rosita Dewi, Safri, dan Andreu Pribadi Misanta. Uang itu digunakan untuk belanja barang mewah oleh Edhy Prabowo dan Iis Rosita Dewi di Honolulu AS pada 21 sampai dengan 23 November 2020 sejumlah sekitar Rp750 juta. Sejumlah barang mewah yang dibeli Edhy dan istrinya di Hawaii, di antaranya jam tangan rolex, tas Tumi dan LV, baju Old Navy.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Minta Parpol Serius Turut Andil Mendongkrak Indeks Persepsi Korupsi

Diketahui, skor CPI Indonesia 2020 merosot tiga poin dari tahun sebelumnya, dari 40 menjadi 37 dengan 100 sebagai skor tertinggi.

NASIONAL | 25 Maret 2021

Pertama di Kawasan Timur Indonesia, RSUP J Leimena Ambon Diresmikan Jokowi

Presiden Jokowi meresmikan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) pertama di Indonesia Timur, RSUP Kelas A dr J Leimena di Kota Ambon, Maluku, Kamis (25/3/2021).

NASIONAL | 25 Maret 2021

Kasus Nurdin Abdullah, KPK Dalami Aliran Uang ke Pokja Dinas PUTR Pemprov Sulsel

Mantan Bupati Bantaeng dua periode Nurdin Abdullah diduga menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari Agung melalui Edy Rahmat.

NASIONAL | 25 Maret 2021

Ramadan di Tengah Pandemi, Masyarakat Tahan Diri untuk Ngabuburit

Sekitar 63% masyarakat masih menahan diri untuk tidak melakukan ngabuburit.

NASIONAL | 25 Maret 2021

BMKG Tingkatkan Observasi Laut Hadapi Perubahan Iklim

Peringatan ini penting pula untuk menyadarkan kita bahwa perubahan iklim baik secara global maupun dampak lokalnya benar-benar sedang berlangsung.

NASIONAL | 25 Maret 2021

Waspadai Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Hari Ini

BMKG memprediksi, beberapa wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

NASIONAL | 25 Maret 2021

Bakamla Tangkap Kapal Pencuri Ikan Asal Malaysia

Bakamla menangkap dua unit kapal pencuri ikan asal Malaysia di sekitar Selat Malaka, Perairan Pulau Rupat Provinsi Riau, Rabu (24/3/2021).

NASIONAL | 25 Maret 2021

Kembali Dinobatkan Jadi Guru Manajemen Dunia, Rhenald Dorong Kecerdasan Eksploratif-Transformatif

Rhenald Kasali untuk kesekian kalinya masuk daftar TOP 30 Management Professionals, dan satu-satunya yang mewakili Indonesia.

NASIONAL | 24 Maret 2021

PBNU Berharap Masyarakat Bersedia Divaksin

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berharap semua masyarakat Indonesia bersedia mengikuti program vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 24 Maret 2021

Ditjen Dikti Jalin Kerja Sama dengan Universitas Waterloo Kanada

erja sama antara kedua lembaga itu bertujuan mendukung implementasi kebijakan Kampus Merdeka.

NASIONAL | 24 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS