Salah Tangkap Kolonel TNI AD, Kompol Anria Dicopot
Logo BeritaSatu

Salah Tangkap Kolonel TNI AD, Kompol Anria Dicopot

Sabtu, 27 Maret 2021 | 17:01 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketidakprofesionalan Sat Narkoba Polresta Malang Kota yang sempat salah gerebek terhadap perwira menengah TNI Angkatan Darat (AD) di sebuah kamar hotel berbuntut panjang.

Kasat Narkoba Polresta Malang Kota Kompol Anria Rosa Piliang dicopot dari jabatannya. Perwira Polri perempuan ini ditarik ke Polda Jawa Timur berdasar Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor ST/587/III/KEP./2021.

“Benar dimutasi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi Beritasatu.com, Sabtu (27/3/2021).

Surat telegram itu dikeluarkan pada 26 Maret 2021 dan diteken oleh Karo SDM Polda Jatim Kombes Andi Syahriful Taufik mewakili Kapolda Jatim.

Rosa kini “diparkir” di Ditresnarkoba Polda Jatim sebagai analis kebijakan pertama bidang psikotropika. Kursinya diisi
AKP Danang Yudianto yang sebelumnya menjabat sebagai Panit II Unit III Subdit I Ditreskrimum Polda Jatim.

Kasus yang bikin malu itu bermula saat empat anggota Satresnarkoba Polresta Malang Kota melakukan kesalahan prosedur saat penggerebekan di Hotel Malang. Mereka menggerebek salah satu tamu yang dicurigai sebagai pengedar narkoba pada Kamis (25/3/2021) dinihari.

Namun ternyata penghuni kamar ternyata adalah Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad Kolonel I Wayan Sudarsana yang tengah berdinas dan menginap di Hotel Regent Malang.

Wayan kemudian memperkarakan keempat polisi tersebut. Ia merasa diperlakukan secara kasar saat proses penggerebekan terjadi meskipun sudah menyebut jika dirinya adalah Kolonel TNI AD.

Padahal ia juga sempat meminta dipanggilkan anggota Polisi Militer karena dirinya adalah tentara. Namun permintaan itu tidak dihiraukan empat anggota polisi tersebut, yang nyatanya tidak menemukan barang bukti narkoba apapun.

Tak terima mendapat perlakuan kasar, Wayan mengajukan keberatan ke Kapolresta Malang Kombes Leonardus Simarmata dan ke pihak hotel. Kapolresta Malang lalu memanggil Rosa dan empat anggotanya.

Mereka lalu meminta maaf atas kesalahan prosedur tersebut. Kini empat anggota Sat Narkoba itu diproses etik profesi sedangkan Rosa dinonjobkan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Operasi Tangkap Tangan KPK di Kolaka Timur, Sejumlah Pihak Diringkus

Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Selasa (21/9/2021) malam.

NASIONAL | 22 September 2021

BMKG Keluarkan Peringatan Dini terkait Cuaca Ekstrem di Berbagai Daerah

BMKG mengeluarkan peringatan dini terhadap cuaca ekstrem di sejumlah daerah, Rabu (22/9/2021).

NASIONAL | 22 September 2021

Penumpang Singapore Airlines dari Indonesia Boleh Transit di Changi

Penumpang Singapore Airlines (SIA) dari Indonesia mulai 23 September 2021 akan diizinkan untuk transit di Bandara Changi Singapura.

NASIONAL | 22 September 2021

Kepala LAN: Widyaiswara Jadi Garda Terdepan Penyiapan ASN Unggul di Era Digital Learning

Birokrasi meninggalkan cara-cara lama dalam bekerja demi mencapai efektifitas dan efisiensi yang lebih tinggi

NASIONAL | 21 September 2021

PTM di Semarang, 7 Guru dan Siswa Tertular Covid-19

Ada tujuh guru dan siswa dikonfirmasi tertular Covid-19 selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Semarang

NASIONAL | 21 September 2021

Prihatin Tragedi Kiwirok, Ratusan Nakes Gelar Aksi Bakar Lilin di Jayapura

Para nakes di antaranya berasal dari organisasi IDI, Patelki, HAKLI, Persagi, IBI, IAKMI, IAI dan PPNI.

NASIONAL | 21 September 2021

RIsma Jabarkan Strategi Percepatan Penanganan Kemiskinan

Di hadapan anggota Komite III DPD, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memaparkan strategi Kemsos mengakselerasi penanganan kemiskinan

NASIONAL | 21 September 2021

Pemuda Papua Sebut Pemimpin Idola, Sandiaga: Saya Hanya Orang Biasa

Salah seorang pemuda terharu dan menegaskan kalau Sandiaga adalah sosok pemimpin idola.

NASIONAL | 21 September 2021

Mendikbudristek Respons Positif Pemberdayaan SAD yang Diusung Universitas Jambi

Mendikbud Nadiem Makarim akan melihat dari dekat pemberdayaan suku anak dalam (SAD) di Sarolangun, Jambi terutama pada aspek pendidikannya.

NASIONAL | 21 September 2021

Napoleon Aniaya Muhammad Kece, Cak Nanto: Main Hakim Sendiri Tidak Dibenarkan

Cak Nanto menyebut tindakan penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kece, tidak dapat dibenarkan.

NASIONAL | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Indeks Diproyeksi Menguat, Buy On Weakness Saham-saham Ini

Indeks Diproyeksi Menguat, Buy On Weakness Saham-saham Ini

EKONOMI | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings