KPK Membuat Penyuluhan untuk Napi Korupsi di Lapas Sukamiskin
Logo BeritaSatu

KPK Membuat Penyuluhan untuk Napi Korupsi di Lapas Sukamiskin

Rabu, 31 Maret 2021 | 12:44 WIB
Oleh : Fana F Suparman / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar kegiatan penyuluhan Antikorupsi bagi narapidana perkara korupsi yang sedang menjalani asimilasi di Lapas Sukamiskin, Bandung, Rabu (31/3/2021). Kegiatan serupa juga akan digelar di Lapas Tangerang pada Selasa (20/4/2021) mendatang.

"Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah para narapidana kasus tindak pidana korupsi yang sedang melaksanakan proses asimilasi dan yang masa tahanannya akan segera berakhir," kata Plt Jubir KPK Ipi Maryati dalam keterangannya, Rabu (31/3/2021).

Dikatakan Ipi, penyuluhan ini untuk membangun komunikasi dengan para narapidana kasus tindak pidana korupsi untuk tidak mengulangi perbuatannya dan mau ikut serta berperan aktif dalam upaya pencegahan korupsi, sekembalinya di masyarakat.

Dalam kegiatan ini, KPK menggunakan pendekatan ilmu psikologi untuk memetakan narapidana asimilasi ini. Antara lain dengan menggunakan metode komunikasi dua arah, mengenali kepribadian, analisis gesture, vibrasi suara, goresan tulisan, dan lain-lain.

"Pemetaan ini diharapkan akan menghasilkan data narapidana yang siap untuk dilibatkan dalam program antikorupsi," katanya.

Dikatakan, kegiatan penyuluhan ini sebagai bentuk pelibatan seluruh elemen masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Tidak ada kelompok masyarakat yang ditinggalkan dalam program pemberantasan korupsi. "Sebab, seluruh masyarakat berperan serta memberantas korupsi," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Orang Kepercayaan Nurdin Abdullah Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Fahmi yang merupakan Koordinator Staf Khusus Nurdin selaku Gubernur Sulsel itu sedianya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi.

NASIONAL | 31 Maret 2021

Kasus Korupsi Cukai Barang, Pejabat Bintan Diperiksa KPK

KPK belum dapat menyampaikan secara rinci mengenai kasus dugaan korupsi yang sedang diusut dan identitas tersangka.

NASIONAL | 31 Maret 2021

Firli Bahuri: Tak Ada Lagi “Jumat Keramat” di KPK

Karena kami membangun bahwa Jumat keramat tidak ada. Yang ada setiap hari itu keramat.

NASIONAL | 31 Maret 2021

BPK Serahkan LHP Kinerja dan PDTT kepada Kempupera

BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja dan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) kepada Kempupera.

NASIONAL | 31 Maret 2021

Terkait UU Ciptaker, Pemberlakuan RIPH Bawang Putih Dipertanyakan

PP Nomor 26 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Pertanian sebagai turunan dari UU Cipta Kerja tidak lagi disebutkan tentang RIPH.

NASIONAL | 31 Maret 2021

200.000 Mahasiswa Baru Akan Terima KIP Kuliah Merdeka

KIP Kuliah Merdeka diberikan kepada mahasiswa baru PTN dan PTS di bawah naungan Kemdikbud.

NASIONAL | 31 Maret 2021

Satgas Minta Pemda Sosialisasikan SKB Empat Menteri Sekolah Tatap Muka

Vaksinasi kepada tenaga pendidik ditarget dapat selesai pada Juni 2021 mendatang.

NASIONAL | 31 Maret 2021

Wisudawan UPH Surabaya Siap Jadi Agent of Transformation di Dunia Nyata

UPH Kampus Surabaya mewisuda 415 lulusan program Strata I dan Strata II tahun ajaran 2019-2020 dan 2020-2021, dari delapan program studi (Prodi).

NASIONAL | 26 Maret 2021

Bantu Korban Bencana, Askrindo Syairah Salurkan Dana CSR ke ACT

Askrindo Syariah selama periode Januari hingga Februari 2021 telah menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Aksi Cepat Tanggap senilai Rp 100 j

NASIONAL | 31 Maret 2021

Wapres Dorong BWI Usul Agar Sertifikasi Aset Tanah Wakaf Bisa Digratiskan

Wapres dorong BWI perlu melaksanakan peningkatan pemahaman dan kesadaran berwakaf melalui sosialisasi, literasi dan edukasi.

NASIONAL | 30 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS