CVR Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan dengan Kapal Penyedot Lumpur
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

CVR Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan dengan Kapal Penyedot Lumpur

Rabu, 31 Maret 2021 | 14:53 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama tim gabungan telah berhasil menemukan black box CVR Sriwijaya Air SJ-182 yang mengalami kecelakaan pada 9 Januari 2021 di perairan Kepulauan Seribu. CVR tersebut berisi rekaman suara komunikasi antara pilot dengan petugas menara pengawas, pilot dengan kopilot, pilot dengan kabin kru, dan suara di dalam kokpit.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyampaikan, CVR Sriwijaya Air SJ-182 tersebut ditemukan pada 30 Maret 2021 sekitar pukul 20.00 WIB. Proses penemuan CVR ini juga tidak mudah. Butuh waktu lebih dari 1,5 bulan setelah operasi pencarian korban resmi dihentikan.

“Setelah pencarian ditutup, KNKT melanjutkan pencarian bersama tim dengan beberapa penyelam dari Basarnas, TNI Angkutan Laut dan teman-teman dari Kepulauan Seribu. Namun setelah 1,5 bulan, pencarian dengan menggunakan penyelam dengan peralatan yang kita punya tidak membuahkan hasil,” kata Soerjanto dalam konferensi pers penemuan CVR Sriwijaya Air SJ-182, Rabu (31/3/2021).

Pencarian kemudian dihentikan selama satu minggu untuk mengevaluasi metode yang bisa digunakan di dalam pencarian black box CVR. Melalui hasil diskusi, akhirnya diputuskan untuk menggunakan kapal penghisap lumpur atau TSHD (trailing suction hopper dredger).

“Dengan menggunakan kapal itu, kita sudah tahu area yang kita cari adalah 90x90 meter. Kemudian karena memang area di situ banyak lumpurnya, dengan kapal TSHD ini kita melakukan pencarian yaitu dengan menyedot lumpur sampai kedalaman satu meter,” ungkap Soerjanto.

Setelah empat hari melakukan penyedotan lumpur, upaya pencarian CVR belum juga berhasil. Hingga akhirnya pada 30 Maret 2021 sekitar pukul 20.00 WIB, CVR tersebut berhasil ditemukan.

“Setelah 3-4 hari kok belum ketemu, saya berpikir metode apalagi yang akan digunakan. Saya banyak ditanya bagaimana kalau CVR tidak ketemu? Saya sampai bilang saya belum siap menjawab kalau CVR-nya belum ketemu. Apapun usahanya, sampai nanti kita menyerah semuanya, baru saya katakan tidak sanggup. Sampai saat kemarin, teman-teman sudah bilang Pak ini sudah hari terakhir pencarian dengan kapal ini. Kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan CVR ini dapat ditemukan, dan Alhamdulillah tadi malam yang merupakan malam terakhir di dalam pencarian lanjutan ini bisa kita temukan CVR ini,” ungkap Soerjanto.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi juga menyampaikan apresiasinya atas ditemukannya CVR Sriwijaya Air SJ-182. Melalui penemuan CVR ini, diharapkan penyebab kecelakan Sriwijaya Air bisa terungkap, sehingga tidak terjadi lagi di kemudian hari. Sebelumnya pada 12 Januari 2021, bagian kotak hitam lainnya yaitu flight data recorder (FDR) telah lebih dahulu berhasil ditemukan. Black box ini berisi informasi mengenai rekaman data penerbangan seperti kecepatan, arah, hingga ketinggian.

“Kita ucapkan selamat dan terima kasih kepada teman-teman di lapangan yang tidak kenal hentinya. Setiap hari kami melakukan koordinasi, dan semangat mereka memang luar biasa,” kata Menhub.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kelompok Teroris Makassar Terdiri dari Berbagai Ideologi yang Dipersatukan ISIS

Kelompok ini akan mencari siapa saja yang mendukung ISIS dan akan mereka anggap sebagai bagian mereka.

NASIONAL | 31 Maret 2021

Interupsi Rizieq Syihab Tidak Digubris Majelis Hakim

Rizieq menuding JPU melakukan kebohongan publik.

NASIONAL | 31 Maret 2021

BNPT: Bom Bunuh Diri di Gereja Makassar Merupakan “Bulan Madu” Pasangan Pelaku

Pasangan tersebut masuk dalam kategori milenial yang rentan terpapar paham radikalisme.

NASIONAL | 31 Maret 2021

KPAI: Pastikan Pencegahan Berlapis Sebelum Pembelajaran Tatap Muka

Pemerintah perlu melakukan pemantauan ke lapangan.

NASIONAL | 31 Maret 2021

Ansyaad Mbai: Tren Baru Teroris Jadi Teman Dekat Politisi Busuk

Lihat saja bagaimana keterkaitan kelompok teroris di Makassar dengan petinggi FPI. Lihat bagaimana keterlibatan terorisme dalam rangkaian Pilkada dan Pilpres.

NASIONAL | 31 Maret 2021

Polsek Kini Tak Memiliki Kewenangan Melakukan Proses Penyidikan

Rencana aksi mengubah kewenangan Polsek hanya untuk pemeliharaan Kamtibmas pada daerah tertentu untuk tidak melakukan penyidikan.

NASIONAL | 31 Maret 2021

Dewan Keamanan PBB Kutuk Serangan Bom di Gereja Makassar

DK PBB menyebut aksi pemboman di Makassar sebagai serangan teroris yang keji dan pengecut.

NASIONAL | 31 Maret 2021

KPK Membuat Penyuluhan untuk Napi Korupsi di Lapas Sukamiskin

Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah para narapidana kasus tindak pidana korupsi yang sedang melaksanakan proses asimilasi.

NASIONAL | 31 Maret 2021

Orang Kepercayaan Nurdin Abdullah Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Fahmi yang merupakan Koordinator Staf Khusus Nurdin selaku Gubernur Sulsel itu sedianya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi.

NASIONAL | 31 Maret 2021

Kasus Korupsi Cukai Barang, Pejabat Bintan Diperiksa KPK

KPK belum dapat menyampaikan secara rinci mengenai kasus dugaan korupsi yang sedang diusut dan identitas tersangka.

NASIONAL | 31 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS