Pakar: Tuntaskan Keraguan Hukum Blok Rokan Sebelum Diserahkan ke Pertamina
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pakar: Tuntaskan Keraguan Hukum Blok Rokan Sebelum Diserahkan ke Pertamina

Kamis, 1 April 2021 | 09:48 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar hukum Universitas Hasanuddin Abrar Saleng menyebutkan transisi pengelolaan blok Rokan dari Chevron ke Pertamina harus mulus tanpa persoalan di kemudian hari.

Karena itu, semua keraguan hukum terkait pengelolaan Blok Rokan harus dituntaskan. Apalagi, ada pertanyaan soal dugaan korupsi di masa pengelolaan Chevron. Ia mengatakan, transisi pengelolaan harus jelas agar jangan sampai ada masalah di kemudian hari.

"Semua harus dijelaskan dan kuata secara hukum. Karena kalau ada apa-apa, arbitrase akan melihat ke isi kontrak," ujar Abrar Saleng lewat keterangan tertulis, Kamis (1/4/2021).

Menurut dia, ada beberapa pertanyaan hukum terkait Blok Rokan. Salah satunya terkait lahan negara yang dipakai sebagai lokasi pembangkit listrik PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara (MCTN), anak usaha Chevron sekaligus pemasok listrik ke Blok Rokan beberapa tahun terakhir.

"Chevron tidak memiliki tanahnya. Hanya memiliki minyak yang menjadi hak bagi hasilnya," tambah Abrar Saleng.

Penyelesaian isu terkait lahan karena ada kabar MCTN akan menjual pembangkit tersebut melalui tender. Jika tender benar-benar akan diselenggarakan, maka negara sebagai pemilik lahan harus dilibatkan dan dimintai persetujuan.

Abrar Saleng menjelaskan secara hukum Pertamina tidak dapat memutuskan apakah daerah bisa terlibat dalam pengelolaan Blok Rokan. Keputusan itu ada di tangan pemerintah pusat sebagai pemilik Blok Rokan. Kalau pun daerah akan terlibat, maka harus melalui BUMD yang terbukti profesional dan menguntungkan.

Sementara itu, anggota Fraksi PKB dari daerah pemilihan Riau, Abdul Wahid, mengatakan bahwa Chevron sudah mendapat banyak sekali dari penambangan minyak di Blok Rokan. Selama ini, seluruh aktivitasnya ditanggung negara melalui cost recovery.

"Saya berharap, setelah kontrak selesai, ada legacy untuk Riau," ujarnya.

Warisan itu antara lain aset pembangkit PT MCTN yang diharapkan dapat dihibahkan ke Provinsi Riau. Harapan dilontarkan di tengah kabar MCTN akan menjual pembangkit tersebut.

Bagi Wahid, penjualan pembangkit MCTN akan menambah masalah. Sebab, sebelum ini sudah ada sejumlah pertanyaan yang belum terjawab. Salah satunya soal penggunaan lahan tempat pembangkit berdiri. Lahan itu milik negara. Namun, selama ini tidak ada keterangan soal sewa lahan untuk MCTN.

Setidaknya karena tidak ada bukti pendapatan negara dari hasil sewa lahan MCTN. "Ini akan kami dalami ke SKK Migas," ujarnya.

Persoalan itu serius karena selama 20 tahun aset negara digunakan tanpa kejelasan. "Saya heran, kenapa persoalan itu tidak menjadi temuan di BPK," ujarnya.

Selain itu, sampai tahun 2017, MCTN dioperasikan oleh karyawan Chevron yang gajinya dibayar negara melalui mekanisme cost recovery. Belakangan, baru ada pemisahan antara karyawan Chevron dan MCTN.

Wahid khawatir, persoalan-persoalan itu bisa berujung menjadi kasus korupsi. Karena itu, semua pertanyaan tersebut harus dijawab secara tuntas.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Budidaya Benur Lobster Perlu Didorong di Masa Pandemi Covid-19

Budidaya benur lobster sejak dini amat penting di masa pandemi Covid-19 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

NASIONAL | 1 April 2021

Peruri Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni di Karawang

Perum Peruri meresmikan hasil renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang terletak di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang.

NASIONAL | 1 April 2021

Tak Hanya Belajar Memasak, Siswa Kuliner SMK PGRI 2 Kudus Dilatih Soft Skills

Siswa Jurusan Kuliner SMK PGRI 2 Kudus setelah lulus diharapkan tidak hanya bisa memasak, tapi juga memiliki kemampuan untuk mengkreasikan menu masakan.

NASIONAL | 1 April 2021

Elnusa Petrofin Raih Dua Kategori Bronze Winner di Ajang PRIA 2021

Elnusa Petrofin raih dua penghargaan Bronze Winner untuk kategori Owned Media, dan Program CSR melalui Pemberdayaan UMKM Produk VCO.

NASIONAL | 1 April 2021

Startup Besutan Mahasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan

Melalui teknologi digital, semua kalangan diharapkan bisa merasakan pendidikan merata.

NASIONAL | 1 April 2021

Perbakin Tegaskan Zakiah Aini Bukan Anggotanya

Angota klub menembak itu bukan berarti anggota PB Perbakin.

NASIONAL | 1 April 2021

Sekolah Tatap Muka, Pemprov DKI Tetap Pertimbangkan Kasus Covid-19

Keputusan untuk membuka sekolah tatap muka tetap akan meminta pertimbangan dari para pakar dan ahli.

NASIONAL | 1 April 2021

Autopsi Selesai, Zakiah Aini Tewas Tertembak di Jantung

Jenazah Zakiah akan dimakamkan di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur.

NASIONAL | 1 April 2021

Zakiah Aini Tinggalkan Surat Anti-Pemerintah, Pemilu, Bank, dan Ahok

Surat dua halaman ditulis tangan itu ditemukan penyidik saat menggeledah kediamannya di Ciracas.

NASIONAL | 1 April 2021

Lurah Sebut Zakiah Aini Bakal Dimakamkan di Pondok Rangon

Hari pemakaman belum bisa dipastikan karena hingga saat ini jenazah masih berada di rumah sakit Polri.

NASIONAL | 1 April 2021


TAG POPULER

# Larangan Berkerumun


# PPKM Mikro


# Covid-19


# Pembatasan Mobilitas


# Jokowi



TERKINI

Data Harian Penerima Vaksin Covid-19 sampai 22 Juni 2021

BERITA GRAFIK | 8 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS