Mantan Narapidana Teroris Tegaskan Aksi Bom Bunuh Diri Perbuatan Salah
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mantan Narapidana Teroris Tegaskan Aksi Bom Bunuh Diri Perbuatan Salah

Jumat, 2 April 2021 | 21:17 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan narapidana teroris (napiter) Jamaah Islamiah (JI) wilayah Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), Ki Agus M Toni menegaskan aksi bom bunuh diri merupakan perbuatan salah, dan tidak ada dalam ajaran Islam. Agus mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang dilakukan pasangan suami istri di gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, belum lama ini.

“Mendengar kejadian peledakan bom di Katedral Makassar, saya mengutuk keras kejadian itu. Karena dulu juga saya berpaham seperti itu dan dulu saya juga pernah ingin melakukan peledakan kepada orang-orang kafir di Bedudal Kafe, Bukitinggi, Sumatra Barat Bukittinggi,” kata Agus dalam keterangannya, Jumat (2/4/2021).

Agus menyampaikan itu saat menerima kunjungan Baintelkam Polri di kediamannya, di Dusun V Blok J RT 011 RW 05 Bumiarjo Lempuing, Sumsel.

“Saya juga menyitir satu ayat Wakotilu fi sabilil ladzina yuko tilu wala ta'tadu innallaha halla yuhimultadin artinya, 'dan perangi lah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tapi jangan melampaui batas. Sungguh Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas',” ujar Agus.

“Ketika mendengar ayat ini, saya sadar apa yang kita lakukan kalau kita mau menghancurkan rumah ibadah adalah itu perbuatan yang salah dan perbuatan yang tidak dibenarkan oleh agama,” demikian Agus.

Agus saat ini sudah meninggalkan dunia hitam terorisme setelah sadar kalau aksi yang dulu dilakukannya salah. Agus menjadikan kediamannya sebagai Rumah Daulah Buku (Rudalku). Selain itu untuk kegiatan sehari-hari, Agus berjualan kelontong, penyadap karet serta menjadi guru mengaji untuk warga sekitar.

Melihat perubahan tersebut, Baintelkam Polri pun tak tinggal diam. Selain menjalani silaturahmi dengan mantan napiter, personel Baintelkam Polri yang dipimpin oleh Kompol Bardianto pun turut memberikan bantuan dalam bentuk sumbangan buku-buku bacaan serta Alquran.

“Kunjungan yang dilakukan oleh personel Baintelkam Mabes Polri dalam rangka memupuk tali silaturahmi polri dengan eks napiter serta menghimbau kepada para eks napiter agar kembali kepada NKRI secara utuh dan dapat menjalani kehidupan normal seperti masyarakat pada umumnya,” kata Bardianto.

Agus pun tak lupa mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Baintelkam Mabes Polri, di tengah suasana yang sedang tak nyaman lantaran aksi teror di Makassar.

“Terima kasih atas kunjungan dari Baintelkam Mabes Polri. Diharapkan untuk dapat bersinergi antara eks napiter dengan Polri serta dapat terus ditingkatkan dan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi banyak orang dan lebih khususnya untuk keluarga kami,” ucap Agus.

Selain itu, dengan tegas Agus juga mengatakan, aksi bom bunuh diri bisa memecah belah anak bangsa. Untuk itu, ia meminta agar kaum muslimin tidak terpancing dan terprovokasi.

“Saya mengajak kepada ikhwan-ikhwan untuk berhenti melakukan hal tersebut. Karena Nabi sallalahu alaihi wassallam sendiri melarang untuk menghancurkan rumah ibadah. Saya juga prihatin dengan kejadian tersebut dan untuk kaum muslimin agar tidak terpancing dan terprovokasi terhadap berita-berita yang ada di media sosial yang memecah belah anak bangsa dan menyebabkan antara nasrani dan Islam saling benci karena ulah beberapa oknum yang berpaham salah,” kata Agus.

Untuk diketahui, Ki Agus M Toni ditangkap oleh Densus 88 Anti Teror terkait dengan aksi terorisme kelompok Palembang bersama Ari Sugandi bin Sudarjo pada 1 Juli 2008. Setelah menjalani hukuman selama 7 tahun, Agus dibebaskan pada 7 Juli 2015. Sejak dibebaskan Agus mendapatkan pengawasan dari Densus 88 dan pembinaan/deradikalisasi oleh BNPT.

Selain Densus 88 yang terus melakukan pengawasan terhadap para napiter, dan BNPT terkait kegiatan deradikalisasi, Baintelkam Mabes Polri juga melakukan pendekatan kepada para eks napiter tidak terkecuali kepada Ki Agus M Toni.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bertemu Keluarga Korban Bom Makassar, Ketua KNPI: Semua Pemeluk Agama Harus Bersatu Lawan Terorisme

Semua warga bangsa dan negara harus bersatu lawan terorisme.

NASIONAL | 2 April 2021

Pemkot Bogor Ajak Warga Sukseskan Pendataan Keluarga 2021

Pemkot Bogor siap mendukung dan mensukseskan pendataan keluarga 2021 yang akan dilaksanakan 1 April hingga 31 Mei 2021.

NASIONAL | 2 April 2021

Pembelajaran Tatap Muka, Puan Maharani: Antisipasi Penyebaran Covid-19

Puan Maharani meminta pemerintah mengantisipasi penyebaran Covid-19 di sekolah, ketika kebijakan pembelajaran tatap muka dilaksanakan.

NASIONAL | 2 April 2021

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Banyumas

Detasemen Khusus 88/Antiteror menggeledah rumah kontrakan seorang terduga teroris di Jalan Kenanga, RT 09/RW 02, Kelurahan Sumampir, Banyumas, Jumat (2/4/2021).

NASIONAL | 2 April 2021

Moeldoko Ajak Mathlaul Anwar Persempit Ruang Radikalisme dan Intoleransi

Moeldoko mengajak organisasi masyarakat berbasis pendidikan Islam Mathlaul Anwar ikut memersempit ruang bagi berkembangnya paham radikal dan tindak intoleransi.

NASIONAL | 25 Maret 2021

Cegah Terorisme, Masyarakat Diminta Peka Lingkungan Sekitar

Masyarakat diharapkan lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitarnya rumah masing-masing.

NASIONAL | 2 April 2021

Panglima TNI Pastikan Paskah 2021 di Makassar Berjalan Aman

Panglima TNI memastikan perayaan Paskah di Makassar berjalan aman dan bebas dari gangguan teroris.

NASIONAL | 2 April 2021

Bansos Tunai Berakhir April, Kemsos Siapkan Penggantinya

BST memang merupakan kebijakan pemerintah melalui Kemsos untuk membantu meringankan masyarakat terdampak pandemi melalui skema perlindungan sosial.

NASIONAL | 2 April 2021

Ini Jaringan Kelompok Teroris di Indonesia yang Harus Diwaspadai

Saat ini sedikitnya ada lima kelompok utama teroris yang bercokol dan aktif di Indonesia.

NASIONAL | 2 April 2021

Kapolri Ajak Pemuda Muhammadiyah Wujudkan Ketahanan Nasional

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengajak Pemuda Muhammadiyah ikut berperan dalam membangun ketahanan nasional.

NASIONAL | 2 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS