Antisipasi Perilaku Intoleran, Mi6 Dorong Giatkan Pendidikan Kewarganegaraan bagi Warga NTB
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Antisipasi Perilaku Intoleran, Mi6 Dorong Giatkan Pendidikan Kewarganegaraan bagi Warga NTB

Sabtu, 3 April 2021 | 12:07 WIB
Oleh : Awal Ahmad / EHD

Mataram, Beritasatu.com - Proses demokrasi tanpa dibarengi struktur dan kultur yang demokratis hanya akan menjadikan proses verbal semata tanpa pemahaman yang kuat dan tidak memiliki arah.

Sehingga untuk membangun masyarakat yang demokratis perlu diciptakan prakondisi melalui edukasi dan sosialisasi berkelanjutan untuk membangun struktur sosial dan kultur yang demokratis.

Terkait dengan maraknya kembali aksi kekerasan seperti bom bunuh diri Makasar maupun di Mabes Polri serta aksi aksi tindak intoleran lainnya, maka dalam rangka mencegah dan meminimalisasi aksi serupa, Mi6 mendorong KPU, Bawaslu dan Pemda di NTB bersinergi menggalakkan kembali pendidikan kewargaannegaraan (Civic Education) untuk semua kalangan warga NTB tanpa terkecuali.

"Secara umum tujuan pendidikan Civic yaitu mendidik warga negara supaya menjadi rakyat yang baik yang dapat dinarasikan sebagai rakyat yang patriotik, setia terhadap bangsa dan negara, toleran dan demokratis," kata Direktur Mi6 , Bambang Mei Finarwanto, Jumat ( 2/4/2021).

Civic Education, sejatinya dipahami sebagai wahana pendidikan yang didesain untuk membina dan mengembangkan sikap warganegara yang baik, cerdas, kritis dan partisipatif (smart and good citizen) dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, baik dalam konteks lokal, regional maupun internasional.

Secara lebih sederhana, Civic Education dipahami sebagai wahana pendidikan demokrasi (democracy education) bagi warganegara.

Menurut pria yang akrab disapa Didu ini, Pendidikan Demokrasi secara substantif menyangkut soisalisasi, diseminasi, aktualisasi dan implementasi konsep, sistem, nilai, budaya dan praktik demokrasi melalui sistem pendidikan. Bisa formal ataupun informal.

Dalam praktiknya, Pendidikan Kewargaan (Civic Education) tersebut memiliki peristilahan yang berbeda, seperti Citizenship Education, Humanright Education dan Democracy Education.

Di Inggris misalnya, menyebut Pendidikan Kewargaan (Civic Education) dengan Citizenship Education, yang pada tahun 2002 ini menjadi mata pelajaran wajib dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah di Inggris.

Bahkan di negara-negara Arab-seperti Yordania dan Sudan-istilah Civic Education diterjemahkan dengan al-tarbiyah almuwathanah dan altarbiyah al-wathaniyah.

Didu mengungkapkan, pendidikan kewarganegaraan yang diidentikkan dengan pendidikan HAM (Humanright Education) mengandung pengertian aktivitas mentransformasikan nilai-nilai HAM kepada masyarakat agar tumbuh kesadaran akan penghormatan, perlindungan dan penjaminan HAM sebagai sesuatu yang kodrati dan dimiliki setiap manusia.

Menurut dia, urgensi pendidikan kewarganegaraan untuk warga NTB ini sebagai bentuk komitmen para stakeholder untuk menjaga dan merawat kebhinnekaan suku dan entitas lainnya di wilayah Sunda kecil ini.

"Selain menjadi warga negara yang baik (to be good citizens), pendidikan civic diarahkan agar warga NTB dari semua lapisan memiliki civics inteliegence, sosial, emosional dan kecerdasan secara spiritual agar tidak mudah diprovokasi atau di intrik dengan hal-hal yang merugikan keberagaman," urai Didu.

Untuk itu, lanjutnya, KPU dan Bawaslu memiliki tanggungjawab moral dan politik dalam mendorong sekaligus mengartikulasikan pendidikan civic secara berkala, sistematis dan terukur. Tidak semata mata menjadi penyelenggara pemilu yang hanya menjalankan regulator dan pengawas demokrasi prosedural saja.

"Mumpung tahun 2021/2022 tidak ada agenda pesta demokrasi, tak ada salahnya KPU/Bawaslu bekerjasama Pemda di NTB maupun stakeholder lainnya menggagas dan menyelenggarakan pendidikan kewarganegaraan secara reguler baik offline maupun online untuk semua lapisan warga NTB," harap Didu.

Didu menegaskan,mengingat masih dalam situasi pandemi covid 19, maka pendidikan kewarganegaraan bisa dilakukan dengan rule model klas terbatas sesuai protokol kesehatan.

Sementara untuk kelas online pendidikan kewarganegaraan bisa disetting sedemikian rupa agar peserta didik antusias mengikuti civic education ini.

"Kurikulum Pendidikan Civic perlu disesuaikan dengan karakter entitas Suku di NTB agar mudah dan diterima. Selain itu Pengajar/ fasilitator civic educations perlu yang komunikatif, familiar dan Humble agar peserta didik tidak bosan/ jemu," ulas Mantan Direktur Walhi NTB dua periode 1996- 2002.

Memanfaatkan Teknologi Animasi

Didu menambahkan, selain melalui metode kelas offline dan online, pendidikan kewarganegaraan ini bisa dilakukan melalui campaign di Medsos dengan aneka tagline singkat tapi mudah diingat agar lekat dipikiran warga NTB yang membacanya. Hal ini karena kecenderungan masyarakat kekinian menyukai hal - hal yang informatif tapi dengan gaya bahasa/ narasi yang to the point agar mudah dipahami. Bahasa yang tertele-tele , selain membosankan juga terkesan menggurui.

"Selain itu kampanye pendidikan civic bisa dilakukan dengan memanfaatkan tehnologi animasi ataupun merangkul komikus di NTB agar membuat konten-konten yang kontektual terkait kurikulum dan tujuan pendidikan civic tersebut," paparnya

Ia menambahkan, website atau fanpage stakeholder di NTB perlu memasukkan konten animasi yang berisi ajakan atau pesan mencerahkan dan mencerdaskan warga NTB.

Terakhir Didu mengatakan, letak kekuatan tehnologi Animasi maupun komik yakni pesannya mudah diterima dan mudah diingat atau dicerna oleh seluruh lapisan masyarakat apalagi jika karakter animasi atau kartun menjadi viral, maka makin mudah pesan-pesan tersebut digemari netizen.

"Untuk itu Pemda NTB tidak ada salahnya mulai merangkul dan memanfaatkan potensi besar kreator komikus asal NTB sebagai agen pendidikan dan perubahan untuk menciptakan Generasi NTB yang Gemilang," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jasa Medivest Raih Penghargaan untuk Pengelolaan Limbah Covid-19 Ramah Lingkungan

Apresiasi terhadap Jasa Medivest karena peran aktifnya mendukung upaya pemerintah untukt mengimplementasikan penanganan limbah Covid-19.

NASIONAL | 3 April 2021

Penyidikan Terhenti, KPK Diminta Melimpahkan Berkas SKL BLBI Sjamsul ke Pengacara Negara

Pelimpahan kepada Jaksa dilakukan sebagai upaya memulihkan kerugian keuangan negara yang diduga terjadi dalam SKL BLBI.

NASIONAL | 3 April 2021

Gelar Mukernas, Garda Bangsa PKB Siap Rekrut 1 Juta Kader

Acara dihadiri pengurus di tingkat nasional (DKN) dan tingkat wilayah (DKW) dengan peserta sekitar 200 orang.

NASIONAL | 3 April 2021

Allianz Indonesia Dukung Remaja Jadi Entrepreneur

Milenial sebagai generasi yang adaptif terhadap teknologi digital diharapkan bisa mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam berwirausaha.

NASIONAL | 3 April 2021

Warga Bentrok dengan Perusahaan Batu Bara, Ini Pandangan Anggota DPRD Bungo

Legislator Kabupaten Bungo memertanyakan izin yang tidak dimiliki perusahaan batu bara yang akhirnya menimbulkan bentrokan dengan warga.

NASIONAL | 3 April 2021

Le Minerale Bersama DLHK Bandung Barat Gelar Sosialisasi Peduli Sampah

Le Minerale bekerja sama sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melaksanakan program peduli sampah.

NASIONAL | 3 April 2021

BBSN Gelar Program Paman Kami Bagi UMKM di Banjarmasin

Pelatihan program Paman Kami di Banjarmasin berlangsung selama dua hari pada Rabu (31/3/2021) hingga Kamis (1/4/2021) lalu.

NASIONAL | 3 April 2021

Praperadilan SP3 Kasus SKL BLBI Sjamsul Nursalim, KPK: Kami Sudah Maksimal

KPK hargai upaya yang akan dilakukan oleh sejumlah pihak di antaranya MAKI tersebut karena memang ketentuan hukumnya mengatur demikian.

NASIONAL | 3 April 2021

MAKI Akan Mengajukan Praperadilan SP3 Kasus SKL BLBI Sjamsul Nursalim

MAKI merasa keadilan masyarakat dicederai dikarenakan SP3 diberikan kepada orang yang kabur dan buron.

NASIONAL | 3 April 2021

BMKG: Hujan Sedang hingga Lebat Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Indonesia

Di Provinsi Bali, masyarakat diminta waspada akan potensi hujan disertai petir dan angin kencang, serta tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter.

NASIONAL | 3 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS