Mengandung Unsur Disinformasi, Change.org Turunkan Petisi BPA
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mengandung Unsur Disinformasi, Change.org Turunkan Petisi BPA

Sabtu, 3 April 2021 | 20:11 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Sebagai platform petisi terbesar di dunia, change.org mewadahi setiap orang bisa berkampanye untuk memobilisasi pendukung, dan bekerja dengan pengambil keputusan untuk mencari solusi. Namun, ada hal-hal yang dapat memaksa platform tersebut untuk terpaksa menurunkan petisi dari para penggagasnya.

"Jadi siapapun bisa buat petisi, tinggal masuk ke laman change.org saja, klik mulai petisi dan menjawab beberapa pertanyaan. Siapapun yang memulai petisi itu bisa langsung menayangkan petisi mereka,” ujar Direktur Komunikasi Change.org, Arief Aziz, seperti dikutip keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (3/4).

Arief mengatakan, sama dengan platform lainnya, change.org juga memiliki flagging mechanism atau hal-hal yang dilarang yang dibuat dalam panduan komunitas. Dia mengatakan, konten yang mengandung kekerasan, pornografi, ujaran kebencian, dan disinformasi, merupakan hal-hal yang dilarang dimuat dalam petisi.

"Jika kami menemukan bahwa konten itu melanggar pedoman komunitas atau ketentuan layanan kami, kami berhak untuk menghapusnya. Jika si penggagas petisi mengunggah konten yang merupakan pelanggaran serius atau berulang, kami bahkan dapat menangguhkan atau menutup akunnya,” ucapnya.

Terkait disinformasi, dia mengakui sulit untuk mengkategorikannya. Makanya, kata Arief, kalau dilihat di panduan komunitas kasus disinformasi ini tidak bisa sembarangan untuk ditetapkan sebagai petisi disinformasi.

"Untuk kasus ini kami bisa putuskan langsung untuk menurunkan petisinya jika ada surat resmi dari pihak berwewenang yang menyatakan bahwa petisi itu merupakan disinformasi. Yang berwewenang dalam hal ini adalah pemerintah atau lembaga hukum lainnya,” tuturnya.

Arief mengatakan, change.org mempunyai tim kebijakan atau policy yang akan menangani kasus-kasus seperti ini. "Jadi kalau misalnya ada satu hal yang kita lihat di sini bahwa disinformasi petisi itu efeknya bisa berdampak buruk sekali, maka mungkin saja kita putuskan untuk kita turunkan. Tapi dengan adanya kemudian permintaan dari yang berwewenang maka petisi itu menjadi lebih kuat untuk kita turunkan,” tukasnya.

Menurutnya, sanksi lebih tegas akan diberikan terhadap akun si penggagas petisi, jika dia mencoba untuk mengulangi lagi untuk membuat petisi yang sama di change.org. "Jika demikian, biasanya akunnya kita freeze sehingga tidak bisa lagi membuat petisi yang sama,” ucapnya.

Arief mencontohkan kasus petisi berjudul "Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM): Selamatkan Bayi Kita dari Racun Bisphenol A (BPA)" yang dibuat perkumpulan Jurnalis Peduli Kesehatan dan Lingkungan (JPKL) yang telah diturunkan (tidak ada lagi di situs change.org) karena mengandung konten berisi disinformasi.

"Dalam kasus ini, kita diminta Kemkominfo yang mengirimkan surat lewat sosial media kita untuk menurunkan petisi itu karena dianggap disinformasi. Kemudian, kami langsung mengirim surat secara formal ke tim global kami di pusat supaya bisa diproses pencabutan petisinya. Kita juga memberitahukan penggagas petisi apa yang telah terjadi dengan alasan penurunan petisinya,” tuturnya.

Arief menambahkan, change.org juga tidak memperbolehkan para pembuat petisi menggunakan hacking system untuk memperbanyak email-email yang tidak teridentifikasi yang menandatangani sebuah petisi.

"Ini terlihat dari ada orang yang menandatangani petisi itu lebih dari sekali. Nah, kita memiliki mesin tertentu untuk spoting hacker itu dan jumlah petisinya akan turun secara otomatis,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tanam Ganja Dekat Sekolah, Oknum Guru di Bengkulu Diciduk

Oknum guru berinisial BH (54), guru di SDN 151 Rejang Lebong itu menanam ratusan batang tanaman ganja hanya beberapa meter dari tempatnya mengajar.

NASIONAL | 3 April 2021

Menteri Agama Berharap Pelaksanaan Haji Bisa Terlaksana Tahun Ini

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap pelaksanaan ibadah haji 2021 bisa terwujud, meskipun saat ini masih menunggu keputusan resmi Kerajaan Arab Saudi.

NASIONAL | 3 April 2021

Kemag Siapkan Penceramah Berkualitas melalui Bimtek

Untuk meningkatkan kapasitas dari penceramah agama, Kemag rutin mengadakan program bimbingan teknis (bimtek).

NASIONAL | 3 April 2021

Ibadah Paskah, Kapolri Pastikan Tidak Ada Gangguan Keamanan

Kapolri memastikan secara umum tidak ada gangguan keamanan saat rangkaian ibadah Paskah umat Kristiani dari Kamis Putih hingga Sabtu (3/4/2021) malam.

NASIONAL | 3 April 2021

Penelitian: Banyak Masjid Gunakan Naskah Khotbah Tak Kekinian

Sudah seharusnya naskah khotbah Jumat itu harus sesuai dengan perkembangan zaman.

NASIONAL | 3 April 2021

Perkuat Islam Moderat, Bimas Islam Siapkan Naskah Khotbah

Untuk mencegah munculnya radikalisme, Dirjen Bimas Islam menyiapkan naskah-naskah khotbah yang moderat untuk dibacakan kepada masjid-masjid di Indonesia

NASIONAL | 3 April 2021

Ratusan Pelajar SMA Se-Indonesia Ikuti Kompetisi Virtual Calon Diplomat Muda

Tema yang diambil JSDC yang digelar Himahi UBL ini adalah format simulasi sidang Bali Democracy Forum (BDF) ke-13 bertemakan “Democracy and Covid-19 Pandemic”.

NASIONAL | 3 April 2021

Anggota DPRD Bungo Sesalkan Penutupan Akses Jalan oleh Perusahaan Batu Bara

Dampak dari penutupan akses jalan tambang kemarin pihak perusahaan tambang batu bara justru menutup jalan ke perkebunan masyarakat.

NASIONAL | 3 April 2021

BIN: Generasi Milenial Jadi Target Utama Rekrutmen Kelompok Teroris

Badan Intelijen Negara (BIN) menyebut kelompok teroris menjadikan generasi milenial sebagai target utama perekrutan.

NASIONAL | 3 April 2021

Densus 88 Antiteror Ciduk Seorang Terduga Teroris di Semarang

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris di sebuah rumah, di Jalan Lamongan Barat, Sampangan, Kota Semarang, Jateng

NASIONAL | 3 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS