Narasi Sebut Aksi Teror Adalah Rekayasa Dinilai Bagian dari Penyesatan Informasi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Narasi Sebut Aksi Teror Adalah Rekayasa Dinilai Bagian dari Penyesatan Informasi

Minggu, 4 April 2021 | 11:47 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Nasional Jaringan Gus Durian, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau biasa disapa Alissa Wahid, mengatakan, adanya narasi yang menyebut kejadian teror adalah rekayasa, sebetulnya merupakan bagian dari misinformasi atau penyesatan informasi yang dilakukan pihak tertentu.

Apalagi, menurut dia, jika misinformasi itu dilakukan dengan memuat potongan video dari Gus Dur (almarhum KH Abdurrahman Wahid).

”Yang disampaikan oleh Gus Dur itu konteksnya sangat berbeda dengan kejadian hari ini. Karena pernyataan itu dibuat pada saat rezim lalu yaitu Orde Baru, di mana kekuatan angkatan bersenjata saat itu memang cukup besar dan banyak catatan rekayasa pada saat itu,” ujar Alissa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (4/4/2021).

Dia menjelaskan, video Gus Dur yang dipotong itu sebetulnya berbicara dalam konteks yang sama sekali berbeda dengan aksi terorisme yang terjadi pada pekan ini.

Alissa menyebut, video aslinya itu sebenarnya cukup panjang dan kenapa yang diambil pas yang bagian itu saja.

”Jadi menurut saya itu misinformasi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu,” tutur Alissa.

Menyudutkan
Oleh karena itu, jika terkait narasi-narasi rekayasa dan lain-lain, Alissa menyebut, apa pun yang dilakukan pemerintah dalam konteks ini (penanggulangan terorisme) pasti akan dituduh sebagai Islamophobia, kemudian ada rekayasa, mau menyudutkan kelompok tertentu dan lainnya.

”Karena masih denial (penyangkalan), masih tidak mau mengakui bahwa memang ada kelompok-kelompok ini yang kita seharusnya juga menolak kehadirannya,” kata wanita yang saat ini menjadi Sekjen Gerakan Suluh Kebangsaan yang diketuai Menko Polhukam Mahfud MD itu.

Putri Gus Dur itu juga mengutuk keras aksi teror yang belakangan terjadi di Indonesia.

Ia setuju bahwa ada yang menyebut pandangan terorisme adalah bagian dari Islam itu juga harus ditolak, karena Islam tidak direpresentasikan oleh si teroris ini, melainkan terorisme muncul karena ideologi kekerasan yang dia bawa dan terorisme itu tidak hanya ada di satu agama saja.

”Tetapi kita juga tidak bisa mengingkari bahwa teroris di Makassar ini dia tidak beragama Islam. Karena si pelaku ini mengakui dirinya Islam. Tetapi tafsir yang dia lakukan pada ajaran Islam itulah yang salah,” kata peraih Magister Psikologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Oleh sebab itu, Alissa berpendapat harus bisa membedakan antara Islam sebagai sebuah agama, dengan terorisme yang menggunakan tafsir yang salah atas nama Islam.

Proses
Karena, menurut dia, orang tidak langsung meledakkan dirinya, melainkan ada proses inkubasinya. Menginternalisasi nilai-nilai baru, terutama yang eksklusif dan ekstrem.

Ini tampak dalam surat wasiat yang ditinggalkan ZA, perempuan yang berusaha melakukan tindak teror di Mabes Polri pada Rabu 31 Maret lalu.

ZA meminta keluarganya untuk menjauhi musuh-musuh agama dan hidup secara eksklusif ‘dalam jalan Tuhan’. ZA menjadi perempuan ke sekian yang terlibat sebagai pelaku aksi terorisme di garis depan.

Fenomena ini makin menguat beberapa tahun terakhir, mengikuti strategi kelompok-kelompok teror yang mengintensifkan rekrutmen dan kaderisasi perempuan.

”Bahwa di luar agama saya, keyakinan saya dan golongan saya itu adalah musuh. Lalu nanti naik ke penerimaan terhadap tindakan kekerasan, bahwa kekerasan itu boleh. Dan terakhir bahwa tindakan kekerasannya dia ini adalah untuk kepentingan agama. Pemahaman agama seperti itu sungguh sangat keliru sekali,” terang wanita yang juga Dewan Pengawas Wahid Foundation ini.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pencarian Korban Longsor di Flores Timur Terkendala Alat Berat

Selain alat berat, cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah itu juga ikut menghambat proses pencarian para korban.

NASIONAL | 4 April 2021

Terpilihnya Wali Kota Samarinda Bukti Proses Demokratisasi Partai Gerindra

Proses demokrasi terpilihnya Wali Kota Samarinda Andi Harun di Pilkada 2020 menjadi bukti bahwa partai Gerindra yang dipercaya oleh masyarakat.

NASIONAL | 4 April 2021

Lima Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di Flores Timur

Kendala di lapangan yang diidentifikasi petugas BPBD yaitu akses satu-satunya adalah penyeberangan laut ke Pulau Adonara.

NASIONAL | 4 April 2021

Ini Doktrin yang Memotivasi Pelaku Bom Bunuh Diri

Jika sudah ada indikasi anti-Pancasila dan berkeinginan mendirikan mendirikan negara Islam atau khilafah harus diwaspadai.

NASIONAL | 4 April 2021

Seluruh Elemen Masyarakat Papua Kecam Terorisme

FKUB Papua berharap pemerintah melakukan seleksi atas sekte-sekte serta menindak dengan tegas lembaga yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku.

NASIONAL | 4 April 2021

Sri Sultan Dukung Peningkatan Resiliensi Bencana di Kabupaten dan Kota se-DIY

Sri Sultan berharap pentingnya prosedur operasional standar dalam percepatan penanganan darurat bencana.

NASIONAL | 4 April 2021

Kapal Penangkap Ikan Tabrak Kapal Curah di Perairan Indramayu

MV Habco Pioneer ditabrak oleh kapal penangkap ikan MV Barokah Jaya yang menyebabkan kapal penangkap ikan tersebut terbalik.

NASIONAL | 4 April 2021

BMKG Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Ini Daftar Wilayahnya

Bibit sikon tropis dapat mendorong peningkatan kecepatan angin dan ketinggian gelombang.

NASIONAL | 4 April 2021

KMP Bontoharu yang Hilang Kontak Ditemukan, 298 Penumpang Selamat

KMP Bontoharu hilang kontak karena cuaca buruk yang terjadi di perairan Kepulauan Selayar pada Jumat (2/4/2021).

NASIONAL | 3 April 2021

Angin Kencang Tumbangkan Puluhan Pohon di Padang

Belasan pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang melanda Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (3/4/2021) siang.

NASIONAL | 3 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS