Pemerintah Dorong Akselerasi Pembelajaran Tatap Muka
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemerintah Dorong Akselerasi Pembelajaran Tatap Muka

Senin, 5 April 2021 | 11:21 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah saat ini tengah mendorong dimulainya kembali pembelajaran tatap muka setelah terhenti selama satu tahun akibat pandemi Covid-19.

Beberapa waktu lalu, pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat kementerian terkait tentang pembelajaran tatap muka terbatas. Lewat SKB ini, pemerintah berharap semua sekolah bisa memulai pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru pada Juli mendatang. Namun, sekolah yang sudah siap dapat memulainya dari sekarang.

Pemerintah juga sebelumnya telah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk mendorong dibukanya kembali sekolah. Namun, menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, hanya sekitar 22% dari 183.566 satuan pendidikan yang memulai pembelajaran tatap muka. Sementara itu, 78% lainnya masih menerapkan pembelajaran jarak jauh.

“Kita sekarang ketinggalan karena 85% negara di Asia Timur dan Pasifik telah melakukan pembelajaran tatap muka. Berbagai pihak seperti Bank Dunia, WHO, dan Unicef semuanya sepakat bahwa penutupan sekolah bisa menghilangkan pendapatan hidup di satu generasi,” kata Nadiem secara daring di Jakarta, Selasa lalu (30/3/2021).

Loss of learning is real. Ini memang risiko yang dampaknya permanen,” tambahnya.

Tak hanya itu, PJJ yang berkepanjangan juga bisa menimbulkan berbagai dampak negatif lainnya. Termasuk pada kesehatan dan perkembangan anak. Lebih lanjut, Nadiem menegaskan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan harus menerima vaksin Covid-19 terlebih dahulu secara lengkap.

“(Usai vaksinasi tersebut,) pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor wilayah (kanwil), atau kantor Kementerian Agama (Kemag) mewajibkan satuan pendidikan tersebut untuk menyediakan layanan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan dan opsi PJJ,” kata Nadiem.

Tak hanya itu, orang tua atau wali murid berhak memilih bagi anaknya untuk melakukan pembelajaran tatap muka terbatas atau tetap melaksanakan PJJ.

“Ujung-ujungnya, per anak, keputusan berada di orang tua. Tetapi, sekolah yang sudah divaksinasi wajib memberikan opsi tatap muka terbatas saat vaksinasinya sudah rampung,” lanjut Nadiem.

Lebih lanjut, satuan pendidikan juga wajib memenuhi daftar periksa terlebih dahulu sebelum memulai layanan pembelajaran tatap muka terbatas. Kepala satuan pendidikan, pemda, kantor dan/atau kanwil Kemag wajib memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas. Jika berdasarkan hasil pengawasan terdapat kasus Covid-19, wajib dilakukan penanganan kasus dan dapat memberhentikan sementara pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut.

“Marilah semua instansi pemerintahan dan pendidikan untuk bersama-sama setiap anak Indonesia mendapatkan hak belajarnya dengan aman dan selamat,” tutup Nadiem.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Banjir Bandang di NTT dan NTB, Presiden: Cepat Lakukan Evakuasi

Presiden mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan.

NASIONAL | 5 April 2021

Kemsos Kirim Bantuan Logistik ke Korban Banjir Bandang di Bima NTB

Bantuan tersebut sudah tiba di NTB berupa permakanan, perlengkapan keluarga, peralatan evakuasi, serta peralatan sandang dengan total Rp 1.114.702.685.

NASIONAL | 5 April 2021

Gobel Minta Nasdem Buka Dapur Umum di NTT

Rachmat Gobel meminta seluruh jajaran Nasdem di NTT, khususnya Flores Timur dan Lembata, untuk membangun dapur umum bersama rakyat.

NASIONAL | 5 April 2021

Bantuan Kemsos untuk Korban Banjir Bandang di NTT Terkendala Cuaca

Kemsos telah menyiapkan bantuan untuk korban banjir bandang di Flores Timur dan Lembata. Namun saat ini terkendala cuaca badai siklon di NTT.

NASIONAL | 5 April 2021

KPK Setor Rp 200 Juta ke Kas Negara dari Perkara Eks Petinggi PTPN III

Kadek Kertha Laksana sendiri telah dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas I Surabaya untuk menjalani pidana.

NASIONAL | 5 April 2021

Mendagri Salahkan Gubernur Papua

Mendagri Tito Karnavian tetap menyatakan Gubernur Papua Lukas Enembe bersalah karena tidak mengikuti prosedur.

NASIONAL | 5 April 2021

Banjir Bandang di Flores Timur, 44 Meninggal dan 24 Hilang

Adapun kerugian materil masih tercatat rumah hanyut 17 unit, terendam lumpur 60, dan lima jembatan putus.

NASIONAL | 5 April 2021

Fenomena Cuaca Ekstrem Picu Bencana di Beberapa Wilayah NTT

BPBD Kabupaten Sumba Timur menginformasikan sebanyak 54 keluarga atau 165 jiwa mengungsi, sedangkan 109 keluarga atau 475 keluarga terdampak.

NASIONAL | 5 April 2021

Hari Ini, Djoko Tjandra Hadapi Vonis Hakim Atas Kasus Suap Polisi dan Jaksa

Kuasa hukum Joko Tjandra berharap kliennya dapat diputus bebas oleh Majelis Hakim.

NASIONAL | 5 April 2021

11 Orang Meninggal Akibat Banjir di Lembata

Menurut laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi mengalami cuaca ekstrem pada periode 3-9 April 2021.

NASIONAL | 5 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS