Logo BeritaSatu

Polisi Ungkap Prostitusi Online Bayaran Dolar Amerika

Senin, 5 April 2021 | 23:03 WIB
Oleh : Awal Ahmad / EHD

Mataram,Beritasatu.com — Satuan Reserse dan Kriminal Umum (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota Mataram Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkap prostitusi online sekaligus mengamankan seorang wanita yang diduga muncikari berinisial NM (27 tahun) warga Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. NM bukan muncikari sembarangan. Walaupun hanya memiliki tiga anak buah yang ditawarkan kepada pelanggan.

Tarif esek-esek yang dia tawarkan cukup mahal. Yakni Rp 3,5 juta untuk layanan short time. Bahkan NM dan anak buahnya dibayar uang dolar Amerika Serikat dari pemesan untuk dibawa ke luar daerah.

"Ada yang memesan untuk dibawa ke luar daerah. NM sebagai muncikari mendapat US$ 400. Sedangkan perempuan yang disediakan atau korban mendapat bayaran US$ 500 Dolar. Itu untuk sehari,’’ ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram Polda NTB, Kompol Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Senin (5/4/2021).

Anak buah NM juga bisa dibawa pemesan ke luar daerah seperti Jakarta. Pemesan menanggung biaya perjalanan dan akomodasi. "Semua ditanggung pemesan. Setelah selesai bayarannya langsung diserahkan ke anak buahnya,’’ tambahnya.

Kasus ini terungkap Senin (29/04/2021) sekitar pukul 01.30 Wita. Saat itu, NM memerintahkan anak buahnya berinisial NH (23 tahun) untuk melayani pemesan di salah satu hotel di Kota Mataram. NH lalu meluncur ke Hotel yang disediakan pemesan. Prostitusi lalu terjadi sekitar jam 01.30 Wita dan Kepolisian tiba di lokasi. "Kami langsung melakukan olah TKP. Ada beberapa benda yang diamankan. Ada selimut dan alat kontrasepsi,’’ tuturnya.

Pengembangan langsung dilakukan dengan mendatangi kos yang ditempati NM. Petugas mendapatkan sejumlah bukti transfer yang diduga hasil pelacuran perempuan. "Ini struknya cocok dan sama dengan struk transfer yang kami temukan di Hotel,’’ katanya.

Dengan keterangan saksi dan bukti yang didapati petugas. NM ditetapkan sebagai tersangka dan diduga menyediakan layanan prostitusi melanggar pasal 296 KUHP dan atau pasal 506 KUHP dengan ancaman 1 tahun empat bulan penjara.

‘"Pengembangan masih kami upayakan. Kami harap NM bisa koperatif sehingga bisa meringankan beban dia juga,’’ harapnya.

NM memasang tarif untuk anak buahnya Rp 3,5 juta sekali kencan. Dari bayaran itu, NM mendapat imbalan Rp 1,6 juta. Sedangkan anak buahnya menerima bayaran Rp 1,9 juta sekali kencan dibisnis syahwat ini.

‘"Setelah anak buahnya tiba di hotel. Dia transfer Rp 1 juta dulu. Nanti setelah selesai main ditransfer Rp 900.000. Pemesan itu mentransfer dulu ke NM baru nanti dikasi ke anak buahnya yang melayani pemesan,’’ kata Kadek.

NM memiliki tiga anak buah yang siap melayani syahwat pemesan. Tarif ketiganya juga sama Rp 3,5 juta. "Semakin banyak atau semakin sering ada yang memesan. Semakin banyak juga dapatnya,’’ terang Kadek.

NM hanya tertunduk di depan petugas. Sambil terbata, dia mengaku tidak ada pejabat yang memesan layanan syahwat kepadanya. Dia mengaku lagi tidak pernah menawarkan anak buahnya kepada pemesan. "Orang yang sudah saya kenal yang menghubungi saya. Minta dicarikan orang. Itu saja,’’ tukasnya dengan singkat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

FISIP Universitas Moestopo Gelar Diskusi Bahas Anti-Asia di AS

Senat Mahasiswa FISIP Universitas Moestopo melangsungkan diskusi publik bertajuk, “Mengapa Rasisme Masih Ada di Amerika Serikat?”.

NEWS | 5 Oktober 2022

Rumah Sakit Sempat Tarik Biaya ke Korban Tragedi Kanjuruhan

Salah satu suporter Arema FC mengungkapkan, pihak rumah sakit sempat menarik biaya kepada para korban tragedi Kanjuruhan

NEWS | 5 Oktober 2022

Putri Dipindah ke Rutan Salemba, Ini Respons Pengacara

Tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Putri Candrawathi dipindah ke Rutan Salemba

NEWS | 5 Oktober 2022

Bogor Siapkan Rp 1,8 Miliar untuk Beli 7 Kendaraan Listrik

Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran untuk membeli 7 unit kendaraan listrik yang akan digunakan sebagai mobil operasional pada tahun ini.

NEWS | 5 Oktober 2022

BPBD: 3 RT di Jakarta Masih Tergenang

BPBD menyatakan, genangan akibat hujan deras di DKI Jakarta pada Selasa (4/10/2022) malam diketahui masih melanda 3 RT di DKI Jakarta.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Suporter Sempat Ditolak Dibawa dengan Ambulans

Salah satu suporter Arema FC mengeklaim, ada aparat keamanan menghalangi suporter yang menjadi korban ketika tragedi kerusuhan Kanjuruhan

NEWS | 5 Oktober 2022

Genangan Surut di Sejumlah Tempat, BPBD: Kerja Seluruh Petugas

Genangan akibat hujan deras di DKI Jakarta pada Selasa (4/10/2022) malam diketahui telah surut sejak pukul 07.00 WIB.

NEWS | 5 Oktober 2022

Butuh Dana Lima Kali Lipat, Pakistan Kehabisan Uang untuk Pemulihan Banjir

Pakistan kehabisan uang untuk pemulihan banjir karena dana yang dibutuhkan negara itu meningkat lima kali lipat.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kasus KDRT Rizky Billar, Polisi Bakal Periksa 2 Saksi Lagi

Terkait kasus KDRT yang diduga dilakukan Rizky Billar kepada Lesti Kejora, aparat kepolisian bakal memeriksa dua saksi lagi.  

NEWS | 5 Oktober 2022

Tahun 2022, Digidata Sukses Raih 3 Prestasi Global

Sepanjang 2022, Digidata menyabet tiga prestasi global. Kali ini, teknologi perusahaan asal Indonesia berhasil lolos sertifikasi internasional dari NIST.

NEWS | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rumah Sakit Sempat Tarik Biaya ke Korban Tragedi Kanjuruhan

Rumah Sakit Sempat Tarik Biaya ke Korban Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 26 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings